
Setelah Yue menyerang Ethan sebelumnya, ia juga ikut terkejut dengan apa yang dilihat nya. Sama halnya dengan Ethan sendiri, padahal dia sama sekali tidak menggunakan pelindung atau apapun itu, namun mengapa serangan Yue sama sekali tidak mengenainya.
Yue yang mengetahui hal itu semakin geram, dia pun memulai serangan bertubi-tubi kearah Ethan namun hasilnya masih tetap sama. Ethan sendiri tambah bingung, sampai perhatian nya teralihkan kepada gelang yang ada di tangannya, gelang tersebut bercahaya dengan sinar keemasan.
Sekarang Ethan mengerti dari mana pelindung itu muncul, ternyata gelang itulah yang telah membuat pelindung tersebut. Ia jelas ingat kalau gelang itu diberikan oleh Quennevia kepadanya belum lama ini.
" Hei, Ethan. Aku ingin kau memakai gelang ini selalu dimana pun kau berada, bisa bukan?? Aku tidak ingin melihat mu melepaskan nya, barang satu detik sekali pun. "
" Kenapa?? "
" Karena.. ini adalah gelang yang ku hadiahkan untuk mu Ethan, aku bahkan tidak melepaskan kalung dari mu ini dari leherku. Masa kau ingin melepaskan gelang itu, dan satu hal lagi... selama gelang itu ada padamu, aku akan selalu tahu saat kau dalam kesulitan. Dan aku juga jadi bisa melindungi mu. "
Percakapan singkat yang ia ingat bersama Quennevia itu terngiang-ngiang di kepala nya, walaupun hanya sesaat tetaplah hal yang paling membahagiakan baginya. Dulu mereka selalu menghabiskan waktu bersama dan bercerita banyak hal, namun kini.. bicara beberapa kata saja kepada Quennevia akan sangat sulit baginya.
" Disaat seperti ini saja... kau masih melindungi ku.. Quennevia. " ucap Ethan tersenyum getir.
Disisi lain...
" Arrrggghhh..!!. "
Brakk...
Yue terus menerus mengarang namun tidak satupun yang benar-benar mengenai Ethan, dia tahu kalau majikan nya lah yang sedang melindungi nya saat ini. Kekuatan yang mengalir dari pelindung itu adalah kekuatan milik Quennevia.
Disaat yang sama pula teman-temannya Quennevia dan Ethan, serta para Tetua juga ada di sana. Sedang memperhatikan nya yang dipenuhi amarah itu.
" Yue, Hentikan! Apa yang sebenarnya kau lakukan?!. " teriak Niu agar Yue bisa mendengar nya.
" Aku!!... Tidak akan pernah memaafkan orang yang sudah menyakiti Master!!. " teriak Yue pula.
Yue benar-benar melepaskan kekuatan penuhnya, ia mulai berubah menjadi rubah yang berukuran besar di tempat itu.
Membuat yang lainnya pun harus berusaha keras menahan tekanan dari kekuatan nya itu, amarah Yue benar-benar tidak bisa dikendalikan lagi. Jika bukan Quennevia, Akademi harus menggunakan cara paksa untuk menghentikan nya, itu karena... saat ini hanya Quennevia seorang saja yang bisa menghentikan Yue tanpa menyakiti nya.
Dan Yue pun mendekati Ethan yang sama sekali tidak bergerak dari tempat nya itu, berusaha kembali untuk menyerangnya.
Disisi lain, Ethan... dia hanya memandangi gelang yang ada di tangannya itu, gelang itulah yang telah melindungi nya. Gelang dari orang yang telah ia sakiti, telah ia buat sangat sedih, Ethan merasa tidak pantas. Dan saat serangan berikutnya dari Yue datang... Dia melepaskan nya.
Brakk....
Syutt... Bruk... Buk... Brakk...
" Khakk...!!. "
Ethan yang dengan sengaja menerima serangan dari Yue itu terlempar cukup jauh, hingga menghantam dinding bangunan sekolah dengan keras. Satu serangan dari Yue yang ia terima tanpa perlindungan itu membuatnya terluka cukup parah, hingga ia muntah darah, tidak akan terbayangkan jika sampai Yue terus menyerangnya seperti itu.
" Ethan!!. " panggil teman-temannya pula dan juga para Tetua, mereka mencoba mendekati nya namun Yue menghilangi mereka dengan ekornya.
" Jangan ikut campur!!" ucap Yue berteriak kepada mereka.
" Sudah cukup, Hentikan!! Yue!!. " teriak Oscar pula.
" Cukup?? Orang yang sudah membuat Master bersedih, hanya mendapatkan balasan seperti ini saja, kau bilang cukup?!!. " teriak Yue pula semakin marah, ia meraung dengan sangat marah.
Niu dan yang lainnya jadi bingung apa maksud Yue, Quennevia bersedih?? Kenapa dia bisa bersedih, apa yang sudah mereka lewatkan sampai semuanya jadi seperti ini. Apakah masalah dengan Beatrice waktu itu??, seperti itulah pertanyaan-pertanyaan mereka.
Memang benar itu salah satunya, namun mereka sama sekali tidak tahu masalah baru yang ditimbulkan oleh Beatrice. Bahkan mereka tidak tahu jika hubungan Quennevia dan Ethan sudah berakhir.
" Sudah, biarkan.. uhuk.. ini memang.. salahku. " ucap Ethan yang berusaha untuk bangkit berdiri.
" Apa maksud mu, Ethan?? Apa yang terjadi antara kau dan Quennevia?!. " tanya Ryohan pula.
" Aku... membuat kesalahan besar, dan memperkeruh suasana. Aku membuat Quennevia semakin salah paham, kini.. dia bahkan mengakhiri hubungan nya dengan ku. Aku yang sudah... membuatnya bersedih, dan menghancurkan perasaannya. " ucap Ethan yang kembali menangis mengingat semua itu.
