
Pagi ini Sindi seperti biasa nya,setelah mandi dan sarapan,Sindi berangkat Kuliah,namun untuk hari ini dia tidak bersama Bimo. Sindi memakai mobil nya sendiri,tanpa Sindi ketahui,dia di ikuti dua BodyGuard suruhan Rendy yang terus mengawasi nya dari jauh. Di tengah tengah Perjalanan,tiba tiba Sari menelpon nya.
"Hallo Sar ada apa?," jawab Sindi sambil mengendarai mobil.
"Sin ntar malem kita nonton bareng ya?," Perkataan sari membuat sindi bingung.
"Nonton apaan?," jawab Sindi bingung,
"Emang nya Kamu gk tau,kalo hari ini my Rendy bakalan ngadain Konfersi Fans?," Suara Sari terdengar heboh,
"Benarkah?," Sindi tak percaya,
"Iya Sindi,,gimana Kita mau Nobar gak?," tawarqn Sari membuat Sindi berfikir sejenak.
"Yaudah terserah Kamu," jawab Sindi,
"Kalau begitu entar Kita Nobar di mana?,"
"Emang acara nya jam berapa?," Sindi balik bertanya,
"Ya ampun Sindi... Kamu sampe jadi cuek sih sama my Rendy?,biasa nya juga paling sewot," perkataan Sari membuat Sindi mengherenyit kan dahi,
"Yaelah kapan Gw sewot?,yang ada Elo tuh yang sewot." jawab Sindi tak terima.
"Acara nya mulai jam 19.30" jawab Sari,
"Kita nonton di rumah Aku aja." saran Sindi,
"Yaudah kalo gitu... by..." Sari menutup telpon.
-
-
-
19.00 di kediaman alfi
Sindi dan Sari sudah duduk bersama di ruang tamu,Mereka Berdua masih mengobrol dengan cemilan masing masing,sambil menunggu acara Konfersi Fans Artis nomer 1.
"Memang nya ngebahas masalah apa?," tanya Sindi memasang muka kepo,
"Yang Aku denger,my Rendy mau mengklarifikasi kebenaran berita yang enam minggu ini Buming," jawab Sari antusias,
"Aku kira apaan." jawab Sindi tak tertarik.
"Aku juga denger,kalau my Rendy mau ngasih bocoran dia sedang deket sama siapa," ujar Sari dengan wajah berbunga ngunga.
"Biasa aja kali," Sindi menoyor muka Sari,
"Yeee... Sirik amat si El,o" Sari tidak terima,
"Sirik apaan sih?,Gw sebel ngeliat muka Elo," Sindi memberi alasan,
"Sindi,lihat itu acara nya sudah di mulai."
Sari menunjuk ke arah Tv yang kini sudah menampil kan wajah Tampan Rendy. Sindi yang melihat wajah Idola nya berada di layar Tv, wajah nya langsung berubah serius,seakan ingin melihat kejadian aneh yang akan segera terjadi. Sindi dan Sari kini sudah fokus melihat Tv.
*
*
*
*
*
*
Di Gedung Mewah Milik salah satu Stasiun Tv ternama,Rendy terlihat Mempesona dengan setelan mahal nya. Pemuda itu duduk di temani sorang pembawa acara Wanita berusia 45 tahun.
Setelah berbasa basi dan menanya kan hal hal kecil tentang Rendy,pembawa acara tersebut mulai ke pembahasan utama,yaitu kebenaran tentang berita yang di berikan Anggle,serta sosok wanita incaran Rendy.
"Apakah Berita yang selama ini sedang ramai di Perbincang kan,bahwa sorang Rendy Prastya akan Menikahi Putri dari Tuan Handoko yang bernama Angglina Larasati itu Benar?," Host memasang muka kepo,
Mendengar Pertanyaan itu,Rendy hanya tersenyum getir. Pemuda itu diam sejenak untuk berfikir.
"Sebenar nya,Berita yang di berikan Anggle adalah vlVidio lama." Rendy menjeda,
"Vidio itu di buat saat Keluarga Kami mengada kan acara makan malam bersama. ya... hanya makan malam tidak lebih." imbuh Rendy.
"Tetapi di dalam Vidil itu terdengar bahwa Tuan Dimas akan menjodoh kan kalian," Host bertanya dengan raut wajah heran. Rendy tersenyum kecut mendengar perkataan Host.
