Married Accident

Married Accident
Kembali Di Repotkan



Mobil yang dikendarai oleh Evi dan di tumpangi oleh Jery baru saja tiba di perusahaan. Dan langsung dibantu oleh security untuk membukan pintu mobil tuannya.


Sedangkan Evi sudah menyodorkan kunci mobil dengan bodyguard yang selalu stay di depan perusahaan bersama para security.


"Selamat Pagi Tuan". Sapa semua orang yang bekerja di perusahaan Bagaskara Group tak terkecuali saat melihat Ceo nya telah tiba.


Jery pun hanya menganggukkan kepalanya dengan wajah yang selalu datar nyaris tanpa ekspresi. Sampai ia tiba di depan pintu lift khusus Ceo. Yang di belakang nya selalu ada Evi.


Drt.... Drt.... Drt....


Suara dering ponsel Jery membuat nya langsung merogoh benda pipih itu dari saku jasnya. Dahi Jery mengerut ketika ia melihat nama penelpon yang memenuhi layar ponselnya sepagi ini.


"Iya Halo ada apa??? ". Jery pun langsung to the point tanpa mengucapkan salam lagi.


" Morning Brother. How Are you??? ". Suara seorang wanita dari seberang telpon tampak begitu manjanya bertanya pada Jery.


" Tidak usah basa basi lagi!! . Apa maumu??? ".


Terdengar suara kekehan kecil dari seberang telpon sana". Aku hanya ingin meminta bantuan Ceo tampan menyediakan mobil untuk menjemput ku di Bandara sekarang!!! ". Seru wanita itu dengan nada bicara yang sangat manjah. Membuat Jery menghela nafasnya pelan.


" Aku sibuk Lista, kau bisa minta bantuan Al ataupun Naures saja!!! ". Jawab Jery datar.


" Hei... Ayolah Brother. Mereka masih marah padaku karena aku tidak bisa datang ke pernikahan mereka. Jadi, mana berani aku meminta bantuan pada mereka ". Rengeknya lagi


" Kau juga tidak datang di pernikahan ku Calista Serly Widyatama ". Kesal Jery yang malah membuat sosok wanita di seberang sana kembali terkekeh.


" Aku akan minta maaf pada kalian nanti setelah aku sampai di rumah Opa Bagas. Sekarang tolong jemput aku dulu Brother!!!. Please!!!".


"Kau itu menyusahkan saja. Memangnya keluarga mu tidak punya kendaraan lagi di Jakarta ini???".


Namun, sekarang adik adiknya sudah sama sama bahagia dengan kehidupan mereka masing masing. Dan sudah disibukkan oleh keluarga mereka masing masing juga.


Setelah sekian lama ia damai dengan kehidupan nya. Sekarang malah datang tamu tak di undang yang akan kembali membuat kepalanya pusing.


"Heii... Brother kalian itu juga keluarga ku". Teriak wanita itu dari seberang telpon nya.


Ting...


Pintu Lift pun terbuka. Sampai Jery tiba di lantai ruangan kerjanya. Wanita yang menelpon itu masih saja mengoceh membuat Jery sedikit menjauhkan ponselnya.


"Apa sekarang kau sedang kabur lagi??? ". Selidik Jery yang sangat tahu siapa wanita yang sedang menelpon nya saat ini.


" Aku tidak kabur Brother hanya saja aku sedang melarikan diri". Jawabnya dengan santai malah ia sambil terkekeh.


"Kau itu memang payah". Cibir Jery yang saat ini sudah duduk di kursi kerjanya. Sedangkan Evi pun sudah mulai menyiapkan file untuk meeting pagi ini.


" Tunggu saja disana sepuluh menit lagi. Sopirku akan menjemput mu!!! ". Seru Jery sebelum ia mematikan sambungan telpon nya.


Sedangkan di Bandara Soekarno-Hatta saat ini seorang gadis cantik dengan tubuh tinggi semampai. Memakai celana jeans bewarna hitam dan jaket kulit senada dengan jeansnya. Jangan lupakan kaca mata hitamnya yang membuat penampilan gadis itu sangat modis dan juga sangat cocok di tubuh langsing nya.


Saat ini hanya mengulum senyumnya ketika mendengar ucapan Jery. Sebenarnya ia juga bisa meminta sopir keluarganya yang stay di Jakarta untuk menjemput nya sejak tadi. Tapi itu tidak dilakukan nya. Karena ia tidak mau kalau sampai keluarga nya tahu. Jika ia kabur ke Indonesia.


"Saatnya melalang buana, menikmati hidup sebelum kembali di nikahkan paksa". Ujarnya sambil melangkah keluar Bandara dengan langkah lebarnya.


**TBC


AYO SIAPA YANG MASIH INGAT DENGAN CALISTA SERLY WIDYATAMA**???.🤭🤭🤭