Married Accident

Married Accident
Lupa Suami



Setelah seharian membuat kue. Tak terasa hari pun sudah mulai gelap. Rayen dan Raka juga sudah datang menjemput para istri masing masing. Kepulangan Lea dan Kinan membuat suasana rumah menjadi sepi kembali.


Jam di dinding sudah menunjukkan pukul enam sore. Velyn juga baru keluar dari dalam kamar mandi dengan keadaan yang jauh lebih segar.


Seharian ia berada di dapur meskipun ia juga tidak begitu dominan membantu karena Lea sangat cerewet sekali. Takut menantunya kecapekan sebab Velyn juga sedang hamil.


Sambil menunggu adzan sholat Maghrib nya, Velyn yang masih memakai handuk kimono nya. Memilih duduk santai dulu di tepi ranjangnya. Ia bahkan tidak memegang ponselnya seharian ini. Dan ketika ia melihat ponselnya ternyata baterai nya sudah habis.


"Wajar saja hening ternyata lupa Charger ".Guman Velyn sembari mencolokkan ponselnya untuk di Cas.


Saat Velyn ingin beranjak dari tepi ranjang. Bertepatan dengan pintu kamar yang di ketuk dari luar oleh art nya.


Tok...


Tok...


Tok...


" Maaf Nyonya, ada telpon dari tuan".Seru Art itu dari arah luar.


Velyn pun melangkah menuju arah pintu. Dan membukanya. "Bilang saja akan aku telpon balik bik. Baru selesai mandi soalnya".


" Baik Nyonya. Kalau begitu bibi permisi kebawah lagi". Velyn pun hanya menganggukkan kepalanya. Lalu kembali menutup pintu kamarnya setelah art nya pergi.


"Assalamu'alaikum mas".Sapa Velyn sambil menampilkan senyum terbaiknya. Ia tahu wajah suaminya kesal saat ini karena seharian tanpa kabar darinya. Bahkan Velyn sampai lupa untuk sekedar chat suami posesif nya itu.


" Waalaikumsalam ". Jery menjawab salam dengan nada sedikit kesal.


" Maaf sayang, aku lupa cas ponselnya. Tadi seharian aku bantu Mami dan Aunty Kinan bikin kue di dapur ". Velyn mulai menjelaskan kegiatannya seharian ini.


" Jangan membuatku khawatir Bun!!!. Kenapa tidak bilang sebelum bikin kue nya?. Aku tahu jika aku sibuk juga seharian ini tapi setelah meeting dan juga meninjau lokasi proyek tak ada satupun chat darimu yang masuk".Cerocos Jery masih saja kesal.


"Maaf mas!!!.Janji gak akan aku ulangi lagi deh buat kedepannya!! ".Lirih Velyn merasa bersalah juga. Karena ia benar benar melupakan ponselnya hari ini. Bahkan terkahir ia chat suaminya hanya untuk mengirim pesan agar hati hati di jalan saja.


Saking asyiknya mengobrol dan juga bercanda dengan keluarga suaminya serta putrinya. Velyn bahkan melupakan Jery suaminya yang sedang di luar kota.


" Aku sudah di jalan mau pulang ke Jakarta. Jangan tidur duluan sebelum aku pulang!!!. Aku akan memeberikanmu hukuman karena telah berani mengabaikan suamimu ini".


Ucapan Jery membuat Evi mengulum senyumnya. Ia tidak menyangka jika bosnya akan sebucin ini dengan istri keduanya. Meskipun dulu Jery juga bisa bucin dengan Manda. Tapi setiap orang memang mempunyai daya tarik sendiri sendiri. Dan punya cara masing masing untuk menunjukkan perasaannya. Beda orang beda karakter. Begitu pula cara Jery mencintai dua wanita yang sama sama berstatus istri nya.


"Iya Mas, InsyaAllah aku tidak akan tidur duluan".Jawab velyn sambil tersenyum. Velyn tahu apa yang akan dilakukan oleh suaminya nanti setelah sampai rumah.


Bisa bisa ia tidak di izinkan tidur semalaman. Karena telah berani mengabaikan seorang Jery Rayen Bagaskara. Hot Daddy dan juga ternyata pria yang memiliki gairah bercinta yang tinggi jika sudah terkena lawannya.


Padahal sifat Jery di luar sangat dingin dan kaku. Tapi ketika di atas ranjang. Ia adalah sosok pria yang sempurna dan penuh kelembutan. Sangat berbanding terbalik dengan karakter sesungguhnya.