MIRNA

MIRNA
Episode 33



Lisa sangat kesal dengan apa yang dilakukan oleh Satria.


Dengan memecatnya itu merupakan penghinaan kepada dirinya. Ia berjalan menuju pulang dengan mencengkram kuat amplop uang tersebut.


"Sialan sekali anak itu. Masa Ia dia menolakku? Aku masih muda juga dan tubuhku juga masih bohai.. Awas saja Dia.. Suatu saat Dia akan menyesal telah menolakku" guman Lisa lirih dan penuh dendam.


Sementara itu, Satria harus mencari asisten rumah tangga lainnya untuk membantunya mengurus rumah.


Sementara Mala, Ibunya sudah hampir 2 minggu tidak datang mengunjunginya. Sepertinya Bayu benar-benar ingin menghabiskan masa indah pernikahan mereka. Sebab Ibunya mengabari Via telefon jika mereka sedang keluar kota untuk berbulan madu.


"Mas.." Ucap Syafiyah dengan lirih.


"Iya, Sayang" jawab Satria, lalu mengnampiri istrinya.


"Kamu Mau apa, Sayang?" tanya Satria dengan lembut, sembari membelai ujung rambut wanitanya.


"Gadis itu kemana?" tanya Syafiyah dengan lirih.


Satria mengernyitkan keningnya. "Gadis yang mana?" tanya Satria bingung.


"Gadis yang berambut lurus sepinggang yang sering datang kemari" jawab Sayafiyah dengan meringiskan wajahnya menahan sakit.


"Mirna?" ucap Satria, mencoba menjawab pertanyaan Istrinya.


"Iya.. Dia" jawab Syafiyah lirih.


Satria terdiam dalam hening. Ia tak mengerti mengapa istrinya menanyakan hal itu.


"Ya,Dia dirumahnya, Sayang.. Memangnya kenapa?" tanya Satria penasaran.


Syafiyah menatap suaminya dengan tatapan sendu.


"Aku ingin Dia menemaniku" jawab Syafiyah lirih.


Satria semakin bingung dengan apa yang diucapkan oleh istrinya "Kan ada Mas yang menemani Kamu, Sayang.." jawab Satria mencoba menghindari apapun tentang gadis itu.


Syafiyah menatap sendu suaminya. "Tapi Fiyah mau ketemu Dia Mas.." ucap Syafiyah memohon.


Satria hanya diam membisu. Tidak mungkin Ia mewujudkan apa yang diinginkan oleh istrinya. Ia tidak ingin gadis itu dirumahnya, sebab hal itu sangat menggoyahkan imannya.


"Sudahlah.. Jangan memikirkan hal yang aneh-aneh. Mas sudah mendapatkan Asisten rumah tangga yang baru, besok sudah mulai bekerja dan Bu Ratna sudah mendapatkan penggantinya" ucap Satria.


Syafiyah menatap memohon, namu Satria berpura-pura tak melihat mata sayu itu.


" Mas ada pekerjaan, kalau butuh sesuatu yang lain, panggil saja" ucap Satria, lalu kembali ke meja kerjanya, dan kembali menatap layar laptopnya.


Namun dibalik itu semua, Satria merasa ada sesuatu dibalik ucapan Syafiyah, Istrinya. Namun Ia mencoba menepisnya.


Sementara itu, Mirna berbaring diranjangnya. Pertemuannya dengan Satria yang hanya sesaat itu sudah membuatnya begitu sangat lega dan juga merasa sangat lapang.


Mirna mengingat jika stok bahan pangannya sudah habis.


Maka Ia beranjak mengambil amplop berisi uang pemberiam Satria. Ia membawa beberapa lembar uang tersebut dan ingin berbelanja kep toko sembako yang berjarak 500 meter dari rumahnya itu.


Mirna keluar dari rumahnya. Lalu mengunci pintu rumahnya, dan berjalan menyusuri jalanan utama untuk menuju warung tersebut.


Mirna menggeraikan rambut panjangnya yang lurus hitam yang tampak indah berkilau.


Mirna berjalan dengan lenggokan yang begitu anggun, sehingga membuat para pengemudi motor terkadang bersiul kepadanya dan mencoba menggodanya.


Mirna tak pernah menghiraukan apapun yang sedang difikirkan para pengemudi motor tersebut.


Hingga pada saatnya, sebuah mobil berwana putih! memperlambat lajunya, lalu tiba-tiba pintu mobil itu terbuka dan dengan cepat seseorang bertubuh kekar menariknya kedalam mobil, lalu dengan cepat menutup pintu tersebut.


