Playboy Insaf

Playboy Insaf
Rahasia Sindi I



23.00 di Apartemen Rendy


Rendy sedang duduk di balkon Apartemen,tadi nya setelah dari Kantor Polisi Rendy ingin menginap dan menemani Sindi di Rumah Sakit,tapi Kedua Orang Tua Sindi melarang nya. dari Kantor Polisi,Rendy membawa Tas yang Sindi bawa bersama Aldi.


Di dalam tas itu ada Ponsel Dompet,dan beberapa peralatan kecantikan yang Sindi bawa. Tas beserta isi nya semua Rendy serah kan kepada Kedua Orang Tua Sindi. Tapi ada satu hal yang Rendy sembunyi kan,yaitu Buku Diary milik Sindi. Rendy sangat penasaran dengan isi buku itu,karena di buku itu tertulis My Diary 4.


"Ternyata dia senang menulis." gumam Rendy sambil membulak balikan buku itu. Rendy menuju sofa di kamar nya,Pemuda itu tiduran di atas Sofa.


"Aku baca,atau Aku kembali kan?,ck kenapa Aku sangat penasaran dengan isi nya?," Rendy kembali bergumam sambil nyengir Kuda dan menggaruk kepala nya yang tidak gatal.


"Dari pada Aku mati pensaran,lebih baik Aku baca saja." Rendy mulai membuka dan membaca buku itu.


1. Dear Mantan dan Haters


"Terserah Kalian ingin menilai ku seperti apa?,Aku tidak peduli dengan apa yang kalian katakan! selagi semua nya masih bisa berjalan seperti semesti nya,Aku rasa bukan sebuah kesalahan jika Aku mempunyai banyak mantan Kekasih.


Aku sadar,sikap seperti ku memang salah. Tapi Aku tidak bermaksud untuk melukai Perasaan Mereka. Aku meninggal kan Mereka bukan tanpa Alasan,justru Aku memiliki alasan yang kuat. Karena sedikit pun Aku tidak menemukan keseriusan di mata Mereka. yang Aku lihat Mereka hanya ingin bermain main dengan ku. Bahkan ada yang menjadi kan Aku bahan taruhan dan pelampiasan.


Apa Aku salah meninggal kan Mereka?,dan kenapa Kalian menganggap ku Wanita murahan?,apa Kalian punya bukti menuduh ku seperti itu?,asal Kalian tahu,Aku sudah lelah seperti ini. Semua ini tidak ada guna nya. Ya Tuhan,semoga Engkau memberikan Aku seorang Pendamping Hidup yang di idam kan semua Wanita."


-


-


-


Rendy tersenyum getir membaca curhatan pertama Gadis Mungil nya. "Doa mu akan segera di kabul kan." gumam Rendy lalu membuka halaman berikut nya,


-


-


-


2. Dani Ferdian


"Akhir nya Aku menemukan Dani,dia adalah Lelaki idaman ku. Bayang kan saja,di usia nya yang baru 25 Tahun,Dani sudah menjadi Asisten kepercayaan di salah satu cabang milik Prastya Group. jarang lho Orang yang bisa masuk ke Prastya Group.


Dani juga memiliki paras yang Tampan,dan baik Hati. dia sangat Dewasa,Aku bisa melihat itu dari cara nya memperlaku kan Aku dan berbicara kepada ku,serta kepada Kedua Orang Tua ku,Dani juga orang nya sangat Romantis dan Perhatian."


-


-


-


Rendy menjeda acara Membaca nya dengan raut wajah geram. kemudain dia mengomentari tulisan itu, "Dani Ferdian adalah Penjahat kelamin yang sangaaaaattt Mesum,bahkan lebih dari Rendy." kemudian Rendy melanjut kan acara membaca,


-


-


-


"Setelah 1 bulan menjalin hubungan bersama Dani,besok Dani akan mengajak Aku jalan jalan. Alangkah senang nya Hati ku pertama kali bisa jalan Berduaan dengan nya,Aku berharap Dani akan memperlaku kan ku jauh lebih romantis dari sebelum nya.tapi....


