
Ketika sedang menikmati kelapa muda dan airnya, Stevie dan Cassandra tidak sadar ketika ALexander ternyata sudah berdiri di belakang mereka. Laki-laki muda itu tersenyum, karena terlambat datang ke Nusa Penida, karena harus menggantikan ANdreas Jonathan memimpin FGD. Untungnya Herlambang punya ide untuk menghentikan FGD, dan memberi waktu para manajer untuk menikmati keindahan di pulau Bali. FGD akan dilanjutkan lagi pada sessi selanjutnya, setelah istirahat sore.
"Hemm... sepertinya istriku sangat menyukai kelapa muda, sampai suaminya datang tidak menyadarinya.." Alexander bergumam pelan.
Stevie sontak melihat ke belakang, demikian juga dengan Cassandra dan mama Dhini. Ketiga perempuan itu tersenyum melihat kedatangan Alexander, dan Stevie langsung memeluk suaminya. Tidak lama kemudian laki-laki muda itu menyalami mama Dhini dan Cassandra juga,
"Sudah selesaikah kak Alex, kata kak Andre hari ini ada jadwal FGD..?" Cassandra bertanya pelan.
"Beberapa saat lalu sudah selesai untuk sessi pertama, Herlambang pintar menyusun run down acaranya. Mengingat tujuan untuk FGD dan meeting koordinasi ini sekaligus untuk tujuan refreshing para manajer, FGD dilanjutkan nanti malam. Sekarang semua manajer diberikan waktu rehat, untuk menikmati keindahan pulau Bali.." Alexander menjawab pertanyaan Cassandra.
Mendengar suami Stevie itu menyebut nama Herlambang, Cassandra tersenyum, dan perempuan muda itu teringat dengan laki-laki yang telah menolongnya dulu.
"Kak Herlambang..., wow lama sekali aku tidak bertemu lagi dengannya, Apakah kak ALex tahu ada dimana Herlambang sekarang. Aku ingin bertemu dengannya, sudah lama sekali kita tidak berbincang.." dengan wajah cerah, Cassandra bertanya tentang Herlambang.
Alexander kaget mendengar pertanyaan dari Cassandra, dan laki-laki itu teringat jika Herlambang dan Cassandra memang memiliki hubungan dekat. Bahkan Andreas Jonathan, sampai saat ini masih suka jealous jika mendengar nama itu disebut oleh istrinya. Namun. peran Herlambang dalam kehidupan Cassandra, dan putra mereka Altezz tidak bisa dipisahkan. ALexander menjadi bingung harus bersikap bagaimana..
"Hmm... gimana ya Sandra.., aku tidak tahu ada dimana Herlambang sekarang. Tetapi yang pasti juga ada di Nusa Penida, karena tadi anak muda itu ke nusa ini bersama denganku, Kita menaiki satu fast boat yang sama," jawaban menggantung Alexander, ternyata bisa melegakan perempuan muda itu.
"Baiklah kak ALex.. nanti Sandra akan mencarinya. Nusa Penida bukan pulau besar, pasti kita akan bertemu dengannya." tanpa ada prasangka apapun, Cassandra menanggapi kata-kata Alexander. Tetapi gadis itu tidak tahu, dan tidak paham bagaimana suasana hati Alexander. Karena laki-laki muda itu harus membuat alasan pada suaminya ANdreas Jonathan.
"Kak Alex mau daging kelapanya, tadi mama Dhini memberi tahu Stevie.. Pada masa kehamilan tua, disarankan untuk memperbanyak konsumsi air kelapa. tetapi mengurangi kelapa mudanya, kan sayang kak. Tadi Stevie sudah minum, dan mencicipi daging kelapanya sedikit, jika kak Alex mau, bisa menghabiskan punya Stevie juga," seakan paham dengan apa yang dipikirkan suaminya, Stevie mengalihkan pembicaraan suaminya.
Cassandra tersenyum melihat pasangan suami istri itu, dan beberapa saat kemudian Cassandra mengedarkan pandangan ke sekeliling. Tanpa disadarinya, beberapa puluh meter di dekatnya, Herlambang tengah menatap wajah perempuan muda itu dengan kerinduan. Tetapi untungnya, tidak lama kemudian Cassandra menyadarinya, dan ketika mereka beradu pandang, Cassandra mengangkat tangannya ke atas.
