Be Mine

Be Mine
BAB 17 I Love You



Hari ini adalah hari libur,setelah malam panjang keduanya. Rachel dan Revan masih berada tepat tidurnya. Revan masih memeluk tubuh polos Rachel sementara Rachel dengan nyaman tidur di dada bidang suaminya.


Rachel membuka matanya perlahan hal pertama yang ia lihat adalah wajah tampan suaminya yang masih menutup matanya dan memeluknya erat.


"Apa aku tampan?"suara dari mulut Revan membuat Rachel keget. Mata Revan pun membuka lebar dan menatap kedua mata indah istrinya yang saat ini menatapnya.


"Mungkin"jawab Rachel sambil tertawa mengejek.


Cup


"Morning"ucap Revan setelah mencium bibir Rachel secara tiba-tiba.


"Revan"ucap Rachel sambil tersenyum menatap Revan yang saat ini menatapnya.


"Apasih sayang?"tanya Revan tak berdosa.


"Kamu tuh ya?"kesal Rachel karena Revan seperti tak mersa bersalah membuat dia jantungan karena menciumnya.


Cup


Cup


Cup


Revan mencium bibir Rachel tanpa henti membuat Rachel diam dan tentu saja ia tak menolaknya.


"Apa kamu kesal aku cium?"ujar Revan sedikit marah karena Rachel tidak suka di ciumnya.


Cup


"Enggak"ucap Rachel setelah mencium pipi Revan. Revan hanya tersenyum menerima ciuman itu.


"Trus?"


"Kamu buat jantung aku berdegup kencang"ujar Rachel menatap dalam suaminya yang kini menatapnya juga.


"Dan membuat aku kesal"lanjutnya.


"Iyu berarti kamu cinta aku"ucap Revan menarik hidung Rachel gemas.


"Kak Revan"kesal Rachel.


"Kamu tidak mandi?"tanya Revan"Apa perlu aku mandiin?"tawarnya.


"Enggak perlu Rachel bisa mandi sendiri"ucap Rachel langsung. Namun Rachel tak segera beranjak dari tempat tidurnya membuat Revan bingung.


"Kenapa?"tanya Revan.


"Rachel malu"ujar Rachel,yap Rachel malu karena ia masih telanjang. Revan pun tertawa mendengar perkataan Rachel yang menurutnya sangat aneh.


"Aku sudah liat semuanya,kenapa malu?apa perlu aku mengulangi lagi?"ucapnya semakin mendekat kearah Rachel dan Rachel hanya bisa diam dan menatap aksi suaminya itu.


Tanpa ba bi bu Revan mengangkat Rachel ke kamar mandi. Rachel sama sekali tak merontak Revan malah ia menggulungkan tangannya di leher Revan.


"Apa kamu ingin aku mengulangnya disini"tanya Revan menguda dan dibalas anggukan polos Rachel.


Cup


Revan mencium Rachel dan akhirnya pun mereka melakukannya di kamar mandi.


🌹🌹🌹


Rachel saat ini sudah tidur di pangkuan Revan yang sibuk dengan pekerjaan kantor nya.


"Apa tugas kantor sangat banyak?"tanya Rachel sambl memainkan lengan Revan yang sedang sibuk mengetik.


"Apa kamu merindukanku?"tanya Revan balik dan mendapat angukan manis dari Rachel.


Revan pun menutup leptopnya dan menatap Rachel dalam.


"Kenapa di tutup?"tanya Rachel saat Revan menutup leptopnya dan menatapnya.


"Kamu lebih penting"ujar Revan membuat Rachel tersenyum malu.


"Sepenting itukah aku di hidupmu?"tanya Rachel.


"Gak ada yang lebih penting dari kamu"balas Revan"kamu hidup aku Rachel"lanjutnya.


"I Love you"ucap lembut Rachel.


Tiga kata yang sangat di tunggu-tunggu Revan dari mulut Rachel.


"Ulangi kembali?"ucap Revan ingin mendengar kembali.


"Apa tidak jelas?"tanya Rachel dan diangguki Revan.


"I love you Revan"ucap Rachel membuat Revan tesenyum.


"I love you too sanyang"balas Revan.


Cup


Revan mencium bibir Rachel lembut, sementara Rachel pun membalasnya. Sungguh Revan sangat senang akhirnya cintanya tak berepuk sebelah tangan.


"Aku mencintaimu selalu,Rachel"batin Revan saat ciuman panjang mereka.