
Beberapa saat terjadi adu argumentasi antara Cassandra dengan Edward, dan karena ancaman perempuan muda itu untuk mengembalikan mainan itu, tanpa memperhatikan perasaan putranya, akhirnya Edward mengalah. Tanpa memberi tahu Edwars, Cassandra melakukan transfer senilai $ 10.000 sebagai ganti atas mainan tersebut. Angka itu sebenarnya masih jauh dari angka harga pesawat itu sebenarnya. Tetapi Edward hanya terlihat pasrah, ketika melihat angka pada mobile banking yang menunjukkan nilai uang yang dikirimkan oleh perempuan muda itu.
"Nona Cassandra.. aku tidak akan mengambil untung sepeserpun dari uang yang anda kirimkan untuk ganti mainan itu. Aku akan mengirimkan semua uang yang anda kirimkan, pada yayasan anak terlantar, untuk membantu pendidikan mereka. Tunggulah sebentar lagi..." tidak lama kemudian, terlihat Edward mengambil ponsel. Beberapa saat, anak muda itu membuka aplikasi mobile banking, kemudian..
"Tring.." terdengar ada bunyi pesan masuk di ponsel Cassandra,
Perempuan muda itu segera mengambil ponsel, dan ketika membuka chat, sangat membuat perempuan itu terkejut. Atas namanya dan Altezza, ada ucapan selamat dan terima kasih dari yayasan anak kurang mampu. Uang sebanyak $ 10.000 tidak ada yang dipotong, dikirimkan ke yayasan tersebut atas namanya dan juga putranya ALtezza.
"Edward.. kamu tidak gila bukan.., kenapa uang sebanyak itu kamu kirimkan semua ke yayasan itu. Uang itu tidak sedikit Edward, apakah kamu tidak berpikir sebelum kamu melakukannya." suara Cassandra terdengar memberikan teguran pada anak muda itu.
"Bukankah tadi aku sudah katakan nona muda, jika uang yang nona muda kirimkan itu bukan hakku. Tidak ada utang piutang antara kita nona muda.., ijinkan aku tetap menyayangi ALtezza. Dengannya aku menemukan seorang adik, atau jika aku terlalu tua untuk memiliki seorang adik, siapapun bisa mengatakan aku menemukan seorang anak. Ijinkan aku tetap tinggal di mansion ini nona muda, aku tidak akan melupakan jasa besar keluarga ini pada saya." Edward tetap tidak menanggapi apa yang dikatakan oleh perempuan muda itu.
"Baiklah.. kembalilah ke tempatmu Edward.. Aku masih akan berada di dalam ruang kerja ini sendiri, demikian juga kalian berdua pengawal. Pergilah, dan lanjutkan tugas-tugasmu.." akhirnya beberapa saat kemudian, Cassandra meminta tiga laki-laki itu untuk keluar meninggalkan ruang kerjanya.
"Baik nona muda.." akhirnya ketiga laki-laki itu berjalan meninggalkan ruang kerja.
Cassandra hanya menghela nafas, melihat keteguhan anak muda itu. Meskipun ada rasa penasaran dalam hatinya, untuk mengetahui latar belakang Edward, tetapi perempuan muda menepis rasa penasarannya itu.
"Biarkan itu tetap menjadi privacy dan rahasia dari Edward. Yang penting, anak muda itu tidak memiliki niat baik pada keluargaku, terutama pada putraku Altezza. Hidup dan matiku ada di dalam cinta putraku, aku harus menjaga dan memastikan keamanan ALtezza," Cassandra berbicara pada dirinya sendiri.
Perempuan muda itu kemudian berjalan menuju ke arah balkon, pemandangan indah tampak terlihat tidak jauh dari tempatnya berdiri Gunung Minch, Eiger, dan Jungfrau. Interlaken memang disebut sebagai tempat terindah untuk melihat Swiss. Selain puncak tiga gunung yang terlihat, tidak jauh dari tempat itu juga ada dua danau yaitu Brienz dan Thu. Mansion tempat tinggal yang ditempati keluarga Andreas Jonathan ini, memang berada di tempat yang sangat strategis untuk menikmati keindahan itu. Cassandra merentangkan kedua tangannya ke samping, dan menghirup nafas segar untuk masuk ke paru-parunya.
