Playboy Insaf

Playboy Insaf
Kedatangan Kake



Apartemen Rendy


Rendy sedang Bermain Game Online di ruang tengah,Permainan nya harus terhenti,karna Kedua Asisten nya datang membawa Kabar.


"Gimana?," tanya Rendi kepada dua Asisten nya yang baru datang,


Kedua Asisten Rendy terlihat kebingungan dan saling pandang,Mereka Berdua tidak mengerti maksud dari pertanyaan Bos nya.


"APA YANG KALIAN DAPAT DARI MEMBUNTUTI SINDI!," teriak Rendy,karna sudah sembilan Tahun bersama,Mereka Berdua masih saja bodoh.


"A-a-itu Bos ahm baik baik saja," Rafa terlihat panik,


"Nona Sindi baik baik saja Bos,Kami tak pernah melihat nya berkencan dengan seorang Pria,bahkan telvonan juga tidak." Romi menjawab tenang. Mendengar jawaban Romi,Rendy menaikan satu alis nya tanda belum percaya.


"Ini Bos,,,Kami memvidiokan Nona Sindi setiap satu jam sekali." Romi memberikan memori yang isi nya tentang keseharian Sindi setiap hari.


"Bagus,Kalian boleh keluar." Rendy mengusir mereka namun mereka masih diam.


"Ada apa?," tanya Rendi kepada kedua nya,


"Besok pagi,Tuan Sepuh akan kesini bos." Rafa memberi tau,


"APA?,kenapa Kalian tidak memberi tau dari tadi?," Rendi terlihat kesal.


Rendy segera mengambil jaket mahal nya,dan pergi ke rumah kedua Orang tua nya. Rendy merasa risih,karena kedua Asisten nya malah mengikuti.


"PERGI! TUGAS KALIAN SUDAH SELESAI." teriak Rendy kepada Asisten nya.


"Dasar Wong Edan," mereka berdua merutuki Bos nya.


"Untung saja Rafa memberi tau,coba kalau tidak?,huh,,,Telinga ku ini akan panas tiga hari tiga malam." gumam Rendy sambil menyetir Mobil Sport nya.


Pagi hari di Kediaman Prastya sudah terlihat rapih,meja makan Mereka sudah terlihat lengkap dengan menu kesukaan Kake. Karna Kake akan marah jika salah satu menu kesukaan nya tidak ada di meja.


Beliau adalah Andrian Sugiono Berusia 70 Tahun. Rajin bersemedi di barengi Olah Raga serta pola makan yang sehat,membuat Kakek Sugiono masih terlihat segar bugar. Meskipun sudah Berusia 70 Tahun.


Sarmila adalah nama Istri Kakek Sugiono. Sarmila sudah meninggal 2 Tahun yang lalu karena beberapa penyakit yang menyerang nya. Dari Sarmila,Kakek Sugiono memiliki dua Orang Anak,yang pertama,Bernama Jaka Andrian,yang menemani Kamek Sugiono di Kampung Halaman berserta dua Anak dan Istri nya. Anak kedua Kakek Sugiono adalah Dona Andriani,Ibu dari Rendy Prastya.


Kake Sugiono juga Tokoh Masyarakat yang paling disegani di Kampung Halaman nya,di bekali kemampuan Supra Natural yang tinggi,tak aneh jika Beliau menjadi orang yang di segani oleh orang lain,terutama Anak Cucu nya.


"Pagi Kakek...."


Dimas dan Dona beserta ketiga Putra nya menyapa Kakek Sugiono,tak lupa mereka mencium tangan Beliau. Kakek Sugiono hanya menganggukan kepala sebagai jawaban Mereka Berlima. Kakek melotot tajam ke arah tiga Cucu nya,membuat ketiga nya gemetar ketakutan.


"Pagi bang jaka," Dona menyapa abang nya,di ikuti Dimas yang langsug memeluk abang ipar nya itu. "Apa kabar bro?," tanya Dimas kepada Jaka,


"Seperti yang kau lihat,aku baik baik saja" Jaka sambil tersenyum,dan melepaskan pelukan Dimas


"Kenapa Linda dan kedua Anak mu tidak ikut?," tanya Dimas kepada Jaka,Mereka seumuran.


"Linda sedang menggantikan tugas ku di Kampung," jawab Jaka.