Harapan ku salah. 😥 Dani memang memanja kan Aku dari siang,sampai sore. Tapi malam hari nya dia menjebak Aku. Malam itu,Aku sampai harus berbohong kepada Kedua Orang Tua ku,Aku bilang ingin menginap di rumah Sari. karena nanti pukul 23.00 Dani ingin mengajak Aku ke acara Ulang Tahun Teman nya sekaligus memperkenal kan Aku.


Aku tidak merasa curiga,karena di fikiran ku mana mungkin Dani berbohong kepada ku. tapi Aku merasa heran,kenapa Dani membawa ku ke Club Malam?,Aku mengikuti nya masuk ke dalam,betapa kaget nya Aku melihat Orang Orang yang ada di sana. Aku sadar apa maksud Dani. lalu Aku berlari keluar dan menjauh dari tempat itu dan aku....


Bertemu dengan Orang yang sangat Spesial. Dia adalah Idola ku,Artis Nomor 1 di Negri ini,sekaligus Orang yang paling Aku benci. Rendy Prastya,Tampan dan Mempesona,secara fisik dan Popularitas,Rendy adalah idaman semua Wanita. Tapi tidak untuk ku.


Malam itu Aku sangat bahagia bisa bertemu secara langsung dengan Rendy. bahkan Aku memberi kan pelukan pertama ku untuk nya,dan berhayal agar dia menjadi Suami ku. Ya Tuhan.... kenapa Aku sangat sebahagia ini bisa memeluk nya?,bahkan dia mengaku sebagai Kekasih ku. 🤗 meskipun Aku harus merasa kan kekecewaan terlebih dahulu,😔 dan harga diri ku jatuh karna berani memeluk nya tanpa izin 😔 🤔😏 bodo amat! yang penting Aku selamat 🤭 dan Aku bahagia bisa bertemu dan memeluk Rendy secara langsung 🤗 aaa... Ya Tuhan Andai kan kelak Suami Aku seperti nya... 🤗


-


-


-


Membaca bagian itu,Rendy menganggukan Kepala nya dengan bangga,lalu dia tersenyum bahagia. "hehehe,ternyata Pelukan pertama nya adalah untuk ku." Rendy melanjut kan kembali acara membaca,


-


-


-


-


-


-


Wajah Rendy menjadi geram membaca tulisan itu,"Aku tidak seperti yang Kau fikir kan Gadis Mungil." kemudian Rendy kembali melanjut kan acara membaca,


-


-


-


"Tapi.... sudah 7 hari ini Aku selalu memikir kan Kejadian itu,bahkan selama 7 hari itu Aku selalu bermimpi Menikah dengan nya. aaa... 😡😡 Aku tidak mau bersama Gunung Es itu! Bisa bisa hari hari ku semakin suram karena setiap Hari dia hanya akan mendiami ku! dan parah nya dia Tidak segan mempermalukan Aku seperti para Mantan Kekasih nya terdahulu! Ya Tuhan... semoga Engkau tidak menjodoh kan Aku bersama Gunung Es yang sangat menyebal ka itu. Amin...."


-


-


-


"$%@#&@%##&@" Rendy bergerutu tidak karuan membaca bagian ahir dari tulisan itu. "Pintar Pintar Bodoh." protes Rendy kemudian kembali membuka halaman berikut nya,


-


-


-


3. Bertemu Lagi


"Hari itu Aku sangat sial karena kembali di ganggu oleh Aldo. Aku sangat tidak menyukai nya! Aldo adalah Playboy Kampus yang sangat Arogan. Dia sering memaksa ku untuk berkencan dengan nya. Sudah puluhan kali Aku tolak,dia tetap tidak kapok dan malah semakin gencar memaksa ku.


Saat itu dia menghampiri ku yang sedang makan di kantin,Aku sangat lapar saat itu,karena sedari pagi Aku belum makan. namun nafsu makan ku jadi hancur! ketika melihat wajah Aldo yang menyebal kan itu,apa lagi dia menggoda ku sangat genit,ihk.... Aku langsung berlari menjauh dari nya,saking kencang nya Aku berlari,Aku sampai ceroboh,dan menabrak Orang yang berada di depan ku.


-


-


-


Brukk....


Rendy menjatuh kan buku Diary Sindi,dia sudah tidak sanggup lagi melanjut kan membaca,mata nya sudah sangat ngantuk,Rendy tertidur lumayan nyenyak malam itu.


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


BERSAMBUNG