
Semua manajer dan supervisor yang hadir di ballroom beserta keluarga mereka menatap takjub pada pasangan pengantin yang baru saja menyelesaikan prosesi pernikahan mereka. Tampak Miss Cathy menangis terisak, karena sama sekali tidak mengira akan mendapatkan kejutan sebesar ini. Perempuan yang tinggal sendiri di Jakarta ini, tanpa dihadiri oleh anggota keluarganya sudah resmi menjadi istri dari Herlambang. Para petinggi PT. Indotrex. Tbk yang menjadi saksi, dan untuk wali diserahkan pada pihak KUA setempat untuk menyiapkannya.
"Puji syukur, sudah terlaksana acara akan nikah antara saudara Herlambang, dan Cathy Lonvinska yang sangat meriah ini. Hal ini bisa terjadi dan terlaksana karena kemurahan hati dari CEO dan wakil CEO PT. Indotrex. Tbk yang sudah menjadi fasilitator pernikahan mereka berdua. Kita kasih applaus untuk keluarga besar Tuan Muda ANdreas Jonathan, dan tuan Alexander, agar semua yang sudah diberikan dan dilakukan menjadi berkah semuanya..." setelah acara akad nikah usai, dan penghulu sudah meninggalkan ball room, kembali host dan co host melanjutkan acara.
"Prok.. prok.. prok..." tepuk tangan meriah membahana di dalam ball room. Herlambang dan miss Cathy dengan malu-malu mengacungkan dua telapak tangan di depan dada mereka, dan menatap pada tuan muda dan tuan Alexander. namun keduanya tidak melihat dan memperhatikannya,
"Beruntung sekali Miss Cathy... setelah lebih dari lima tahun bertahan di PT. Indotrex. Tbk, bisa mendapatkan apresiasi sebesar ini. Bisa mengadakan pernikahan dan pesta, tanpa sepeserpun keluar uang sedikitpun. Aku juga mau... tapi bagaimana lagi, jodohpun aku belum ada..." terdengar salah satu supervisor berkomentar.
"Hush bukan karena Miss Cathy sepenuhnya, karena dengar-dengar keluarga tuan muda banyak berhutang budi pada Herlambang. Mungkin acara kali ini sebagai ucapan terima kasih dari keluarga tuan muda. Tapi cerita persisnya seperti apa sih, aku juga kurang mengetahuinya sih," rekan kerja lainnya menyahuti.
"Emmm... pantas saja sih, selain karena pak Herlambang orangnya cerdas dan cekatan, bisa dekat dengan tuan muda Andreas Jonathan, bisa dipastikan jika karirnya cepat menanjak naik." celoteh yang lainnya,
"Sudah selesai dulu gosipnya, lihat di stage. Miss Cathy tampak masih malu-malu, ketika pak Herlambang memeluknya di depan semua tamu yang hadir.." tatapan orang-orang itu kembali ke atas stage.
Di atas stage, terlihat Herlambang merangkul tubuh Miss Cathy, kemudian memeluk dan memberikan kecupan di kening perempuan muda itu. Ketika laki-laki muda itu mencium bibir perempuan itu, tepuk tangan kembali bergemuruh di dalam ruangan, Tidak lama kemudian, Herlambang dan Miss Cathy saling memasangkan cincin di jari mereka masing-masing.
"Semua begitu indah, hanya dalam sekejap impian seseorang bisa menjadi kenyataan..." tiba-tiba tanpa sadar Cassandra bergumam. Perempuan muda itu seperti tidak percaya melihat semua yang terjadi di depan matanya. Andreas Jonathan menoleh dan melihat ke arah istrinya, dan ketika melihat air mata menggenang di pelupuk mata perempuan muda itu, dengan sigap laki-laki itu mengambil tissue kemudian mengusapnya perlahan,
"Kenapa kamu menangis honey..." dengan lembut, Andreas Jonathan bertanya pada istrinya.
"Hanya terharu saja kak, tidak menyangka akhirnya perjalanan cinta kak Herlam dan Miss Cathy bisa berakhir bahagia. Sudah terlalu lama, kak Herlam hidup sendirian tanpa dampingan dari anggota keluarga, semoga Miss Cathy bisa membawa kebahagiaan dan babak baru dalam kehidupan mereka berdua.." dengan suara lirih. Cassandra menjawab pertanyaan dari suaminya,
Mengamati sorot mata istrinya, betul-betul terlihat jika istrinya hanya terharu. Mengingat bagaimana kedekatan antara istrinya Cassandra dengan Herlambang, seperti seorang kakak dan adik, akhirnya Andreas Jonathan bisa bernafas lega. Keputusan untuk memfasilitasi hubungan pernikahan antara pasangan pengantin itu tepat adanya.