"Itu kan cuma rencana yang tidak pasti. Lagi pula,Aku sama Anggle tidak ada hubungan apa apa. Kami hanya sebatas kenalan biasa,tidak lebih." jawab Rendy panjang lebar,wajah nya benar benar terlihat tenang.
"Kalau boleh tau,apakah sekarang anda sudah mempunyai Kekasih?,atau anda masih nyaman sendiri?," Pertanyaan Host,membuat Rendy tersenyum. Pemuda itu kembali mengingat Gadis Mungil nya.
"Ada..." jawab Rendy sambil menganggukan kepala dan tersenyum indah nya. Membuat siapa pun akan Terpesona melihat senyuman nya.
"Siapa kah Wanita beruntung tersebut?,"
"Masih Rahasia. Aku butuh Perjuangan untuk mendapat kan Cinta nya." jawab Rendy dengan Pandangan menerawang.
"Apakah anda akan memberi bocoran tentang Gadis itu?," Pertanyaan host membuat Rendy sedikit tersipu.
"Aku tidak akan memberikan Bocoran,tapi Aku akan memberikan Undangan" jawab Rendy dengan senyuman lebar,membuat Host sedikit merona melihat senyuman Rendy.
"Pantes saja jika para Wanita mengerubuni Tuan Rendy. Di samping Tampan dan Atletis,ternyata Tuan Rendy sangat manis dan menggemas kan" batin Host.
Host tidak sadar bahwa dia sedang melamun di depan kamera. Sampai Rendy harus menghibas kan Tangan nya di depan muka si Host agar Wanita itu tersadar.
"Ma-ma-maaf Tuan..." si Host terlihat sangat malu dengan prilaku nya. Rendy hanya menggeleng kan kepala melihat prilaku si Host. Mereka kembali melanjut kan perbincangan yang lain sampai acara selesai.
*
*
*
*
*
Di rumah Alfi
Melihat Rendy tidak seperti biasa nya,Sari menjadi heboh tak karuan. Gadis itu meng heboh kan perkara yang belum pasti. Sedangkan Sindi hanya melongo melihat Idola nya sudah tidak seperti Gunung Es.
"Kira kira siapa yah yang jadi incaran my Rendy?," tanya Sari sambil menghayal,
"Mana Gw tau..." Sindi tidak tertarik,
"Gw harap my Rendy sedang ngincerin Gw," Sari menghayal semakin parah,
"Yeee... ngimpi," Sindi menoyor kening sari,
"Apaan sih Elo sirik amat?," jawab Sari dengan wajah cemberut,
"Tadi Kamu lihat gk perubahan Rendy?," Sindi bertanya dengan muka serius membuat Sari kembali mengingat acara yang baru saja dia lihat.
"Senyuman nya uunncchh... Sindi senyuman nya manis amat." Sari merem melek menghayal kan Rendy
"Kesambet setan apa ya Rendy sampai berubah derastis kaya gitu?," tanya Sindi sambil mengetuk kepala nya. Membuat Sari menghenti kan hayalan nya dan ikut berfikir.
"Elo tau kan biasa nya dia itu kaya Gunung Es yang beku nya minta ampun!" ujar Sindi penuh penekanan pada kalimat "Gunung Es",
"Barusan,kenapa dia masih bisa bersikap normal sama Anggle?,padahal Gosip yang Anggle berikan sangat keterlaluan!" Sari menajadi mengingat Gosip yang di sebar kan Anggle melalui IG nya.
"Gw sungguh aneh,itu Gunung Es kok bisa tebar senyuman dan menjabat beberapa Fans" Sindi dan Sari sama sama berfikir.
"Dia juga ngasih tanda Tangan nya yang gak penting." imbuh Sindi,
"Huss... Elo jangan ngaco. justru Gw malah mau dapetin ribuan tanda Tangan my Rendy di baju Gw" Sari kembali menghayal.
"Dasar Lebay" gerutu Sindi dalam hati.
Mereka Berdua kembali melanjut kan obrolan yang tidak penting di dalam kamar Sindi,Mereka membahas hal yang sama sekali tidak bermanfaat,sampai Mereka kelelahan dan tertidur.
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
BERSAMBUNG