
Beberapa hari berlalu sejak Quennevia pergi bersama dengan Niu dan Oscar, kali ini ia tidak melakukan apapun. Niu pergi menemani keluarga nya untuk membantu menyelesaikan persoalan bisnis, Oscar pula ia membantu orang tuanya juga mengurus pelelangan saat mereka tidak ada.
Quennevia hanya duduk di taman sambil mengadakan pesta minum teh bersama dengan berbeda bangsawan lainnya. Juga adik keempatnya, Arissa malah semakin menempel padanya.
Sudah pasti itu suruhan dari selir kedua, untuk mendapatkan posisi yang aman. Tapi mereka sama sekali tidak tahu, kalau Quennevia sudah mengetahui niat mereka.
" Putri Quennevia, apa ada seseorang yang anda sukai??. " tanya salah seorang putri bangsawan.
" Ehh??. " Quennevia bingung mendengar itu, pasalnya ia sama sekali tidak mendengar kan dari tadi. " Aku... Tidak ada. " jawab Quennevia masih mempertahankan ketenangan nya.
" Apa?? Masa sih?? Jangan-jangan anda ingin menyembunyikan nya, ya. " ucap seseorang lagi.
" Iya, iya. Masa putri tidak ada seorang pun yang anda suka. " ucap yang lain.
Mereka benar-benar sangat suka bergosip ya, Quennevia pikir hanya para gadis di tempat nya saja yang suka bergosip. Ternyata di tampat ini juga sangat populer untuk bergosip seperti itu.
" Ngomong-ngomong, apa kalian tahu tentang Kekaisaran timur, Foldes. " ucap seseorang pula.
" Maksudmu Kekaisaran yang disebut-sebut Kekaisaran tiran itu??. " sahut yang lain.
" Dari pada tiran, kurasa lebih cocok menyebutnya selaras. Kudengar kalau disana para manusia biasa hidup berdampingan dengan iblis. " ucap seorang lagi.
" Hidup berdampingan??. " ucap Quennevia.
Dia tidak tahu kalau ada tempat seperti itu, atau mungkin dia benar-benar kekurangan informasi. Tempat seperti itu pasti akan sangat sulit di kendalikan, pantas jika mereka di sebuat Kekaisaran yang hebat.
" Apa anda tidak tahu, putri??. " tanya seseorang.
" Tidak. " sahut Quennevia.
" Ya ampun, kakak. Apakah selir pertama tidak membiarkan kakak pergi ke perpustakaan lagi, bukankah kakak akan sangat membutuhkan informasi seperti ini. " ucap Arissa, mulai beraksi mencari muka.
" Apa?? Apa itu benar putri?? Selir Anna tidak membiarkan anda membaca di perpustakaan. " ucap yang lain.
" Itu benar, selir pertama selalu saja menghalang-halangi kakak Quennevia untuk melakukan apapun. " sahut Arissa.
Arissa benar-benar sangat hebat dalam mengambil simpati seseorang, bahkan raut wajahnya yang sangat malang itu benar-benar sangat alami.
Quennevia memberikan nilai A+ untuk itu, ditambah dia jadi mendapat gelar aktris drama tersertifikasi darinya.
" Keterlaluan sekali, padahal dia hanya seorang selir. " ucap seseorang dari mereka.
" Benar, benar. Dia sangat tidak tahu diri. " sahut yang lain.
" Sudahlah, jangan pedulikan itu. Tolong kalian beritahu aku saja, mumpung kita masih bersama seperti ini. " ucap Quennevia dengan tersenyum ramah.
" Tentu saja, putri. " orang 1.
" Kami akan membagi info apapun yang kami punya. " orang 2.
Jawab mereka dengan cepat, bahkan Para putri bangsawan itu bahkan sampai tersipu melihat senyuman ramah itu, jika saja mereka laki-laki mungkin akan langsung jatuh cinta padanya.
Tapi... Jika mereka tahu itu hanya senyum palsu, berapa banyak kata sindiran yang akan diterima Quennevia, ya. Lalu seseorang yang bernama Liliana Morfin, menjelaskan tentang Kekaisaran Foldes.
" Jadi, putri... Kekaisaran Foldes itu adalah Kekaisaran yang warganya bukan hanya manusia biasa, tapi juga ras siluman, iblis, bahkan dilaut mereka juga ada kelompok mermaid yang tinggal di sana. Bisa di bilang Kekaisaran di sana dihuni oleh makhluk-makhluk yang biasanya di jauhi manusia, dan mereka hidup berdampingan. " ucapnya.
" Kekaisaran Foldes, dipimpin oleh orang yang sangat arif dan bijak sana, kekuatannya juga bukan main dahsyat nya karena berkat dewa matahari. Bahkan katanya, ia bisa membelah gunung menjadi dua dengan kekuatannya. " lanjut nya.
" Membelah gunung menjadi dua??. " ulang Quennevia.
Itu terdengar sangat mustahil bagi akal sehat nya, tapi dia harus ingat lagi kalau.. Didunia ini, apapun yang tidak mungkin bisa jadi mungkin. Contohnya keberadaan mermaid, siluman, iblis, spirit animal's, bahkan yang selalu mengikutinya dan ada di dalam tubuhnya... Seekor naga.
