
Tak ada rasa menyesal ataupun terbebani sama sekali di hati Manda. Ia merasa ikhlas jika memang ini sudah menjadi jalan takdirnya. Di saat Evi keluar dari ruang kerjanya. Manda nampak tersenyum ia setidaknya bisa lega kala waktunya benar benar tiba.
Apalagi setelah menyelidiki latar belakang Velyn sebelum nya. Manda sudah sangat yakin akan mengambil keputusan ini. Dimana Velyn adalah sosok gadis yang baik, ramah, sopan dan juga penyayang. Meskipun saat ini Velyn masih menganut kepercayaan yang berbeda dengan mereka. Tapi Manda sangat senang jika pada akhirnya Velyn juga memutuskan untuk menjadi mualaf.
Senyum Manda semakin terpancar ketika membaca pesan yang dikirim padanya. Velyn mengatakan jika kakeknya serta keluarga besarnya pun mendukung keputusan Velyn untuk pindah keyakinan menjadi seorang muslim.
"Terimakasih yaa Allah... Engkau telah mengabulkan doa ku. Setidaknya aku bisa pergi dengan tenang. Karena meninggalkan suami dan putriku dengan gadis yang baik seperti Velyn".Guman Manda menitik kan air matanya.
Manda bukan menangis karena ia sedih. Tapi ia begitu lega dan rela jika suaminya bisa menikah lagi di hadapan nya dengan wanita pilihan nya sendiri.
Flashback On...
Di malam kejadian dimana Brian mengajak Jery untuk pergi ke club. Ternyata Manda selama ini selalu menyuruh seseorang untuk mengawasi suaminya dari jauh. Bukan karena apa, Manda tidak ingin suaminya salah langkah disaat ia mulai melancarkan ide gilanya itu.
Manda sadar jika hidupnya tidak akan lama lagi. Belum juga melihat betapa ambisius nya Karin untuk tetap kembali pada Jery. Hal itu membuat Manda semakin tidak percaya pada wanita itu.
Padahal awalnya Manda berencana untuk menyatukan mereka kembali. Tapi ketika Manda ingin menemui Karin di Apartemen nya. Hal tak terduga di lihat oleh Manda dengan mata kepalanya sendiri. Dimana Karin sedang asyik bermesraan dengan seorang pria paruh baya. Dan masuk kedalam Apartemen nya sambil terus berpelukan dan sesekali berciuman di depan pintu apartemen nya.
Oleh sebab itulah Manda mengurungkan niatnya. Apalagi ketika ternyata Karin tidak menyukai Mayra . Karena rasa dendam nya pada Manda yang dia bilang sudah merebut Jery darinya.
Awalnya Manda tidak tahu apa yang dilakukan oleh Jery dan wanita muda itu. Tapi setelah orang nya berhasil meminta rekaman CCTV yang ada di dalam ruangan , Manda nampak syok ketika melihat suaminya bercumbu dengan wanita itu. Tapi yang membuat Manda sedih Jery selalu memanggil namanya.
Akhirnya Manda pun menyuruh orangnya untuk menghapus rekaman yang ada di dalam club. Dengan memberikan sejumlah uang pada pemilik club.
Hampir setia hari juga Manda selalu mengawasi Velyn. Setelah kejadian malam itu. Takut jika Velyn adalah wanita penghibur. Tapi hal tak terduga oleh Manda sebelum nya. Mendapati jika Velyn juga sebenarnya gadis baik baik. Dan dari keluarga yang lumayan berada.
Pada akhirnya Manda selalu mendapatkan informasi informasi terbaru tentang Velyn. Yang membuat hatinya ikut tercubit. Dengan nasib gadis itu. Ia juga tahu jika janin yang di kandung oleh Velyn adalah darah daging Jery.
Meskipun awalnya sakit dan merasa tidak terima jika suaminya bisa menanamkan benihnya pada wanita lain. Namun, Manda terus berusaha dan belajar jika ia harus ikhlas. Tak ada yang mau hamil diluar Nikah. Sama seperti dirinya dulu.
Tapi apalah hendak dikata nasi sudah menjadi bubur. Meskipun Velyn sudah bertekad akan mengurus bayinya sendiri. Dan membesarkan nya dengan sepenuh hati. Namun, Manda bukanlah orang yang egois, ia tahu apa yang dirasakan oleh Velyn. Karena dulu ia juga hamil di luar Nikah. Dan pertemuan nya dengan Jery juga karena insiden.
Flasback Off...
"Semoga kalian bisa bahagia seiring berjalannya waktu Mas".Lirih Manda sambil menatap fotonya dengan Jery serta Mayra di layar ponselnya.