
Setelah sarapan keduanya keluar apartemen bersama. Naures juga sudah rapi dengan setelan jas nya karena hari ini ia tidak ada jadwal kuliah dan Naures juga harus perusahaan Bagaskara Group. Karena akan ikut rapat dewan direksi, Awalnya Naures juga tidak begitu tertarik dengan perusahaan keluarganya. Tapi ia juga ikut bertanggung jawab pada perusahaan itu karena ia juga memiliki saham 10 persen disana.
Dan semenjak tahu istrinya hamil Naures jadi semakin semangat untuk bekerja. Bahkan akhir akhir ini selain kuliah Naures juga terkadang ikut Jery bertemu klien. Karena sebagai putra ketiga dari keluarga nya. Naures juga tidak mau lari dari tanggung jawab. Karena kakaknya Al juga sudah menyimpang dan lebih memilih cita citanya.
Padahal Al juga memiliki saham yang lebih tinggi dibandingkan dirinya. Tapi Al memang sudah terlihat jika ia juga tidak minat bekerja diperusahaan keluarga nya. Bahkan Saat kuliah Al sudah mengambil jurusan Hukum. Dan sekarang ia malah sudah masuk militer. Bahkan telah lulus dan kini sedang dalam masa pendidikan.
Naures selalu menggandeng tangan istrinya. Dan tidak pernah melepaskannya saat keluar dari Apartemen. Sampai kini sudah berada didepan lobi gedung apartemen mereka.
Bahkan keduanya selalu menjadi pusat perhatian semua penghuni apartemen tersebut. Mereka nampak terharu dan juga terkadang iri melihat pasangan muda itu yang terlihat sangat romantis.
"Kita sudah seperti artis saja".Lirih Yuni yang merasakan risih saat semua mata mengarah pada mereka.
Yuni seakan tidak rela jika wajah tampan suaminya itu selalu menjadi pusat perhatian semua orang. Terutama para kaum hawa.
" Biarkan saja sayang!!!. Mereka hanya bisa memandang tidak bisa memiliki ".Jawab Naures sambil tersenyum.
" Tetap saja sayang, Mata mereka itu tidak bisa dijaga. Bahkan lihatlah semua wanita yang disana".Tunjuk yuni kesal ke arah para gadis gadis yang duduk di sofa yang ada dilobi apartemen.
"Mereka itu tidak ada apa apanya dibandingkan dirimu sayang".Rayu Naures tapi dengan kata kata yang jujur.
" Wah, suamiku sudah sangat pandai membual ternyata ya".Ledek Yuni sambil tersenyum.
"Hahahha, Tidak masalah asal istriku ini bisa tersenyum kembali".Jawab Naures dengan senyum di bibir nya.
🌿🌿🌿🌿🌿
Naures membukakan pintu mobilnya. Dan membantu istrinya untuk segera turun. Karena saat ini mereka sudah sampai dikampus dan sedang berada di parkiran kampus.
"Sana masuk kelas!!!. Sebentar lagi pasti dosen kamu datang".Ucap Naures sambil melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya.
" Tenang saja sayang!!!. Aku ini tipe pria yang setia pada istrinya. Apalagi sekarang ada dedek bayi disini".Naures mengelus perut istrinya penuh kasih dan sayang.
"Aku percaya kok".Sahut yuni sambil tersenyum.
Tanpa mereka sadari sejak tadi ada seorang gadis yang menatap kesal dan juga nampak emosi. Melihat kedekatan Yuni dengan Naures. Gadis itu terus saja memperhatikan keduanya dari dalam mobil yang terparkir tidak jauh dari Naures dan yuni.
Padahal gadis itu tadi nampak tersenyum lebar saat melihat Naures turun dari mobilnya. Apalagi penampilan Naures hari ini nampak gagah dan juga sangat tampan dengan setelan formal jas mahalnha itu. Tapi gadis itu langsung terlihat geram saat Naures membukakan pintu mobil untuk yuni.
Mahasiswi kedokteran yang terkenal karena beasiswa penuh. Dan juga mahasiswi yang terkenal sangat cerdas serta banyak dipuja oleh semua kating. Karena selain cerdas yuni juga menjadi idola dengan sifat ramah, sopan dan juga tidak pernah membeda bedakan semua kalangan.
Semua orang tahu jika yuni bukan gadis sembarangan. Karena semua barang yang dipakai oleh yuni adalah barang barang branded. Dan yuni juga sering menyumbang dana untuk bansos sekolah dengan jumlah yang lumayan. Sebagai mahasiswi baru dan juga baru semester awal. Jelas hasil sumbangan yuni menjadi buah bibir semua kating.
Tapi mereka belum mengetahui hal yang sebenarnya. Jika Yuni adalah istri sah Naures. Mahasiswa bisnis yang menjadi idola para gadis gadis di kampus itu. Bahkan Naures juga terlihat cuek, dingin dan juga jarang membaur dengan para mahasiswa yang lain. Naures hanya dekat dengan beberapa mahasiswa sekelasnya. Dan hanya mereka teman sejak awal Naures selama mereka terdaftar menjadi mahasiswa disini.
Mereka juga tidak tahu jika Naures adalah putra Rayen Bagaskara. Salah satu pemilik saham terbesar perusahaan Bagaskara group.
"Aku pergi dulu!!!. Telpon aku 30 menit lagi sebelum kamu keluar kelas!!! ".Ucap Naures sebelum ia beranjak dari hadapan istrinya.
" Iya sayang".Sahut yuni untuk sekian kalinya.
Naures pun pamit pergi setelah mengecup kening istrinya. Dan masuk kedalam mobil lalu menginggalkan kampus. Sedangkan yuni pun langsung melangkah pergi masuk kedalam kelasnya.
Dan gadis yang sejak tadi selalu memperhatikan gerak gerak yuni dan Naures yang nampak sangat intim pun, Sampai mengerutkan keningnya bingung.
"Sebenarnya ada hubungan apa meraka berdua???. Kenapa Naures sangat perhatian sekali pada gadis itu".Lirihnya bingung.
TBC