" Nak, tenanglah. Itu bukan salah mu, dan Yue.. tolong berpikir lah jernih, jika Quennevia tahu apa yang kau lakukan dia juga akan marah padamu. " ucap Tetua Bima.
" Perempuan??. " ucap tetua Kara pula bertanya-tanya.
Bukankah masalah ini karena Quennevia dan Ethan, tapi kenapa Yue malah marah kepada seorang perempuan. Masa Ethan adalah perempuan, tapi... dia memang cantik sih jika didandani dengan pakaian perempuan, tapi dia itu benar-benar laki-laki loh.
Disaat yang sama teman-temannya malah paham dengan maksud Yue, ketika ia menyebutkan perempuan itu. Jadi ini artinya semua yang terjadi ada hubungannya dengan perempuan itu, dengan Beatrice.
" Jadi semua ini karena Beatrice, ya!! " ucap Meliyana dengan geram.
" Padahal sudah ku peringatkan, seperti nya dia menganggap itu hanya sebuah lelucon ya. " ucap Arkan pula yang sekarang wajahnya malah berubah jadi menyeramkan.
" Beatrice?? Apa hubungannya dengan dia??. " tanya Kepala Akademi pula.
Namun belum sempat ada yang menjawab hal itu, perhatian mereka malah lebih dulu teralihkan kepada Yue yang mulai menyerang Ethan kembali dengan mengayunkan ekornya.
" Hentikan, Yue!!. " teriak Yuki pula.
Namun sayang sekali mereka tidak bisa melakukan apa-apa, saat serangan itu sedikit lagi mengenai Ethan muncullah seseorang di depannya.
" Jangan sakiti dia!!. " teriak Beatrice yang melindungi Ethan dengan kekuatan nya.
Iya, dialah yang muncul di sana. Dia yang melindungi Ethan, semua yang ada di sana terkejut melihat Beatrice yang tiba-tiba muncul itu, belum lagi dengan kekuatan nya yang cukup besar hingga bisa menahan serangan Yue. Dia tidak pernah menunjukkan kekuatan itu sebelumnya.
" Kau... rupanya kau punya keberanian untuk muncul di hadapan ku lagi!! " ucap Yue menatap Beatrice nyalang.
" Aku tidak akan membiarkan mu menyakiti Ethan!. " ucap Beatrice.
" Apa yang kau lakukan, entahlah dari sini!!. " bentak Ethan pula kepada Beatrice yang saat ini sedang melindungi nya.
Semua orang kembali tekejut mendengar itu, apalagi Beatrice yang berusaha melindungi nya. Dia langsung berbalik menatap Ethan dengan tatapan sedih, namun sebaliknya Ethan malah menatap nya dengan sangat marah.
" Kenapa... Aku kan berusaha melindungi mu?? Dia mencoba untuk membunuhmu, tidak mungkin aku diam saja bukan??. " ucap Beatrice.
" Jika saja dari awal kau tidak membuat semua kesalahpahaman itu, Yue juga tidak akan menyerang ku seperti ini!. " sahut Ethan dingin.
Beatrice tersentak melihat Ethan yang bersikap dingin kepada nya, padahal dia sebelumnya tidak pernah berbicara dengan dingin kepada nya seperti itu.
" Aku hanya... aku hanya ingin membantu. " ucap Beatrice yang malah mulai menangis.
" Kau sudah cukup membantu, membantu menambah masalah ku. " jawab Ethan pula dengan kejam, sambil berjalan dengan tertatih-tatih melewati Beatrice untuk mendekati Yue.
Beatrice semakin sakit hati mendengar apa yang Ethan katakan itu, " Memangnya aku salah jika mencintai mu, kenapa kau begitu kejam padaku?!. " tanya Beatrice pula.
" Bukankah sejak awal aku bilang padamu kalau aku tidak mencintaimu dan tidak akan pernah sedikit pun mencintai mu, salahmu malah menyebabkan semua ini terjadi, dan salahku karena malah membawamu kemari padahal aku tahu kalau kau sudah mati. " ucap Ethan pula membeberkan kebenaran.
Yang lainnya kembali bertanya-tanya apa maksud Ethan yang bilang Beatrice sudah mati, Iyah... memang ada yang salah dengan Beatrice sih saat tubuhnya diperiksa. Sementara itu Beatrice yang mendengar nya pun jadi tersentak, jadi apakah Ethan tahu kalau dirinya yang saat ini itu mendapatkan tubuh baru, karena tubuh yang lama sudah dibakar Ning dulu.
" Lalu apa kau akan meninggalkan ku begitu saja??. " tanya Beatrice pula, yang membuat Ethan menghentikan langkahnya.
" Kau yang membawaku kesini, kini apa kau akan meninggalkan ku?? Padahal aku mencoba untuk menyelamatkan mu, padahal aku berusaha untuk berkorban demi dirimu, tapi kau tidak pernah sekalipun melihat pengorbanan ku!!. " ucap Beatrice pula dengan histeris.
" Ha... Lucu sekali, aku juga mendengar kata-kata seperti itu dari orang yang kucintai. Tapi sekarang orang itu hancur karena kesalahan ku, dan kau yang jadi sumber nya. " ucap Ethan tersenyum sinis.
" Kau..!! "
Syuuttt....
" Hah?!!. "
Bughh.....
" Khakk.. "
Namun tiba-tiba saja Beatrice mendapatkan serangan dari Yue, membuat sesuatu orang mematung ditempat nya tidak percaya.
" Kalau begitu kau saja yang menggantikan Ethan mati. " ucap Yue pula tanpa belas kasihan.