
Andreas Jonathan terkejut setelah mendapatkan laporan dari Alexander mengenai rencana Herlambang, dan senyuman muncul di bibir laki-laki muda itu. Ketakutan terbesarnya adalah istrinya Cassandra akan kembali dekat dengan laki-laki muda itu, namun begitu laki-laki itu sudah menikah, pasti istrinya akan mengurangi interaksinya dengan Herlambang. Sampai saat ini, dengan semua dukungan resources yang dimilikinya, Andreas Jonathan memang belum bisa menyingkirkan pikiran buruk tentang Herlambang, karena ada satu sessi dimana istrinya berada dalam dukungan penuh dari laki-laki itu.
"Selenggarakan pesta yang meriah untuk nanti malam Alex..., dan semua biaya akan ditanggung oleh perusahaan. Kita harus mengapresisasi mereka, karena Miss Cathy juga sudah lama bergabung dan tidak pindah kerja dari PT. Indotrex, Tbk. Ibaratkan ini sebagai bentuk apresiasi perusahaan pada SDM yang berkualitas dan loyal pada perusahaan seperti miss Cathy.." Alexander terkejut dengan respon yang diberikan kakak iparnya itu. Namun tidak ada yang bisa dilakukannya, kecuali mengatakan siap dan iya.
"Baik kak Andre.. aku akan segera mengaturnya, dan meminta public relation hotel untuk berkomunikasi sendiri dengan herlambang. Hanya itu kak, yang aku diskusikan denganmu." setelah mengiyakan apa yang dikatakan oleh kakak iparnya, akhirnya Alexander segera meninggalkan laki-laki itu sendiri.
Andreas Jonathan tampak masih senyum-senyum sendiri, setelah mendengar informasi yang disampaikan oleh ALexander. Sampai laki-laki itu tidak sadar, ketika istrinya Cassandra yang sedang menggendong Fazwan datang mendekatinya.
"Hemm.... what happend papa...?? Sejak tadi, Sandra perhatikan dari pintu, kak Andre senyum-senyum sendiri. Apakah baru saja menang lotre.." suara Cassandra mengejutkan Andreas Jonathan yang sedang melamun.
"He.. he.. he.., ada honey dan jagoan papa Fazwan ya.. Sini papa saja yang pangku Fazwan, kasihan mommy capai menggendong Fazwan yang tambah besar." dengan hati-hati., ANdreas Jonathan mengambil putranya dari gendongan istrinya.
Cassandra tersenyum, kemudian menyerahkan Fazean untuk dipangku suaminya. Tampak kebahagiaan di wajah putra keduanya itu, ketika dagu papanya menggelitik di pipinya yang gembul. Beberapa saat kemudian...
"Honey... nanti siang akan ada orang butik yang datang ke Pant House untuk melakukan fitting baju untuk semua keluarga kita. Nanti malam adalah inti dari acara family gathering keluarga besar PT. Indotrex. Tbk. Kita harus tampil beda dan elegan, agar orang tidak meremehkan keluarga kita.." Andreas Jonathan masih merahasiakan rencana pernikahan Herlambang dan Miss Cathy dari istrinya.
"Tapi kak... Sandra masih ada gaun yang belum digunakan, dan warnanya couple dengan jas yang kak Andre miliki. Kita bisa menggunakannya untuk nanti malam, tidak perlu kita fitting baju baru kak..." Cassaandra menolak dengan halus tawaran suaminya.
"Konsep nanti malam berbeda honey.. AKu berencana untuk mengenakan batik saja, kita ber empat akan mengenakan batik dengan motif dan warna yang sama. Untuk mama Dhini dan Armand, juga akan mengenakan seragam batik untuk mereka berdua. Kali ini, menurutlah padaku honey..." Andreas Jonathan berusaha meyakinkan istrinya.
"Okay kak, Sandra ikut saja apa yang dimaui kak Andre..." akhirnya Cassandra menyetujui apa yang direncanakan oleh suaminya.
