Married Accident

Married Accident
Kedatangan Mami Mertua



Setelah sarapan pagi ini Velyn tidak diizinkan oleh Jery untuk mengantar Mayra ke sekolahnya. Dengan alasan kondisi Velyn belum begitu pulih. Walaupun sebenarnya Velyn merasa fisiknya sudah jauh lebih baik. Hanya hati nya yang sedikit kecewa pada suaminya.


Tanpa Velyn ketahui apa sebenarnya yang membuat Jery malah memilih untuk menutupi semua nya. Padahal semua yang Jery lakukan hanya untuk membuatnya tetap bertahan. Meskipun caranya salah, setidaknya Jery ingin melakukan yang terbaik.


Velyn menatap mobil Jery dari teras rumahnya. Aktivitasnya pagi ini sudah nampak seperti istri sungguhan. Meskipun hatinya sedikit kecewa namun Velyn juga senang. Sebab, ia bisa melayani suami nya dengan baik. Jery juga sudah tidak membatasi dirinya lagi.


Wanita mana yang tidak bahagia, saat pria yang sudah menikahinya selama ini bersikap cuek dan acuh tak acuh atau lebih tepatnya tidak pernah menganggap nya ada. Tiba tiba ia berubah dan mulai terlihat perduli dengan kita.


Jelas senang dan bahagia. Apalagi tanpa sadar kita sudah mulai menaruh perasaan padanya. Hanya dengan perlakuan kecil yang membuat hati kita terusik saja. Kita sudah sangat bersyukur, apalagi jika lebih. Seperti yang Jery terapkan sejak semalam.


Memeluknya saat tidur, mendaratkan kecupan singkat di kening bangun tidur dan sebelum berangkat kerja. Sungguh itu tak pernah Velyn bayangkan sebelum nya.


Dibalik kekecewaan nya Velyn menaruh harapan pada suaminya Semoga kedepannya hubungan mereka semakin membaik dan banyak perkembangan. Hingga ia bisa mengemban tanggung jawab atas kesanggupannya menerima amanah dari Manda.


Velyn memutuskan masuk kembali kedalam rumah setelah mobil Jery dan juga mobil yang membawa Mayra kesekolah sudah hilang di balik pagar.Wanita itu sudah memutuskan untuk tetap bertahan apapun keadaan nya saat ini.


Ia tidak mau mengecewakan Manda. Dan juga tidak mau jauh dari Mayra. Velyn akan berdamai dengan keadaan dan takdir nya. Meskipun hatinya belum begitu ikhlas saat tahu janin nya sudah tiada.


Belum juga Velyn sempat masuk. Dari arah gerbang sudah terdengar kembali deru suara mobil. Membuat Velyn kembali membalikan tubuhnya. Untuk melihat siapa yang datang.


Velyn nampak tersenyum sopan saat melihat siapa yang turun dari mobil mewah tersebut. Lalu dengan cepat Velyn melangkah menghampiri Lea sang Mami mertuanya.


"Assalamu'alaikum".Lea langsung memberi salam dan tersenyum manis pada menantu barunya.


" Waalaikumsalam, loh Mami sendirian???. Papa mana mi??? ".Tanya Velyn yang celingukan mencari sosok papa mertuanya.


" Papa lagi ada urusan sama temen nya. Jadi, Mami mampir aja sekalian lewat. Soalnya Mami juga mau ambil pesenan kue di langganan Mami".Jawab Lea ramah.


Velyn memang belum terlalu dekat dengan mertuanya. Karena mereka baru bertemu dua kali ini. Tapi sikap ramah dan juga humble nya Lea. Membuat Velyn bisa menyesuaikan diri dengan cepat. Apalagi saat tahu bagaimana sopan sopan nya para adik adik Jery.


Apalagi saat melihat Mayra lebih dekat dengan Velyn daripada keluarga Papanya. Bahkan Mayra tidak terlalu manja lagi dengan Oma nya. Setelah kehadiran Velyn.


"Ayo mi masuk!!! ".Ajak Velyn sambil menggandeng tangan Mami mertuanya.


Lea menganggukkan kepalanya sambil menarik sudut bibirnya membentuk senyum. Dari sini Lea semakin yakin jika Velyn itu sangatlah tulus. Jadi, wajar saja jika Mayra nyaman berada di dekatnya.


Meskipun Lea tahu jika Velyn bukan dari keluarga biasa. Dan Velyn juga terbiasa hidup mewah. Namun, dari cara berpakaian Velyn masih nampak sopan dan juga sederhana.


"Oh ya bagaimana keadaan cucu Mami???. Apa dia sehat??? ".


Deg...


Pertanyaan Lea membuat Velyn sontak berhenti melangkah. Tatapan nya tiba tiba sendu, Karena teringat kembali dengan janin nya. Lea juga bingung melihat perubahan wajah Velyn.


" Ada apa sayang???. Apa kata kata Mami ada yang menyinggung perasaan kamu??? ".Lea merasa tidak enak hati jika itu benar adanya.


Velyn tersenyum sambil menggeleng kan kepalanya pelan. " Tidak mi tidak ada apa apa kok. Tapi, seperti nya Velyn mesti banyak belajar dari Mami bagaimana cara menjaga kandungan dengan baik".Jawaban Velyn membuat Lea mengerutkan keningnya.


"Maaf mi,Velyn ceroboh dan tidak bisa membuatnya bertahan sampai lahiran. Karena Allah lebih sayang padanya".Sambung Velyn sambil tersenyum miris.


" Sayang, Mami yang seharusnya minta maaf. Tidak seharusnya Mami menanyakan hal itu yang kembali menganggu pikiran kamu Velyn".Ucap Lea merasa bersalah.


"Gak papa Mi, Mami gak salah kok. Wajar jika Mami bertanya. Velyn janji akan berusaha kembali".Velyn tersenyum canggung saat mengucapakan kata itu.


" Mami yakin kalian pasti bisa mendapatkan pengganti nya lagi ".Lea mengusap punggung tangan Velyn pelan.


Terlepas bagaimana hubungan Jery dan Velyn. Lea yakin jika suatu hari nanti Jery bakalan luluh dan bisa menerima kenyataan jika wanita yang saat ini menjadi istrinya adalah wanita yang tepat yang sudah di siapkan oleh Manda istri pertamanya.