
Sudah 13 Hari sejak kejadian Rendy menemui Sindi di Kampus. Setiap hari Rendy semakin merindukan Sindi,di tambah tidak ada job membuat Pemuda itu semakin tersiksa. Sekarang Rendy sedang makan malam bersama Keluarga nya di Restoran Alfi.
Di sana ada Santi dan keluarga nya. Santi sudah kembali sadar sejak Rendy memukul Kening nya. Santi sudah mengingat semua masa lalu nya bersama Refan.
Flashback On
"Sakit sekali kepalaku," gumam Santi sambil mengusap kening.
Santi melihat sekeliling kamar,Gadis itu ingat bahwa Kamar tempat nya sekarang,adalah Kamar tempat nya bersama Refan melakukan ena ena.
"Sungguh pusing kepala ku," Santi menuju cermin,dia sangat kaget melihat Kening nya ada bekas pukulan.
"Kenapa dengan Kening ku?,Siapa yang tega berbuat seperti ini?,Kak Refan?,mana mungkin Kak Refan?,"
Santi kembali mengingat kejadian sebelum nya,namun dia tidak mengingat apa apa kecuali adegan ena ena bersama Refan. itu lah kejadian terahir yang dia ingat saat ini.
Ketika Santi sudah selesai mandi dan berganti pakaian,gadis itu terkejut melihat dua orang BodyGuard yang langsung membekap nya,dan membawa nya ketempat yang sudah di rencana kan Refan.
*
*
*
Santi mengerjapkan mata nya,dia bingung berada dimana sekarang.
"Kak Refan?," tanya Santi,Refan tersenyum melihat Kekasih nya sadar.
"Apa kau mengingat semua nya?," tanya Refan,
"Apa maksud Kakak?," jawab Santi bingung.
Refan menceritakan semua nya kepada Santi,gadis itu menelan saliva nya kuat karna tidak percaya bahwa dia sering bertindak bodoh.
"Apa kau sudah mengingat semua nya?," pertanyaan Refan hanya di jawab gelengan kepala oleh Santi.
"Apa yang terahir Kau ingat?,"
"Aku hanya mengingat malam Pertama Kita," Jawab Santi polos. mendengar jawaban Santi,Refan menyeringai mesum,Refan langsung menyerang Santi.
"Aku merindukan mu,"suara Refan terdengar berat.
"Maafkan Aku yang sering bertindak bodoh." jawab Santi terisak,
"Lupakan saja,Kita mulai semua nya dari sekarang," kata Refan sambil terus menggerayangi tubuh Kekasih nya.
"Terima kasih," jawab Santi membalas serangan Refan.
Mereka pun melanjutkan kembali adegan yang Pembaca semua banyangkan sendiri 😁😁😁
Sejak kejadian itu,hubungan Refan dan Santi berjalan seperti dahulu. Refan juga kembali bersikap normal kepada Rendy,Pria itu sudah tidak menyebut Adik nya dengan sebutan ********.
Flashback Of
Setelah acara pertunangan Santi dan Refan selesai,Mereka Berdua akan menikah 3 bulan lagi. Keluarga Kedua Belah Pihak kembali melanjutkan makan malam. Di barengi obrolan yang hangat dan sedikit humoran,membuat acara Pertunangan Santi dan Refan terasa sangat bahagia. Sampai acara pun selesai,dan Kedua Keluarga kembali pulang ke rumah masing masing.
"Rendy,Kamu ke kamar kakek," titah kake yang sudah berada di luar mobil dan masuk ke dalam rumah.
"Baik Kek," jawan Rendy sambil mengikuti Kakek nya.
"Bosan aku jika setiap malam hanya di suruh memijat Kakek,apalagi sampai 2 jam,kapan Kakek akan mendekat kan Aku dengan sindi?," Protes Rendy dalam Hati. Rendy terus bergerutu kesal,samlai dia sudah berada di kamar Kakek nya.
"Jangan berbicara aneh aneh kepada Kakek!" perkataan Kakek membuat Cucu nya gemetaran,
"Kakek akan memberi tahu cara nya agar Kamu bisa mendekati Gadis mungil mu," ucap Kakek sambil duduk di atas Kasur. Sedang kan Rendy duduk di Sofa.
"Apa Kau ingin mendapat kan Gadis mungil itu?," pertanyaan Kakek di jawab anggukan oleh Cucu nya.