***************
Semua supervisor, manajer dari PT. Indotrex. Tbk sebagian besar sudah meninggalkan pulau Bali beserta keluarganya. Hanya perwakilan dari beberapa negara asing yang masih menambah masa berlibur mereka dengan mengajukan cuti pada perusahaan. Sedangkan Miss Cathy dan Herlambang, karena tidak ingin tambah merepotkan perusahaan, sengaja mengambil penerbangan pertama, untuk melakukan bulan madu ke pulau Lombok.
"Honey... apakah anak-anak sudah sarapan pagi semuanya..?" melihat istrinya mengantarkan hot black coffee dan potongan sandwich ke mejanya, Andreas Jonathan bertanya pada Cassandra.
"Sudah kak..., tadi mereka bersama dengan Stevie dan kak Alex. Tapi melihat cara berjalan Stevie, sepertinya gadis itu tidak lama lagi sudah akan melahirkan kak. Tadi Sandra juga berpesan pada kak Alex, untuk tidak membiarkan Stevie menggendong Fazwan, khawatir jika ada kontraksi." sambil meletakkan minuman dan sandwich di atas meja, Cassandra menjawab pertanyaan dari suaminya.
"Hemm... biarkan pasangan itu berpikir sendiri, bagaimana mereka akan bertindak honey. Tidak perlu terlalu campur tangan dalam urusan mereka. Jika begitu adanya, kita tambah saja masa vacation kita di pulau ini. Karena aku yakin, jika kita kembali ke negara Swiss, Stevie dan Alexander pasti akan mengikuti kita. Biarkan Stevie melahirkan dulu di pulau ini, barulah nanti kita berpikir kapan kita akan kembali ke Swiss.." setelah menyeruput satu teguk kopi, ANdreas Jonathan memberikan tanggapan,
"Iya kak... biar mereka semakin dewasa. Tadi mama Dhini dan Armand juga mengikuti Fazwan dan Altezz, karena Altezz tidak mau ditinggalkan oleh Uncle nya, Agar mereka tidak membuat keributan akhirnya mama dan Armand mengikutu mereka berdua." Cassandra mengambil potongan sandwich dengan menggunakan garpu, kemudian menyuapkan potongan itu ke mulut suaminya.
Andreas Jonathan yang sedang fokus mengamati pergerakan harga saham dari iPad nya, membuka mulut kemudian mengunyah potongan sandwich tersebut. Hal itu berlangsung terus menerus, sampai tidak terasa jika potongan sandwich di dalam piring itu sudah habis.
"Kak Andre mau mandi pagi dulu... atau masih mau mencermati pergerakan harga saham. Jika kakak masih mau disini, Sandra akan menengok anak-anak dulu. Siapa tahu mereka membuat ulah, sehingga eyang putri dan Uncle nya kewalahan.." merasa makanan suaminya sudah habis, Cassandra bertanya pada suaminya.
"Sebentar lagi honey.., aku sudah terlanjur login dan masuk ke dalam akun. Carilah anak-anak dulu, setelah aku selesai melakukan pencermatan, aku akan segera mandi. Aku akan mengantarmu ke Joger, katanya mau lihat pernik-pernik terbaru di toko itu.." tanpa mengalihkan pandangan dari layar iPad, Andreas Jonathan menjawab pertanyaan dari istrinya.
"Baik kak, Sandra pergi dulu.." baru saja Cassandra akan melangkahkan kakinya, satu tangan laki-laki itu menarik tangan istrinya, kemudian Cassandra yang sedang tidak siap terduduk di pangkuan laki-laki itu. Belum bisa Cassandra mengeluarkan suara, ternyata Andreas Jonathan sudah ******* bibir istrinya tanpa bisa ditolak.
"Mmmmphft.. ah.. kak, sudah dong. Kasihan anak-anak.." setelah beberapa saat, akhirnya Cassandra berhasil melepaskan diri dari suaminya. Perempuan muda itu kemudian berlari meninggalkan suaminya, dan Andreas Jonathan hanya tersenyum menatap punggung istrinya.
************