Married Accident

Married Accident
Calista Serly Widyatama



Brakkkk....


"Aww.... " Pekik seorang gadis sambil memegangi bahunya yang tak sengaja bersenggolan dengan gadis yang bernama Calista.


" Hei, makanya kalau jalan pake mata dong!!!. Jangan meleng! ".Bukannya minta maaf Calista malah memaki gadis itu yang berpakaian serba terbuka. Membuat Calista ilfeel saja.


" What? Gak salah?. Seharusnya gue yang ngmong gitu. Kenapa jadi elu yang nyolot? ". Gadis itu pun menatap tajam kearah Calista tapi yang di tatap hanya melengos seakan tak perduli dengan apa yang di ucapkan oleh gadis itu.


" Minggir gue mau lewat! Gak ada waktu buat meladeni orang tidak penting seperti loe. Bye... " Calista pergi begitu saja dengan kembali menyenggol bahu si gadis seksi itu.


"Hei... Gue belum selesai ngomong". Teriak gadis itu penuh emosi bahkan saat ini ia sedang menjadi tatapan orang orang.


Sedangkan yang di teriaki hanya melambaikan tangannya santai. Dan melangkah dengan anggun nya keluar Bandara.


" Ternyata di Jakarta masih banyak juga sampah masyarakat seperti itu ". Guman Calista tersenyum pelit.


Senyum Calista mengembang sempurna saat ia melihat mobil mewah mulai menghampiri nya. Tepat di depan Bandara. Ia menebak jika itu adalah mobil yang ditugaskan oleh sepupunya untuk Menjemput dirinya.


" How are Evi??? ". Sapa Calista saat ia melihat asisten pribadi Jery turun dari mobil mewah itu.


" Seperti yang anda lihat Nona Lista" Jawab Evi datar. Membuat gadis itu mengulum senyumnya. Dan masuk kedalam mobil begitu saja setelah Evi membukan pintu mobil untuknya.


"Aku ingin keperusahaan Kak Jery saja!!! ". Serunya setelah Evi mulai melajukan mobilnya untuk meninggalkan Bandara.


" Tuan masih banyak pekerjaan nona. Sebaiknya anda saya antarkan ke rumah Utama terlebih dahulu. Anda juga butuh istirahat setelah menempuh perjalanan panjang ". Evi sudah mendapatkan pesan dari Jery untuk membawa gadis itu pulang kerumah kedua orang tuanya saja. Daripada ia kembali membuat masalah yang akan membuat seluruh orang repot nantinya.


" Kenapa harus pulang ke rumah utama???. Aku tidak mau". Bantah Calista cepat. Karena ia tidak mau bertemu dengan Rayen, yang pastinya dirinya akan terkena siraman rohani nantinya disana.


"Antarkan saja aku pulang ke rumah Kak Jery!!! ". Perintahnya pada asisten Evi.


" Jangan kembali membuat ulah Nona!!. Nyonya Velyn sedang hamil dan tidak bisa terlalu capek. Jika anda kesana anda sudah pasti akan merepotkan Nyonya Velyn ".


Calista tampak menautkan kedua alisnya bingung. Karena ia agak sedikit janggal dengan nama yang disebutkan oleh Evi.


" Istri tuan Jery Nona".


"Bukannya nama istri Kak Jery itu Amanda??. Kenapa sekarang jadi Velyn? ".


Gadis itu semakin bingung saja karena Evi tak kunjung menjawab pertanyaan nya. Evi juga bingung harus menjelaskan mulai dari mana. Dan Evi juga baru sadar jika keluarga tuan nya belum tahu tentang kabar pernikahan kedua Jery setelah Manda meninggal. Karena mereka juga belum sempat untuk kembali ke tanah air sampai saat ini.


" Lebih baik nanti anda tanyakan saja dengan Nyonya besar Nona!!! ". Jawab Evi yang malas menjawab dan menjelaskan detailnya.


" Ah, kau itu menyebalkan sekali Evi ". Gerutu Lista dengan memanyunkan bibirnya.


Sampai mereka tiba di rumah utama. Tak ada obrolan apapun lagi antara Evi dan gadis yang bernama Calista itu. Bahkan sampai Evi membukan pintu mobil untuknya. Calista hanya manyun dan menatap kesal pada asisten pribadi Jery.


" Terimakasih Nona". Seru Evi sebelum Calista naik ke teras membuat gadis itu menoleh masih dengan tatapan kesalnya.


Lea yang baru keluar karena mendengar suara deru mesin mobil. Kini langsung tersenyum ketika melihat wajah cantik keponakannya itu. Dan Lea pun mengucapkan terimakasih pada Evi. Kemudian Evi juga langsung pamit untuk kembali ke perusahaan.


Awalnya Jery ingin menyuruh sopir kantor untuk menjemput Calista. Tapi karena sopir nya sedang tidak enak badan. Akhirnya Evi yang turun tangan.


"Mami.... " Seru Callista yang langsung berhamburan menghampiri Lea dan memeluknya dengan sangat erat.


"Oh ya ampun. Kamu benar benar sudah sangat dewasa sayang". Lea tak kalah serunya dan membalas pelukan Calista.


Ya Calista adalah keponakan nya. Putri pertama dari pasangan Revan dan juga Reva. Yang telah lama tinggal dan menetap di luar Negeri. Tepatnya di Negara Australia.


Karena sebuah perjodohan dari keluarga nya. Membuat gadis cantik yang telah berusia 28 tahun itu memutuskan untuk kabur dari rumah. Padahal dirinya selalu saja membuat ulah. Dan sering membuat Mama nya naik pitam.


Calista yang biasa di panggil Lista itu adalah sosok seorang Chef terkenal di Negara nya. Tapi ia juga dikenal sebagai player karena hobby nya yang gemar bergonta ganti pasangan bahkan ia memiliki kekasih lebih dari 10 orang. Namun, tak ada satu pun pria yang ingin ia ajak serius sampai saat ini.


Itulah sebabnya kedua orang tuanya. Memutuskan menjodohkan dirinya dengan putra partner bisnisnya agar Calista bisa menikah dan membangun rumah tangga. Serta meninggalkan semua kebiasaan buruknya itu.