Andreas Jonathan tersenyum, kemudian laki-laki itu tampak sedang mengirimkan chat pada seseorang dengan Fazwan dalam pangkuannya. Untung saja anak itu, jika sedang bersama dengan papanya, tidak banyak membuat ulah, patuh dan taat dalam pangkuan papanya. Cassandra mengambil potongan puding yang ada di meja kecil, di samping suaminya duduk.
************
Malam Harinya
"Baik... karena semua keluarga besar dari PT. Indotrex. Tbk sudah hadir dan memasuki serta menempati tempat duduk masing-masing, acara segera kita mulai. Namun sebelum penutupan kita gelar, malam ini akan ada sesuatu yang akan kita gelar. Bukti jika PT. Indotrex. Tbk memang benar-benar memperhatikan semua SDM nya. Acara apakah itu, akan kita tunggu sebentar lagi..." MC sebagai host mulai membuka acara.
"Tapi kita lihat semua yang sudah hadir disini, sudah tidak sabar untuk melihat dan mengetahui acara itu bestie... acara apakah itu..?" co host ikut berbicara menimpali perkataan hostnya.
"He.. sabar dulu guys... kita tunggu dulu nakhoda kapal PT. Indotrex. Tbk, tuan muda Andreas Jonathan bersama dengan istrinya nona muda Cassandra. Setelah beliau berdua hadir, dengan didampingi dua sultan kecil, barulah kita berani mengumumkan acara ini..." host kembali menyahuti perkataan dari co host.
Para hadirin yang sudah berada di kursi mereka masing-masing saling berpandangan, dan mereka kepo dengan apa sebenarnya yang sudah direncanakan oleh perusahaan.
"Wow... ternyata yang kita tunggu-tunggu malam ini, ternyata sduah hadir... Tuan muda ANdreas Jonathan, nona muda Cassandra dan tuan kecil Altezza dan tuan kecil Fazwan sudah hadir dan siap untuk memasuki ball room. Kita sambut pemimpin kita..." begitu host selesai berbicara, tepuk tangan bergemuruh mengiringi pintu ball room dibuka oleh pengawal keluarga itu.
Semua yang hadir di ball room merasa terpukau, karena keluarga itu semua masuk dengan mengenakan seragam batik. Terlihat kecantikan nona muda mereka, Cassandra sangat pas dan terlihat sangat natural, dan sangat cantik sekali malam ini. Dua putra kecil pasangan suami istri itu, juga terlihat sangat gagah dengan balutan batik di tubuh mereka. Di belakang mereka, mama Dhini, Armand, dan juga tuan Alexander yang menggandeng istrinya nona muda Stevie yang sedang dalam keadaan hamil.
"Silakan duduk dulu tuan muda beserta nona muda, dan semua keluarga. Demikian juga untuk tuan Alexander dan nona Stevie.." semua mata memandang takjub dengan penampilan keluarga itu.
"Honey... duduklah, " sambil menggendong si kecil Fazwan, Tuan muda ANdreas Jonathan menarikkan kursi untuk tempat duduk istrinya.
"Terima kasih kak.." bisik Cassandra pada suaminya, dan perempuan muda itu segera menduduki kursi yang sudah disiapkan untuknya.
Pengawal dengan sigap mengambilkan kursi tinggi untuk tempat duduk Fazwan, dan Andreas jonathan segera mendudukkan putranya di kursi tersebut. Para wartawan yang hadir, dan juga dari sie dokumentasi tanpa henti mengambil gambar, dan video keluarga itu.
"Altezz... duduk yang tenang ya sayang. Main iPad saja, cari kartun untuk mengusir jenuh." merasa khawatir jika putra pertamanya jenuh selama berada dalam ruangan, Cassandra memberikan iPad pada putranya itu. Tanpa ragu, ALtezz segera mengambil iPad tersebut dari tangan mommy nya kemudian segera menyalakannnya.
Tidak lama kemudian, dua orang penghulu yang datang dari Jembrana turut memasuki ball room, dan langsung ditempatkan oleh host di depan. melihat hal itu, seluruh yang hadir di ruangan itu semakin bertanya-tanya, kejutan apa yang akan dilakukan oleh perusahaan.
***********