Married Accident

Married Accident
Bak Dewa Penolong



"Kalian mau lihat gaun yang gue pakai hasil rancangan siapa kan??? ".Tanya Febby dengan sedikit berteriak membuat semua orang menjadi hening. Karena mereka tidak pernah melihat Febby semarah itu. Bahkan berani menampar Sammi. Yang tak lain dan tak bukan adalah kekasih Tara.


" Sudah Febby!!!. Cukup!. Biarkan saja mereka mau bilang apa!. Lebih baik kita pergi saja dari sini!!! ".Niken menarik tangan Febby karena ia juga sudah muak ada di pesta Tara yang penuh drama dan juga penuh kesombongan itu.


Tapi Febby yang sudah geram dan sudah tersulut emosi malah menepis tangan Niken. Kini ia nampak penuh amarah. Langsung menyobek kan bagian bawah gaun nya. Karena desain jeny yang asli akan ada simbol JRB di bagian ujung gaunnya.


"Lihat ini!!! ".Seru Febby sambil mengangkat tangannya menunjukkan merek asli simbol JRB. Membuat semua orang langsung melongo tak percaya akan hal itu.


Bahkan Tara sampai membelalakan matanya. Sambil menutup mulutnya. " Itu...


"Ya, gaun yang gue pakai adalah karya JRB asli. Bahkan yang membantu gue memakai gaun ini adalah desainer nya sendiri".Terang Febby dengan penuh penekanan.


" Tidak mungkin".Lirih Tara sambil menggeleng kan kepalanya.


"Kenapa loe pasti masih nggak percaya kan sama gue???. Kalian semua pasti gak percaya".Sinis Febby sambil mengangkat sudut bibirnya.


" Mana mungkin loe kenal sama desainer itu?. Mimpi kali loe feb".Ejek gadis yang lain.


"Mimpi itu memang mimpi buat kalian yang suka merendahkan orang lain. Tapi kenyataan bagi Febby".


Deg...


Febby langsung menoleh kearah belakang karena ia tahu betul siapa pemilik suara tegas nan datar itu. Begitu pun dengan semua tamu di pesta Tara itu. Mereka langsung terpukau dan terpesona dengan ketampanan pria yang nampak semakin tampan dengan setelan jas lengkap nya itu.


"Bang Naufal".Lirih Febby pelan. Membuat Naufal langsung Melangkah menghampiri nya.


" Siapa dia??? ".


" Iihhh ganteng banget sih".


Masih banyak lagi suara suara jin yang memuji ketampanan Naufal. Tapi sedikitpun pria itu tidak terusik. Ia malah semakin melangkah mendekati Febby yang saat ini pun masih menatap nya.


Tapi Naufal tak menghiraukan ekspresi wajah Febby. Ia malah merangkul pinggang ramping Febby dengan sangat posesif. Membuat Tara dan teman temannya semakin membelalakkan mata mereka setengah tak percaya jika Febby sudah memiliki seorang kekasih yang sangat sempurna.


Niken nampak diam karena ia tahu siapa pria yang merangkul pinggang Febby itu. "Bang Naufal".Ucap Niken setelah beberapa saat ia terdiam. Membuat Naufal langsung menoleh kearah Niken. Begitu pun dengan Febby dan juga Tara.


" Maaf, apa kita saling kenal??? ".Tanya Naufal membuat Niken sedikit tersentak. Karena Naufal benar benar tidak mengingatnya sama sekali. Padahal dulu waktu di Bandung mereka tetanggaan. Sampai Naufal duduk di bangku SMP. Tapi karena akan kenaikan kelas X1 Niken harus ikut kedua orang tuanya pindah ke Jakarta jadi sejak itulah mereka berpisah.


"Oh, maaf mungkin aku salah mengira".Jawab Niken sambil tersenyum kaku.


Tak lama setelah itu kedua orang tua Tara pun datang. Tapi mereka sangat terkejut saat melihat Naufal berdiri dengan membelitkan tangannya pada pinggang seorang gadis cantik.


" Tuan muda".Sapa Papa nya Tara sambil sedikit membungkuk kan tubuhnya memberi salam pada Naufal. Membuat Tara semakin terkejut begitu pun dengan teman temannya.


Karena yang mereka tahu jika Papa nya Tara adalah orang berjabatan tinggi di salah satu perusahaan Erlangga group. Tapi kenapa malam ini seorang yang terkenal angkuh dengan kedudukan nya malah bisa membungkuk hormat pada seorang pemuda.


"Kenapa tuan muda bisa ada di sini???".Tanya pria paruh baya itu bingung. Tapi tatapan pria itu juga sudah tajam kearah putrinya.


" Tadinya saya hanya ingin menemani tunangan saya untuk menghadiri pesta ulang tahun teman sekolah nya. Tapi malah tunangan saya di permalukan seperti ini di dalam hotel milik saya sendiri ".Jawab Naufal dengan nada tegas dan sedikit emosi.


Pria paruh baya itu nampak sedikit gemetar begitupun dengan sang istri. Yang kini hanya bisa saling tatap dengan suaminya. Lalu kemudian mereka berdua kembali menatap tajam ke arah putrinya.


Tara pun sejak tadi hanya bisa menekan salivanya dengan sedikit susah saat ia mendengar kata kata Naufal. Yang menyebutkan jika hotel ini adalah milik nya. Dan artinya mereka saat ini menyewa hotel kekasih Febby. Bisa di tebak apa yang akan terjadi jika sampai kekasih Febby marah besar pada mereka karena sudah menghina Febby di depan semua tamu pesta.


"Maafkan putri kami tuan muda!!!. Mungkin ini hanya kesalahpahaman saja. Biarkan kami yang akan mengurus putri kami dan mendidiknya dengan baik lagi".Mohon pria paruh baya itu.


" Ck... Sepertinya putri bapak perlu di ajarkan tata krama dan juga cara menghargai orang lain!!! ".Sahut Naufal tegas.


Febby hanya diam dengan sejuta pertanyaan yang ada di otaknya. Ia memang tahu jika keluarga besar Naufal sangat kaya raya. Tapi ia tidak pernah tahu jika Naufal bisa mempunyai usaha hotel sedangkan ia adalah seorang polisi.


TBC