"Mama.. Stevie.. aku kesana sebentar dulu ya. Ada kak Herlam disana, aku akan menemuinya sebentar. karena jika kak Herlam datang kesini, pasti anak muda itu tidak mau. Ada etika profesi yang harus dipahami, karena keberadaan kak Alex di tempat ini." Cassandra berdiri, dan kemudian berpamitan pada mereka.
Wajah Alexander menjadi tidak enak dipandang, kekhawatirannya muncul saat itu juga. Tetapi mama Dhini dan juga Cassandra yang tidak menyadari, jika tindakannya dapat memancing kemarahan suaminya, tetap berjalan meninggalkan mereka.
**********
Melihat perempuan muda yang dirindukannya datang untuk menemuinya, Herlambang berdiri dan berjalan menyambut kedatangan Cassandra. Wajah cerah dengan mata berbinar, dapat dilihat dari pancaran mata laki-laki itu. Tanpa memperhatikan suasana sekeliling, dimana banyak teman kantor dan juga ada Miss Cathy di tempat tersebut, Herlambang tetap berjalan menghampiri istri dari CEO perusahaan.
"Sandra... bagaimana kabarmu akhir-akhir ini? Tetapi melihatmu sekarang, dan berubahnya penampilan, menandakan jika kamu dalam keadaan sehat dan bahagia.." ketika mereka sudah berjabat tangan, Herlambang bertanya pada perempuan muda di depannya itu.
"He.. he.., ya pastilah kak. Nikmat mana lagi yang akan didustakan. Punya suami tampan, yang sangat memanjakanku dengan dua putra yang sangat menggemaskan, sudah merupakan kebahagiaan terindah untuk Sandra kak.. Perempuan manapun pasti akan menginginkan kehidupan sepertiku.." tanpa ada maksud apa-apa, Cassandra menjawab pertanyaan umum dari laki-laki di depannya itu.
"Hemmm...benar juga apa yang kamu ceritakan Sandra.. kita pindah tempat yukk. Masak kita ngobrol sambil berdiri, kita cari tempat duduk kek..." tiba-tiba Herlambang mengajak Cassandra untuk mencari tempat duduk.
"Okay.. tapi jangan jauh-jauh kak, keluargaku ada di dekat sini. Nanti mereka pasti akan mencariku, karena suami dan putra pertamaku sedang diving, aku dan putra keduaku tidak bisa menemani mereka." Cassandra membuat syarat.
"Iya... itu ada tempat duduk di cafe itu. Tidak jauh bukan, dari tempat dudukmu tadi.." Herlambang menunjuk ke arah kursi kosong. Setelah memperhatikan jika tempat itu, masih dekat akhirnya Cassandra mengikuti laki-laki itu.
Herlambang dan Cassandra berjalan kaki menuju ke arah cafe, dan seorang waiters menyambut kedatangan mereka. Karena mereka berdua sudah memilih tempat, akhirnya waiters itu hanya mengikuti dua orang itu. Keduanya segera duduk, dan memesan minuman serta camilan untuk teman bicara mereka.
"Bagaimana kabarmu kak Herlam.., dengan Miss Cathy.. Kabar terakhir, aku dengar dari kak Alex, katanya kak Herlam sedang menjalin hubungan dengan Miss Cathy. Benarkah itu kak..?" Cassandra menanyakan kabar laki-laki di depannya itu.
"Hemm.. untuk kabarku, tentu saja seperti yang kamu lihat sekarang Sandra.. Baik dan sehat selalu,.. Untuk kabar dengan Miss Cathy, aku tidak bisa menjawabnya. Kita memang pernah sepakat untuk menjalin kedekatan, tetapi akhir-akhir ini sedang ada trouble dalam hubungan kami.." ucap Herlambang pelan. Laki-laki itu tidak menyebutkan jika gadis yang saat ini duduk di depannya itu, menjadi penyebab retaknya hubungan dengan Miss Cathy saat ini.
"Turut berbahagia kak, tetapi jika Sandra boleh usul. Percepat peresmian hubungan kalian berdua, tidak baik untuk saling menunda. Sandra lihat, miss Cathy juga sudah cukup umur, sudah sama-sama bekerja, mau tunggu apa lagi. Bagi seorang perempuan itu, yang diinginkan hanya kepastian kak.." Cassandra langsung memberi nasehat pada Herlambang.
Laki-laki yang sudah cukup berumur itu hanya tersenyum pias, mendengarkan nasehat dari perempuan muda yang sangat dicintainya itu.
***********