********
Andreas Jonathan menginginkan dulu untuk transit di kota ini, karena akan bertemu dengan kolega bisnis, yang ingin menjajaki kemungkinan melebarkan perusahaan ke beberapa negara di Eropa, Setelah selesai bernegosiasi dengan kolega bisnisnya, laki-laki muda itu kemudian menginap semalam di hotel yang ada di kota tersebut. Laki-laki muda itu, tidak mau bertemu dengan putra dan juga istrinya dalam keadaan lelah. Namun.. apa yang dilakukan oleh Cassandra dan Altezza selalu dalam pantauannya, karena pengawal selalu melaporkan apa yang mereka lakukan.
"Hmm... ada transferan dalam jumlah yang tidak sedikit yang dilakukan Sandra pada laki-laki bernama Edward. Barang apa yang dibeli istriku, biasanya Sandra tidak pernah mau berbelanja sendiri. tetapi dengan nilai rupiah lebih dari seratus juta, kali ini istriku hanya transfer uang untuk dikirimkan pada laki-laki bernama Edward. Bukannya tidak mengijinkan, tetapi ada transaksi apa yang dilakukan istriku..." melihat ada notifikasi dari black card yang diberikannya pada Cassandra, Andreas Jonathan bertanya-tanya.
Laki-laki muda itu segera membuka-buka gallery, berusaha membuka video dan foto-foto yang pernah dikirimkan oleh para pengawal, yang ditugaskan untuk mengawal istri dan putranya di Inter Laken. terlihat jelas wajah anak muda itu ketika sering menemani Altezz bermain, dan anak kecil itu terlihat sangat gembira dan menikmati saat bermain dengan anak muda itu. Kemudian ketika Cassandra menemani Altezza ke MM Shopping Mall, tampak anak muda itu juga mengambil alih sebagai partner bermain Altezza, yang seharusnya peran itu Andreas Jonathan yang memainkan.
"Aku tidak boleh terlalu sembrono membiarkan istriku terlalu banyak bergaul dengan anak muda itu. Meskipun aku paham dengan sifat dan karakter Sandra istriku, yang tidak akan mudah percaya dengan laki-laki. Tetapi aku tidak boleh terlalu memberikan kelonggaran bagi anak muda itu, karena dari sorot matanya ada ketertarikan yang terlihat dari tatapan matanya.." Andreas Jonathan melihat wajah Edward melalui rekaman video dan foto yang dikirimkan pengawal yang ditugaskan,
"Tapi aku juga tidak boleh gegabah, aku tidak mau membuat hati Altezz putraku kecewa. Anak kecil itu sangat akrab, dan sepertinya kehadiran Edward memiliki bagian dalam hati putraku. Sepertinya Altezz akan sangat menginginkan dalam tubuh kembangnya kehadiran seorang papa, yang bisa menemaninya. Tetapi aku sering tidak bisa menjalankan peranku." akhirnya Andreas Jonathan menyadari kekurangan yang dimilikinya.
Andreas Jonathan kembali terdiam, banyak pertimbangan yang dipikirkan oleh anak muda itu. Bagaimana menjaga perasaan istrinya Cassandra, juga menjaga hati dan perasaan putranya ALtezza menjadi sesuatu yang membuatnua berpikir dulu ketika akan melakukan tindakan. Tangan dan tatapan Andreas Jonathan kembali menelusuri setiap file yang dikirimkan oleh pengawalnya, dan akhirnya jawaban atas untuk apa tujuan Cassandra mentransfer uang dalam jumlah besar terjawab.
"Gotcha.. akhirnya aku bisa menyelidiki siapa anak itu. Melalui mainan mahal itu, bisa menjadi jalan untuk mencari tahu, apakah anak muda itu berbahaya atau tidak. Untuk apa dia bisa selalu berada di sekeliling istri dan putraku, apalagi ketika aku tidak ada di Inter laken." akhirnya ada informasi yang didapat dari pengawalnya, tentang kemana arah larinya dana lebih dari 100 juta itu.
Andreas Jonathan akhirnya merebahkan tubuhnya di king size bed, dan dengan caranya sendiri akan mencari tahu siapa Edward, untuk ketenangan keluarganya.
*********