
"Ken, Anter gue balik ke Jakarta"ucap Rachel memohon kepada Kenzo, karena ia sangat merindukan Jakarta. Yap Rachel dan Kenzo belum meninggal yang kecelakaan juga bukan mobil merka tapi mobil orang lain yang mirip mobil Kenzo.
Pada waktu itu Rachel sangat bersukur dan sedih karena bisa pergi dan mengilang dari hidup Revan.
"Chel, nanti kalo ketemu sama Revan gimana?"ucap Kenzo khawatir karena ia tak mau Rachel kembali di pelukan Revan. Akhir- akhir ini ia sudah lebih dekat dengan Rachel.
"Enggak kok, dia pasti udah anggep gue meninggal"ucap Rachel.
"Ayolah Ken, lo mau anak gue ileran"lanjut Rachel karena Kenzo tak kunjung menjawab dia.
"Ok...ok kita sekarang pergi ke Jakarta"putus Kenzo karena Rachel yang merengek kepadanya itu salah satu faktor ia tak bisa menolak Rachel.
"Yes..yes makasih Ken"ucap Rachel sambil memeluk Kenzo.
"Gue bakal ngelakuin apa pun untuk lo Chel"Batin Kenzo sambil mengelus rambut halus Rachel.
🍁🍁🍁
Saat perjalanan hampir sampai di rumah Rachel, Rachel lagi-lagi merengek kepada Kenzo untuk berhenti di Indomaret karena ingin membeli es Krim.
"Ayolah Ken"Rengek Rachel.
"Ini cari Indomaret chel"ucap Kenzo.
"Kok lama sih"sebal Rachel mengerucutkan bibirnya.
"Sabar ya"balas Kenzo sambil mengacak gemas Rambut Rachel.
Sesampainya di Indomaret Rachel pun segera turun dan Kenzo mengikuti Rachel dari belakang. Rachel pun memilih es krim. Setelah memilih es krim Kenzo pun langsung membayar es krim Rachel.
Tanpa mereka sadari Alex melihat Rachel yang sedang bersama Kenzo.
"Akhirnya penderitaan lo berakhir, karena obatnya sudah ada"gumam Alex sendiri.
Setelah sampai di rumah Rachel, Kenzo dan Rachel di sambut hangat oleh orang tua Rachel.
"Mama Rachel kangen"ucap Rachel saat memeluk mamanya.
"Rachel, baik kok"ucapnya.
Lalu Rachel pun memeluk papanya dan di balas pelukan hangat oleh papanya.
"Kamu pasti capek, istirahat aja di kamar kamu"ujar papa Rachep dan Rachel pun bergegas untuk ke kamarnya.
Kenzo pun menyalimi kedua orang tua Rachel.
"Terimakasih telah menjaga anak kami"ujar Papa Rachel kepada Kenzo.
"Sama-sama om"ucap Kenzo.
"Pasti kamu juga capek,istirahat saja di ruang tamu"ujar Papa Kenzo.
"Terimakasih om"ucap Kenzo lalu beranjak ke kamar tamu dengan diantar salah satu pembantu Rachel.
🍁🍁🍁
Sudah sebulan ia kehilangan Rachel, hidup Revan sudah tak berarti lagi sejak itu. Revan hanya bisa memandang Rachel dari bingkai foto di ruang kerjanya.
Dan Revan jarang sekali keluar dari ruang kerjanya ia lebih sering berada di kamarnya.p
Tok...tok....tokk
Suara ketukan pintu dan muculah Alex sahabat Revan yang selama ini sering menjumpai Revan.
"Van, Rachel masih hidup"ucap Alex seketika Revan mengangkat kepalanya menatap Alex.
"Anter gue ke Rachel"ucap Revan menghampiri Alex"Sekarang lex"lanjutnya karena Alex tak kunjung meresponnya.
"Mungkin sekarang Rachel ada di rumahnya,tapi gue gak tau rumah dia"ucap Alex jujur karena ia pun belum pernah bertatap muka langsung dengan Rachel.
Revan pun langsung bergegas untuk berngakat ke rumah Rachel tanpa mendengar triakan Alex.
"Revan kamu mau kemana?"jerit Elisa saat Revan melaluinya begitu saja.