Be Mine

Be Mine
BAB 28 Rachel meninggal?



Sudah semingu, Revan terus mencari Rachel. Revan terus memerintahkan semua pengawalnya untuk mencari Rachel.


Revan menatap wajah Rachel yang tersenyum manis dalam bingkai. Inilah rutinitas Revan yaitu menatap wajah manis istrinya dalam bingkai foto.


"Kamu kemana sayang?"gumamnya sambil menatap bingkai foto Rachel.


Namun tak lama Elisa datang dan membawa makanan untuk Revan dari kemarin Elisa membawa makanan untuk Revan tapi Revan slalu menolaknya.


"Cukup El,lo harus pergi sekarang"ucap Revan dingin.


"Lo harus sadar Rachel sudah meninggal dalam kecelakaan mobil itu Revan"ucap Elisa kepada Revan dan mendapat tatapan tajam dari Revan.


"Enggak itu bukan Rachel"pungkas Revan.


"Keluarga Rachel sudah menerima itu Rachel kenapa lo belum sadar juga sih"ucap Elisa yang juga ikut kesal.


"Cukup El, Rachel masih hidup"ujar Revan yang mulai membanting semua benda di sekitarnya. Kalian pasti tau Revan memiliki temperamen yang sangat tinggi.


Pyar


Brak


"Cukup Van, Rachel sudah meninggal dan lo harus trima itu"ucap Elisa sambil memeluk Revan untuk menenangkannya.


"El tingalin gue sendiri"triak Revan keras membuat Elisa ketakutan dan keluar dari ruangannkerja Revan yang sangat berantakan.


Revan membawa foto Rachel dalam pelukannya. Ia sangat yakin kalau Rachel dan anaknya masih hidup meskipun semua orang bilang kalau Rachel meninngal dalam peristiwa itu.


Flashback on


Revan duduk di meja besarnya dan menatap bingkai Rachel.


Tokk...tokk...tokk


"Masuk"ucapnya menatap pintu itu dan munculah salah satu Angga.


"Rachel sudah ketemu?"tanya Revan ketika Angga memasuki ruangannya


"Tuan ada mobil yang masuk jurang---"ucap Angga terpotong.


"Saya gak perduli dengan mobil itu,dimana Rachel sekrang"ucap Revan sedikit emosi.


"Nyonya kecelakaan"ucap Angga.


Hati Revan tersa tertusuk tusuk ribuan duri, Rachelnya kecelakaan.


"Dimana Rachel?"tanya Revan yang mulai tak tenang.


"Nyonya tidak selamat dalam kecalakaan tersebut"ucap Angga membuat seluruh hidup Revan hancur seketika, hidupnya sudah tidak ada.


"Enggak,pasti itu bukan Rachel" Revan menyangkal semuannya.


Flashback off


🍁🍁🍁


Elisa berpapasan dengan Alex, sudah semingu ini Alex berada di rumah Revan karena ia sangat khawatir dengan keadaan Revan yang sekarang.


"Lo yang buat Rachel meninggal?"ucap Alex penuh amarah.


"Apa maksud lo?"ucap Elisa yang tak mengerti maksud Alex.


"Jangan pura-pura bodoh El!Gue tau lo yang nyuruh orang untuk nabrak mobil Rachel"ucap Alex yang tak bisa ia erem, biarakan Revan tau.


"Emang kenapa?"ucap Elisa yang mulai terpancing.


"Lo jahat banget"ucap Alex.


"Gue cinta sama Revan dan Revan harus jadi milik gue lex, Apa salah gue memper juanglan cinta gue?"ucap Elisa.


"Salah lo salah ngelakuin itu"ucapnya langsung meninggalan Elisa.


Sementara Elisa berdiri takut, ia takut Revan akan tau akibat Rachel meninggal adalah dirinya.


🍁🍁🍁


di hari libur ini Bunga sekarang bersama Alvin bersiap siap akan pergi ke Bandung. Bunga akan bertemu sahabatnya itu.


"Vin kamu udah siap?"tanya Bunga kepada Alvin. Mereka sudah jadian sejak sebulan yang lalu tepatnya Alvin menyatakan cintanya kepada Bunga dan Bunga menerima Alvin.


""Udah gak sabar ya?"tanya Alvin.


"Iyalah, beberapa hari ini aku khawatir banget sama dia"ucap Bunga.


"Ya udah kita berangkat"Ucap Alvin langsung menggandeng tangan Bunga.Mereka pun berangkat.