Playboy Insaf

Playboy Insaf
Kecolongan



07.00 di Apartemen Rendy


Pagi ini Bimo alias Rendy sudah rapih dengan baju dan topeng palsu nya. Pemuda itu sedang berjalan menuju mobil nya,namun ketika dia hendak masuk ke dalam mobil,tiba tiba Sindi menelpon nya.


"Selamat Pagi Nona," sapa Bimo,


"Bim,,,Hari ini Kamu libur." titah Sindi,


"Tapi kenapa Nona?," Pertanyaan Bimo tidak di hirau kan,karena Sindi langsung memutus kan sambungan nya.


"Sialan,,,ada apa ini?," gumam Bimo sambil memijat kening nya. Bimo langsung menelpon Kedua Asisten nya yaitu Romi.


"Hallo Bos?," jawab Romi dari sebrang,


"Kalian sedang di mana?," tanya Bimo,


"Kami sedang membuntuti Aldi," Jawab Romi,


"Ikuti terus kemana pun dia pergi. Berikan kabar kepada ku apa pun yang terjadi. karena Hari ini Aku tidak mengawal Sindi." titah Bimo panjang lebar,


"Apa Kalian faham?," imbuh Bimo,


"Siap Bos,Kami faham." jawab Romi


"Bagus." Bimo langsung memati kan panggilan dan menghubungi Jeck.


"Hallo Bos," jawab jack dari sebrang,


"Kau sedang di mana?," tanya Bimo,


"Saya sedang di markas Bos," jawab Jeck,


"Hari ini ikuti Sindi seperti biasa nya,karna Aku tidak mengawal nya." titah Bimo,


"Baik Bos," jawab Jack, Bimo langsung memutus kan sambungan.


"Ada apa dengan Gadis Mungil itu?,kenapa Perasaan ku sangat tidak enak?," gumam Bimo sambil memijat kening nya yang terasa pusing.


*


*


*


Di tempat lain Romi dan Rafa masih fokus membuntuti Aldi,tanpa mereka sadari,mereka juga sedang di buntuiti oleh Orang suruhan Aldi. Karena aksi Romi dan Rafa sudah ketahuan oleh Orang suruhan Aldi yang lebih sigap.


"Hey lihat,dia ke rumah Nona Sindi," suara Rafa terdengar heboh,


"Orang gila juga tahu," jawab Romi,


"Cepat Kau Foto,dan kirim kan kepada Bos." titah Romi yang sedang mengendarai mobil. Rafa mengambil Foto bagian Sindi masuk ke dalam mobil Aldi,dan langsung mengirim nya kepada Rendy.


"Sudah?," Pertanyaan Romi di jawab anggukan bangga oleh Rafa sambil memperlihat kan hasil Foto nya.


"Aku yakin,Bos akan sangat senang dengan kinerja Kita," ucap Rafa dengan bangga dan di jawab anggukan oleh Romi.


*


*


*


"Sialan,,,ternyata Sindi bersama si penjahat kelamin itu." Rendy sangat geram melihat hasil jepretan Asisten nya.


"Kalian ikuti terus Mereka." titah Rendy melalui pesan WA.


*


*


*


Romi dan Rafa masih fokus mengawasi Aldi. Kini Mereka Berdua sudah sampai di Kampus Sindi,dan melihat Sindi keluar dari mobil Aldi. Mereka Berdua saling pandang seakan meminta pendapat masing masing.


"Sebaik nya Kita tunggu saja di sini," usul Romi,


"Bukan kah Bos menyuruh Kita untuk membuntuti Aldi?," tanya Rafa,


"Lebih penting Nona Sindi dari pada Aldi." Romi memberi tahu,


"Oke,,,kalau begitu Kita di sini saja." Rafa menyetujui.


Mereka Berdua sangat fokus memperhati kan sekeliling agar tidak kecolongan saat Sindi sudah pulang,sampai tiba waktu nya Sindi pulang dari Kuliah pada pukul 10.30 dan Mereka Berdua melihat Sindi kembali di jemput oleh Aldi. Melihat kejadian itu,Rafa langsung mengambil Foto dan langsung mengirim kan kepada Rendy.


"Hei Gadis Mungil,kenapa Kau malah percaya kepada si penjahat kelamin itu?," gumam Rendy sambil melihat Foto Sindi yang sedang tersenyum bersama Ketiga Teman nya di Kampus.


*


*


*


Kegiatan Aldi dan Sindi selanjut nya adalah makan siang bersama,jalan jalan di mall,dan berfoto bersama. Semua kegiatan Mereka Berdua sudah di foto oleh Rafa,dan di kirim kan kepada Rendy. Sedang kan di Apartemen nya Rendy panas dingin melihat kebersamaan Sindi dan Aldi lewat Foto yang di kirim kan oleh Rafa.