Sesaat Mirna melihat ada 5 orang pria didalam mobil dengan tampang ****** menatapnya.


Pria itu mencekalnya, dan membaringkan tubuhnya dipangkuan tiga orang pria ****** itu.


Mereka mengubah tempat duduk menjadi datar. Lalu mereka tampak begitu sangat lapar melihat Mirna yang begitu menggiurkan.


Sementara dua orang pria yang berada di jok depan dan kemudi tertawa menyaksikan perbuatan rekan-rekannya.


Mobil terus melaju menuju kearah tempat yang tidak diketahui.


Melihat Mirna tampak tak melawan sedikitpun, membuat para pria ****** itu menjadi senang.


Mereka menggilir Mirna dan bahkan beramai-ramai menggahinya.


Hingga si pengemudi mobil sudah tidak sabar akan gilirannya. Lalu mereka membawa kesebuah tempat sepi disisi jurang. Kelima pria itu berpesta pora menikmati tubuh Mirna yang tampak tak pernah merasa puas.


Hingga beberap jam lamanya, mereka merasa kelelahan dan berniat akan membuang Mirna kejurang setelah puas dengan perbuatan keji mereka.


Saat mereka ingin keluar dari mobil, sesaat pintu mobil terkunci dan tidak dapat dibuka kembali.


Kelima pria itu merasa bingung. Lalu Mirna tersenyum menyeringai. Mirna menatap kepada kelima pria itu, lalu kelimanya bagaikan kerbau yang dicocok hidungnya menuruti perintah Mirna.


Bahkan kelima pria itu menggagahi sesama mereka satu sama lainnya.


Hingga pukul 3 dini hari. Kelima pria itu ambruk dengan sendirinya dan dengan kondisi yang sangat mengenaskan.


Mirna keluar dari mobil, lalu menutup kembali pintu mobil, dan Ia mendorong badan mobil ketepi jurang, dan...


Baaaaammm...


Mobil tergelincir kedalam jurang membuat mobil itu terguling-guling hingga kedasar jurang. Lalu kelima orang tersebut ikut berguling didalam mobil itu dan saling himpit hingga menindih satu sama lain.


Ke lima pria yang masih bernyawa itu tampak tak berkutik karena mereka sudah kehabisan energi.


Lalu sosok bayangan hitam datang masuk kedalam celah kaca mobil yang pecah karena terkena oleh kayu dan bebatuan.


Kelima pria yang masih bernyawa itu mendadak mengejang-ngejang bagaikan kambing yang dipotong saat bayangan hitam itu mencabut paksa lato-lato mereka dan beserta senjata mereka yang sudah tampak mengkerut.


Sesaat mereka meregang nyawa dengan kedua mata yang terbeliak dengan tatapan rasa sakit dan juga takut yang mencekam.


Mobil itu penuh dengan genangan darah yang tampak begitu sangat mengerikan. Aroma amis yang sangat menyengat memenuhi mobil yang sudah tampak ringsek dan rusak parah.


Keesokan harinya, seorang pencari pakan ternak berlari ketakutan melihat mobil yang terguling dibawah jurang.


Penemuanya dilaporkan kepada RT setempat, lalu seketika tepia jurang itu ramai didatangi warga yang tampak penasaran dengan apa yang terjadi.


Lalu polisi datang dan melakukan evakuasi untuk mengangkat bangkai mobil naik keatas jurang.


Setelah melakukan evakuasi yang memakan waktu cukup lama. Akhirnya bangkai mobil dapat dinaikkan.


Saat pintu mobil dibuka dan ingin melihat penumpang diidalamnya, warga dihebohkan dengan penemuan jasad kelima pria tanpa busana dengan kehilangan lato-lato mereka.


Bahkan kondisi kelima jasad pria itu menyebarkan aroma amis dari darah dan juga bercampur cairan kental milik kelima pria itu.


Polisi merasa bingung dengan kasus yang sedang mereka tangani.


Tampak jika kelima pria itu melakukan hubungan sesama jenis hingga kelelahan dan akhirnya tewas karena perbuatan mereka sendiri.


Namun bagaimana mobil bisa tergelincir itu disebabkan oleh para penumpang yang memarkirkan mobil terlalu menepi ke jurang.


semua warga merasa bergidik saat menyaksikan jasad itu dimasukkan kekantong jenazah denga kondisi yang sangat mengenaskan.