
Setelah puas saling cibir, saling bully. Membuat Leon yang menjadi bahan cibiran kedua sepupu itu. Kini mereka semua sudah memulai bakar membakar daging, jagung, sosis dan beberapa bahan lainnya.
Sementara para wanita kini mulai menata semua piring di meja yang sudah di siapkan. Taman belakang yang nampak sejuk karena banyak terdapat tanaman pohon pohon hias dan juga berbagai macam bunga.
Kini sudah nampak seperti acara camping keluarga saja. Disana juga ada kolam renang yang nampak bersebelahan dengan taman tersebut.
Para pekerja dirumah Naures dan Yuni pun kini sudah berkumpul juga. Mereka hari ini akan makan bersama. Dengan majikannya dan duduk rame rame di kursi dan lesehan bareng.
Tak nampak adanya kesenjangan ekonomi, sosial disaat seperti ini. Mereka juga saling bercengkaram layaknya keluarga besar pada umumnya.
Saling bersenda gurau. Bahkan si kembar juga nampak anteng duduk bersila di tikar yang sudah di gelar pada rerumputan. Ditemani para baby sitter nya.
"Ronde pertama selesai".Seru Leon sambil membawa satu piring besar yang berisi berbagai macam daging serta sosis.
" Lihatlah dia seperti sudah pintar main ronde rondean saja!!! ".Cibir Naures sambil terkekeh geli akan ucapan Leon.
" Bukankah dia memang sudah berpengalaman sebelum nya jauh sebelum loe Res".Tambah Naufal yang mulai membuat gosip.
"Hahaha... Dia hanya pemanasan tanpa celup menyelup fal".Jawab Naures sambil terus tertawa.
Tawa yang jarang sekali terlihat dari kedua pria berwajah datar itu. Mungkin bisa di jadikan syarat kalau mereka bisa tertawa lantang di tempat umum. Seperti saat ini, Membuat para Art ikut terkejut karena majikan mereka ternyata bisa seheboh ini.
"Ini spesial buat kamu Hani!!! ".Leon menyodorkan sepiring berukuran kecil tepat di depan Hani. Jangan lupakan senyumnya yang semakin merekah. Saat menyodorkan makanan itu pada gadis yang sudah berhasil menempati hati nya.
" Ciee... Ciee... So Sweet banget sih".Ledek Febby sambil menaik turunkan alisnya.
"Dan ini buat kamu sayang!!! ".Naufal juga telah menyiapkan satu piring berukuran kecil untuk kekasihnya.
" Kalau cuma segini, mana cukup bang. Dedek makan nya banyak".Jawab Febby sambil menggoda Naufal. Bahkan Febby juga terlihat tersenyum.
" Lebay... "Sahut Leon sambil mencebikkan bibirnya. Ia begitu muak melihat kemesraan Naufal dan juga Febby.
Belum di tambah dengan keromantisan Naures dan juga Hani di sebelah sana. Malah semakin parah ketika Naures menyuapi istrinya dengan sendok yang sama dengannya.
" Hais... Beginilah kalau nasib jomblo".Guman Leon kesal.
Dan ketika Leon sibuk menggerutu kesal. Melihat para sahabat nya sudah fokus dengan pasangan nya masing masing. Hal tanpa di duga membuat Leon terkejut. Hani menyodorkan garfu yang sudah diisi dengan irisan steak daging yang tadi di bakar langsung oleh Leon.
"Aa... Buka mulut loe!! ".Pinta Hani tanpa basa basi lagi. Dengan sedikit bingung Leon pun menerima suapan yang diberikan oleh Hani. Dan mulai mengunyah nya pelan pelan. Ia menikmati rasa makanan yang disodorkan oleh wanita pujaan hatinya.
Tanpa Leon sadari jika para sahabat nya saat ini tengah memperhatikan mereka berdua. Sedangkan Febby dan Yuni saling lirik dengan sebersit senyum kelegaan. Akhirnya apa yang mereka berdua rencakan berhasil juga.
"Ternyata jadi kompor para jomblo yang keras kepala itu sangat menyenangkan".Batin Febby sambil terus tersenyum.
" Semoga ini awal yang baik untuk Hani dan Leon!. Dan semoga para sahabat ku bisa merasakan kebahagiaan yang sama dengan ku nantinya! ".Doa Yuni tulus dalam hatinya.
Indahnya persahabatan yang selalu saling melengkapi. Dan indahnya kebahagiaan yang sama sama saling menutupi kekurangan masing masing. Dan hari ini juga Yuni dan Naures kembali mengumkan jika Yuni sedang mengandung kembali. Hal itu semakin membuat para sahabat nya ikut bahagia tentunya.
Tak ada hal yang paling istimewa kecuali kebahagiaan para orang orang yang dekat dengan kita sendiri. Jika mereka bahagia maka hati juga ikut bahagia. Dan begitupun sebaliknya. Persahabatan ketiga wanita dan juga ketiga pria itu akan berakhir dengan rasa kebahagiaan.
Nikmatilah, syukuri dan jalanilah kehidupan ini dengan hati yang ikhlas. Dan hal yang paling penting jangan mudah menyerah. Dibalik penderitaan pasti ada kebahagiaan yang akan kita nikmati. Jika kita pandai bersyukur atas semua nikmat yang Allah berikan pada kita.
Tak ada usaha yang mengkhianati hasil.Jadi apapun hasil akhirnya nanti. Setidaknya kita tidak pernah menyesal karena sudah pernah mencobanya dan sudah merasakan nikmatnya berjuang.
*TAMAT*