Be Mine

Be Mine
BAB 11 Apa Aku Setua itu Untukmu?



Saat ini Rachel sudah rapi dengan seragam SMA-nya dan begitu pula dengan Revan yang sudah rapi dengan jas hitam yang melekat rapi. Revan memperhatikan tampilan seragam Rachel. Revan pun merapikan dasi Rachel yang sedikit miring.


"Seharusnya aku yang merapikan dasi kamu,bukan kamu yang ngerapiin dasi aku"ujar Rachel. Sementara Revan tersenyum sambil merapikan dasi Rachel.


"Rok kamu gak ada yang lebih panjang sedikit"ucap Revan membuat Rachel menaikan sati alisnya,karena roknya ini sudah standrat di sekolahnya.


"Enggak, ini sudah standrat sekolah"ujar Rachel.


"Nanti aku akan pesankan rok yang sedikit panjang dari ini"ujar Revan"yuk,berangkat"lanjutnya.


Rachel hanya bisa mengangguk patuh dan tak melawan Revan. Keduanya pun berangkat dengan Revan yang mengantar Rachel terlebih dahulu setelahnya ia akan berangkat ke Kantor.


Sesampainya di sekolah Rachel,Rachel pun keluar dari mobil. Revan pun turun,membuat keduanya sekarang menjadi pusat para siswa siswi.


*"Astaga tampan sekali"


"Apa itu omnya?"


"Rachel cantik banget"*


Ujar para siswa siswi saat melihat keduanya,ucapan yang paling tak di sukai Revan adalah ia di kira om nya Rachel. Apa dia setua itu untuk Rachel?


"Apa aku setua itu untukmu?"tanya Revan kepada Rachel.


"Tidak,kamu sangat tampan"ucap Rachel membuat Revan tersenyum, ternyata Rachel tak malu mempunyai suami setua dirinya.


"Apa perlu di antar ke kelas?"tawar Revan.


"Tidak, kamu berangkat sekarang aja takut telat kamunya"ujar Rachel menolak tawaran suaminya dengan halus supaya tak menyakitkan perasaannya.


"Apa kamu malu punya suami tua seperti ku?"tanya Revan membuat Rachel mengerutkan dahinya.


"Enggak"jawab Rachel.


"Trus?"tanyanya sekali lagi.


"Apa kamu tidak terburu-buru?"bukan menjawab Rachel malah bertanya.


"Tidak"jawab singkat Revan.


"Antarkan aku sampai kelas, gak telatkan nanti?"ucap Rachel membuat Revan tersenyum mendengarnya.


Banyak pasang mata yang memperhatikan keduanya.


*"Ya ampun om-nya Rachel ganteng banget"


"Rachel cantiknya subhanallah"


"Dasar cabe ke sekolah bawa om om"*


gumam para siswa siswi yang melihat keduanya berjalan bersama. Namun, ucapan terakhir membuat Revan marah.


"Udalah kak biarin"ucap Rachel menenangkan Revan yang terlihat marah.


"Tapi dia udah ngatain kamu"ucap Revan.


"Biarin"ucap Rachel tak memperdulikan.


Sesampainya di depan kelas Rachel,Revan mencium kening Rachel.


"Belajar uang rajin,jangan genit sama cowok"ucap Revan sambil mengacak rambut panjan Rachel.


"Iya..iya"ucapnya sedikit kesal karena Revan mengacak rambutnya membut Revan terkekeh melihatnya.


"Aku berangkat ya"ucap Revan.


"Ya udah hati-hati"ujar Rachel sambil menciun tangan Revan.


Revan pun meninggalkan Rachel untuk berangkat ke kantornya.


Rachel melihat Revan yang menjauh pun bergegas masuk ke kelas dan duduk di samping Bunga.


"Tadi lo berangkat sama kak Revan?"tanya Bunga karena tadi melihat Rachel bersama Revan.


"Bung,sini deh gue bisikin tp lo jangan njerit"ucap Rachel sambil melambaikan tangannya agar Bunga bisa lebih dekat dengannya.


"Gue sama kak Revan udah nikah"bisik Rachel di telinga Bunga.


"WHAT JADI LO--"triak Bunga