Istri Jaka sedang mengawasi semua pekerjaan Jaka di Kampung,karna Jaka adalah pewaris tunggal dari Kekayaan Kakek Sugiono sebagai Bandar Beras dan Sayur.


"Sedangkah Ridwan dan Ersa,Mereka sedang sibuk dengan S2 nya,karna sebentar lagi Mereka akan Wisuda." imbuh Jaka,kedua Anak Jaka seumuran Rendy.


Plak.. Plak....


Kakek sugiono menampar wajah Refan,


"Buat apa Kamu menjadi pengusaha nomor Satu,tapi Kamu bodoh mencari Pasangan Pendamping!" ucap Kakek Sugiono berapi api. Mendengar amukan Kakek nya,Refan hanya diam,sambil menahan panas di Pipi.


Kemudian Kakek Sugiono melewati Reza,Respon Beliau baik kepada Reza. Bahkan Beliau memeluk Reza,karena Reza tidak pernah aneh aneh seperti Refan dan Rendy.


Kini Kakek menghampiri Rendy yang sudah gemetaran ketakutan,Pemuda itu malah kaget,karna tidam mendapat tamparan dari Kakek nya,Rendy malah mendapat tepukan Kasih Sayang di bahu nya.


"Beruntung sekali ******** tengik itu." batin Refan,


"Aku kira dia akan di tampar lebih keras." batin Reza.


Kake Sugino langsung melototi kepada dua Cucu Kembar nya. Beliau seakan tau kalau mereka Berdua sedang bergerutu,membuat Kedua nya kembali tertunduk takut.


"Kalau Kamu butuh bantuan untuk mendekati Gadis mu,Kakek akan bantu mu! Kake sudah tidak sabar ingin menimang Cicit." bisik kake di telinga Rendy. Setelah mengatakan itu,Kakek menuju ke meja makan,di ikuti kedua Anak nya serta menantu nya dan juga Cucu kembar nya.


"Bagai mana mau punya cicit?,Aku mencintai seorang Gadis yang aneh." Rendy terlihat kebingungan setelah mendengar bisikan Kakek nya,


"Rendy Cucu ku,ayo kemari Kita sarapan bersama." kake memanggil Rendy.


"Hah....Apa barusan?," Rendy kaget dengan panggilan Kakek nya,namun Pemuda itu segera menuju meja makan.


"Kenapa kake jadi sebaik itu kepada si ******** tengik?," tanya Refan dalam hati,


"Biasa nya juga di marahin,sekarang?,ah terserah Kakek saja." komentar Reza dalam hati.


"Kakek tidak mau Anak Mantu beserta Cucu Kakek saling iri dengki! Jika Kakek sampai tau,maka bersiaplah mendapat hukuman!" kake memperingati.


"Kakek memang hebat." ucap Reza dan Refan dalam hati.


Mereka semua Sarapan pagi dengan hening,tidak ada yang berani membuka obrolan.


"Mungkin Kakek akan diam disini selama satu Tahun lebih,karna Kakek rasa akan segera memiliki seorang Cicit." Kakek membuka obrolan setelah menghabiskan Sarapan nya.


Dimas dan Dona beserta ketiga anak nya kaget dan kebingungan. ((kok jadi gini?,bukan kah Kakek hanya ingin berkunjung seperti biasa nya?,)) gumam Dimas dan Dona.


Tapi apa boleh buat,Mereka dengan senang hati merawat Kakek. Karna bagaimana pun mereka sangat menyayangi Kakek Sugiono.


"Huh... Bagai mana ini?," Refan panik,karna pria itu mulai hari ini tidak bisa ena ena seperti biasanya.


"Terserah Kakek saja,aku pasrah karna memang Aku tidak pernah berbuat hal aneh seperti Refan dan Rendy." Reza berbangga Hati.


"Seperti nya Aku harus membeli salep pereda nyeri di wajah." gumam Rendy. Pemuda itu waspada,karna di antara ketiganya,Rendy adalah yang sering di gampleng,karna ulah nya yang sesuka Hati,terutama mempermalukan Wanita.


"Kalian bertiga akan menjadi calon Ayah. Tapi Rendy adalah kandidat terkuat di antara kalian Bertiga." Kakek Sugiono.


Kakek Andrian Sugiono



BERSAMBUNG