"Hanya ada satu cara," ucap Kakek,
"Apa itu?," jawab Rendy dengan antusias.
"Jika kau tau cara nya,pasti wajah mu itu akan berubah menjadi jelek"
"Kau harus menyamar menjadi Supir sekaligus BodyGuard Gadis itu," jawaban Kakek membuat Rendy kaget seketika.
Duar....
Rendy bagai tersambar petir di malam hari.
"Apa tidak ada cara lain Kek?," Rendy meminta keringanan.
"Aku tidak suka berbicara 2x." jawab Kakek sambil memberbaring kan tubuh nya.
"Kembali lah ke kamar mu,dan Beristirahatlah,jika kamu setuju,besok akan Kakek jelaskan tugas mu,tapi jika tidak,Kau harus rela kehilangan Gadis Mungil mu.! Karena Kakek akan membunuhmu jika Kau menggunakan cara licik."
"Tapi kek...." belum sempat Rendy meneruskan kata kata nya
"PERGI....."
Kakek membentak Rendy,membuat pemuda itu keluar dari kamar Kakek nya dengan perasaan campur aduk.
"Aku mencintai mu Sindi,tapi kenapa harus menyamar cara mendekati mu?,apa mungkin ini karma untuk ku?,"
Rendy berbaring di atas kasur nya sambil menatap langit langit Kamar,Pemuda itu terlihat rapuh karna cara mendekati Gadis Mungi nya adalah cara yang sangat dia benci.
"Jika memang ini jalan satu satu nya,semoga aku bisa. Sindi tunggu aku Gadis Mungil." Rendy tertidur sambil memeluk Foto Sindi.
*
*
*
*
Dikamar Sindi
"Apa yang ingin kau ceritakan?," tanya sari,
"Kejadian ini sudah 2 minggu yang lalu,tapi aku lupa mengatakan nya pada mu," jawab Sindi,
"Apa yang ingin kau ceritakan?,Aku akan selalu menjadi pendengar yang baik?," wajah Sari terlihat Kepo.
"Dua minggu yang lalu aku mengalami kejadian yang sama saat di kampus," jawaban Sindi membuat Sari bingung.
"Bicaralah yang jelas! Aku tidak faham maksud ucapan mu!" jawab Sari sambkl menggaruk kepala yang tidak gatal.
"Aku bertemu lagi dengan Rendy Prastya." jawaban Sindi membuat Sari melongo dam membelalakan Mata nya,
" APA?," jawab Sari heboh sambil menutup Mulut nya.
"Biasa aja kali gk usah seheboh itu!" ucap Sindi dengan bibir cemberut.
Sindi kembali mencerita kan semua kejadian lengkap nya. Membuat Sari semakin heboh,
"Kalo Gw jadi Elo,udah peluk tuh my Rendy dan Gw hujani dengan ciuman," kata Sari sambil berkhayal.
"Sory aja kali,,,Gw gk serendah itu! Gw cuma ngefans sama wajah dan ekting nya. Sisa nya engga!. Rendy bukan tipe Gw," ucap Sindi panjang lebar,
"Kalo misalkan my Rendy mengejar Cinta Elo,bakalan Elo terima atau Elo tolak?," pertanyaan Sari membuat mood Sindi hancur.
"Gw tolak mentah mentah!" jawab Sindi dengan wajah serius,
"Elo yang bener aja,kalo my Rendy ngejar Cinta Gw,pasti Gw terima," Sari kembali heboh.
"Yaitu Elo,Gw mah kagak." jawab Sindi acuh,
"Mudah mudahan my Rendy ngejar ngejar Cinta Gw,aaa...." Sari kembali menghayal,
"Reno gimana?," pertanyaan Sindi di acuh kan oleh Sari,
"Reno mah urusan akhir,yang penting my Rendy ngejar ngejar Cinta Gw,aaa...." hayalan Sari semakin parah.
"cih lebay" jawab Sindi dalam hati.
Mereka pun kembali mengobrol ngalor ngidul bersenda gurau membahas aktifitas mereka masing masing. Sindi dengan Kuliah nya,Sedangkan Sari dengan pekerjaan nya di kantor.
Sari bekerja sebagi OB di perusahaan milik Reza,karna orang tua nya tidak mampu membiayai kuliah,Sari memutuskan mencari pekerjaan. Agar kelak bisa menabung,dan membahagiakan kedua orang tua nya dan Adik perempuan nya yang masih duduk dikelas 3 SMK.
BERSAMBUNG