"Hei lihat,mau apa si penjahat kelamin itu?," tunjuk Rafa ke arah Sindi dan Aldi yang berada di tengah tengah Taman dan di lihat oleh banyak pasang Mata,


"Yang ini Kau vidio kan saja,lalu kirim kan kepada Bos," titah Romi,tanpa basa basi Rafa langsung memvidio kan nya. Di tengah taman,Aldi akan mengungkap kan Perasaan nya kepada Sindi. Aldi sengaja melaku kan rencana itu agar Sindi lebih bahagia.


"Sindi,mau kah Kau menjadi kekasih ku?,Aku sangat Mencintai mu Sindi."


Aldi mengungkap kan Perasaan nya sambil berjongkok dan menawar kan Cincin yang lumayan indah. wajah Sindi memerah seketika,Sindi melihat ke kanan dan ke kiri,Orang Orang yang melihat adegan itu menyuraki Sindi agar menerima Cinta Aldi. lalu Sindi menganggukan Kepala nya tanda menerima Cinta Aldi.


"Terima Kasih Sindi. Aku sangat Mencintai mu."


Aldi langsung bangkit dari jongkok nya dan memasang kan Cincin di jari Sindi,lalu Mereka Berdua berpelukan serta di iringi tepuk tangan yang meriah. Semua adegan itu sudah di rekam oleh Rafa dan langsung di kirim kan kepada Rendy yang sedang galau di Apartemen nya.


"Aku sangat yakin,Bos akan sangat senang melihat hasil kerja Kita" ucap Rafa kepada Romi sambil menunjukan vidio yang sudah dia kirim kan kepada Bos nya.


"Bagus. Seperti nya malam ini Kita akan bersenang senag." jawab Romi sambil menghayal kan hadiah dari Bos nya nanti malam.


"Hey lihat,Mereka Berdua mau kemana?," suara Rafa terdengar heboh.


"Ayo Kita ikuti." jawab Romi. Mereka Berdua mengikuti Aldi dan Sindi yang akan ke Pesta Ulang Tahun Anggle,karena jam sudah menunjukan pukul 17.30 sedang kan Pesta akan di mulai pukul 18.30


*


*


*


Rendy sedang merenung di ruang tengah,Pemuda itu terlihat sangat kacau setelah melihat rekaman yang di kirim kan oleh Rafa,bahkan Rendy sampai meniti kan air mata. Entah mengapa dia sangat bersedih,apa karena Firasat hati nya yang semakin buruk?,atau memang Rendy cemburu?,padahal dari awal Rendy sudah tahu kalau Gadis Mungil nya itu PlayGril.


"Kenapa sakit nya sedalam ini?,padahal Aku tahu dia mempunyai banyak Kekasih." gumam Rendy dengan suara lirih. Tiba tiba Ponsel nya berdering,kini dia melihat Sindi dan Aldi sedang berada di Rumah Anggle. Mereka Berdua menghadiri Acara Ulang Tahun Anggle.


"Penjahat kelamin itu benar benar pintar. Aku akan menggagal kan rencana mu." gumam Rendy lalu bangkit dari duduk nya,dan menyusul Sindi ke rumah Anggle. sampai Rendy lupa membawa topeng nya.


*


*


*


*


*


Di kediaman Anggle sangat Ramai dengan Tamu yang menghadiri Ulang Tahun nya serta beberapa Wartawan yang sengaja Anggle undang. Anggel dan Aldi sengaja mengguna kan cara ini untuk mengelabui Rendy dan Orang suruhan nya. Empat Orang Wanita suruhan Aldi sudah melumpuh kan Romi dan Rafa,sedang kan Jeck bersama satu Teman nya di lumpuh kan dengan mudah oleh Orang suruhan Aldi.


"Malam ini Aku akan menikmati tubuh mu Sindi."


Aldi menyeringai bahagia setelah melihat Rendy dan Orang suruhan nya sudah dia lumpuh kan,kini dia menghampiri Sindi sambil membawa sirup yang sudah dia campuri obat perangsang. Aldi memberi kan sirup itu kepada Sindi,dan langsung di minum oleh Sindi tanpa menyimpan curiga sedikit pun.


10 menit kemudian reaksi obat perangsang itu sudah bekerja dengan baik. Aldi langsung membawa Sindi keluar rumah Anggle dengan aman tanpa di ketahui oleh Orang suruhan Rendy. Pemuda itu sudah sangat bergairah kepada Sindi,dan langsung membawa Sindi menuju salah satu hotel. Tanpa dia sadari,ada sepasang Mata yang melihat nya dari dalam mobil,Mata itu terlihat sangat marah dan mengikuti Aldi ke Hotel.


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


BERSAMBUNG