" Katanya, Kekaisaran disana berjalan dengan sangat kejam bagi orang yang melanggar aturan yang dibuat kaisar nya. " ucap salah seorang lagi.
" Lalu apa bedanya dengan yang ada di sini??. " tanya batin Quennevia, kadang ia tidak mengerti pemikiran orang-orang yang ada di tempat ini.
" Kekuatan militer nya juga bukan main, mereka sangat kuat karena bersama dengan para makhluk-makhluk itu. Aku dengar mereka pernah meratakan sebuah kerajaan kecil di barat daya, karena telah menyinggung kaisar hanya dalam waktu satu malam. " ucap Liliana Morfin.
Iya, tidak mengejutkan. Orang-orang yang tinggal di sana saja adalah makhluk seperti itu sudah pasti kekuatan militer nya itu sangat besar. Quennevia malah bingung sendiri dengan penjelasan itu.
" Me.. Mengerikan. " sahut Arissa dengan wajah yang ngeri.
" Benar, kekuatan itu juga diturunkan kepada anak cucu dari kaisar terdahulu, karena itu keluarga Kekaisaran Foldes itu sangat kuat. Bahkan katanya kekuatannya bisa melebihi seekor naga suci berusia 100.000 tahun. Karena itu tidak pernah ada yang berani menyinggung Kekaisaran Foldes." ucap Liliana lagi, yang lainnya berdecak kagum mendengar itu, tapi juga merinding disaat yang bersamaan.
" Lalu... Keluarga Kekaisaran yang sekarang bagaimana??. " tanya Quennevia, dia jadi agak penasaran dengan itu meski kelihatan nya beberapa informasi nya agak dilebih-lebihkan.
" Katanya kaisar sebelumnya jatuh cinta kepada seorang iblis wanita yang sangat cantik, karena disana negara yang sangat damai antara iblis, manusia dan yang lainnya. Tidak ada larangan bagi mereka untuk menjalin hubungan satu sama lain, lalu sang kaisar pun menikahinya. Dan mereka memiliki seorang putra untuk mewarisi Kekaisaran itu. " ucap seseorang disamping Liliana, Iris.
" Benar, tapi sayang keluarga Kekaisaran itu di bantai oleh salah satu pemberontak, yang ternyata dipimpin adik dari sang kaisar sendiri. Dan katanya... Saat itulah kekuatan dari sang pangeran terbangkit kan, bukan hanya kekuatan turun temurun keluarga nya, tapi juga kekuatan yang ia dapatkan dari ibunya yang merupakan iblis murni. " sahut orang disebelah nya lagi, kita panggil saja ia Rose.
" Ia membantai para pemberontak itu, dan juga pamannya. Dia pun juga mempertahankan posisinya sebagai pengeran mahkota, karena memang dia satu-satunya keluarga Kekaisaran yang selamat. Dan para rakyat nya pun juga sangat menghormati dan menjunjung nya sebagai pahlawan karena sudah menghentikan pemberontakan itu. " ucap Liliana kembali, menyelesaikan cerita nya.
Quennevia mendengar kan semua cerita itu dengan cermat, makanya cerita yang tadinya ia sangat bingung dengan nya, akhirnya ia dapat mengerti setelah menyaring beberapa yang lebih masuk akal didalam nya. Rasanya ada seseorang yang familiar dengan cerita itu, tapi Quennevia tidak yakin di sebelah mana.
" Oh, iya. Apa kalian tahu bagaimana rupa pangeran mahkota Kekaisaran Foldes??. " tanya seseorang pula dengan tiba-tiba, kita panggil dia Rita.
" Tidak, kami tidak pernah bertemu dengan orang seperti dia. " sahut Rose.
" Aku pernah. " ucap Iris pula, membuat semua melihat kearahnya. " Dia orang yang sangat tampan, dengan rambut pirang panjang dan mata emas yang sangat tajam. Apalagi wajah dinginnya dan juga kadang saat ia tersenyum benar-benar membuat para gadis terpesona. " ucapnya dengan wajah merona.
" Tapi itu tidak mengubah kenyataan jika dia itu setengah iblis, kan. Apalagi ia dikenal orang berdarah dingin. " ucap Arissa.
Quennevia justru ragu apa dia benar-benar seperti itu setelah mendengar banyak gosip disini...
" Benar, juga. " tapi Liliana dan yang lain nya hanya menerimanya begitu saja. " Lalu namanya siapa??" tanyanya pula.
" Kalau tidak salah, namanya itu.. Ethan Sanchez Sheillaveteos. Ethan itu namanya, Sanchez itu marga ibunya, dan Sheillaveteos adalah marga keluarga Kekaisaran. " jelas Rita.
Mereka membicarakan banyak sekali hal, tapi Quennevia hanya fokus kepada cerita mereka tentang Kekaisaran Foldes. Entah kenapa ia jadi tertarik datang kesana, mungkin saja ada informasi tentang orang yang memberikan jantung iblis itu padanya.
Nama : Arissa Achilles.
Umur : 11 tahun.
Ket : Adik Quennevia, anak dari selir Ellise.
Nama : Adele Shuwan.
Umur : 14 tahun.
Ket : Kakak kedua Quennevia, anak kedua dari selir Anna.