
Setelah serangan Ethan yang membuat mereka tidak bisa berkata-kata itu, semuanya langsung berpindah dengan teleportasi ke Akademi oleh Ygritte. Hingga membuat beberapa keributan kecil ketika mereka tiba-tiba muncul di sana, Ygritte pun langsung membawa Quennevia untuk memeriksanya yang katanya terkena racun mayat itu.
Beberapa saat kemudian barulah Everon dan yang lainnya yang memisahkan para kepala keluarga dan juga Lorenzo itu kembali dengan cara mereka sendiri. Semua orang sedang menunggu di sana, kecuali Yulles, Yue dan juga Xi yang sedang memeriksa keadaan sekitar, untuk memastikan tidak ada lagi tanda-tanda dari klan Retia.
Dan ketika mereka tengah menunggu di luar menara yang ditinggali Quennevia sebelum nya. Ditembah dengan para Tetua yang ada di sana situasinya benar-benar sangat hening dan entah kenapa sangat mencekam, terutama dari Ethan, Everon, Mice, Yulles dan Misika yang terlihat memancarkan aura menyeramkan.
" Ukh.. rasanya, kini mereka yang terlihat ingin mengamuk. " gumam Niu.
" Aku takut. " bisik Meliyana sambil memeluk tangan Zeze yang ada di sisi-Nya, Zeze sih hanya tersenyum kikuk karena nya.
Tentu saja ia mengerti apa yang ditakutkan oleh Meliyana, karena.. ia juga sama. Setelah sesaat sebelum nya Quennevia menunjukkan sihir yang ia pelajari darinya, padahal itu adalah sihir yang dilarang diajarkan oleh Mice dan Everon.
" Ya ampun, apakah aku akan mati ditangan Tuan Mice??. " batin Zeze yang sedang menangis saat ini.
Dan disaat suasana sedang tegang itu, mereka mendapatkan kunjungan seseorang pula yang ikut datang ke sana. Dia adalah Ning dan juga Yin, kepala Akademi sendiri yang memanggilnya kesana.
" Halo semuanya, kami datang secepat mungkin setelah mendengar kabar ini. Bagaimana keadaan Putri Quennevia saat ini?? " tanya Ning.
" Masih diperiksa, kami masih belum tahu apa yang terjadi kepada Quennevia. " jawab Freea.
Sebenarnya Ning dan para spirit guardian sudah pernah bertemu, dua tahu setelah Quennevia pergi ke hutan York dulu. Ketika Akademi pun mengundang mereka datang ke sana saat itu, hanya saja Everon tidak datang waktu itu. Tetapi Ning pastinya sudah tahu siapa dia, karena Everon lah yang dulu menghancurkan Kekaisaran Foldes.
" Begitukah. " ucap Ning pula merasa sedih, kemudian ia pun melirik kearah Ethan yang hanya menundukkan kepalanya itu tanpa berkata apapun.
Sebenarnya Ning ingin membahas soal Ethan yang melepas segel nya beberapa saat yang lalu (waktu dia ngehancurin gunung itu), bukan untuk memarahinya karena itu larangan dari Kaisar terdahulu. Tapi untuk memberi tahu Ethan bagaimana mengendalikan nya, tapi seperti nya situasi saat ini masih belum tepat.
Tak lama setelah itu, pintu menara pun terbuka. Semua orang langsung saja mengalihkan perhatian nya kearah sana dengan gugup saking tegang nya mereka. Ygritte pun keluar dari dalam sana, dengan wajah yang terlihat serius. Dan di tangannya ia membawa seekor kelinci hitam yang kelihatan sedang meringkuk ketakutan, hingga membuat Misika dan para spirit guardian terdiam melihat kelinci itu.
" Bagaimana dengan Quennevia, dia baik-baik saja bukan??. " tanya Arkan mewakili teman-temannya yang sangat penasaran saat ini.
" Dia tidak bisa diselamatkan.... " ucap Ygritte.
" Apa?!! •̀ㅁ•́ " teriak Oscar dkk pula saking terkejut nya.
" Tidak, tunggu. Aku belum menyelesaikan kata-kata ku'▽' " sahut Ygritte pula.
" Justru anda lah yang menggantung kata-kata anda, Guru ͡°_ ͡°; " gumam Azel.
Entah kenapa sifat Ygritte ini berbeda sekali dengan Quennevia maupun Misika, dia lebih banyak bercanda. Dan candaan nya itu selalu saja membuat orang lain salah paham.
" Jadi maksud ku, tubuhnya yang tidak bisa diselamatkan, tapi aku sudah memisahkan jiwa nya jadi dia akan aman. " jelas Ygritte.
" Dimana jiwanya??. " tanya Meliyana sambil mencari-carinya.
" Eh, mungkin kah kelinci itu.... " ucap Yuki menggantung, sambil menunjuk kelinci yang ada di tengan Ygritte.
" Kau benar. Dia adalah Quennevia, lucu kan??. " sahut Ygritte yang entah kenapa malah kelihatan sangat ceria.
" Ehhh....?!! OㅁO" sementara Oscar dkk semakin terkejut mendengar kenyataan itu.
Lain halnya dengan Everon dan Wais yang langsung menghampiri nya, dan Ygritte yang hanya mengedipkan matanya sebanyak dua kali melihat itu.
" Jadi kecil. " ucap Wais sambil memandangi Quennevia dengan wajah datar.
" Apa?? Aku sama sekali tidak merasakan kekuatan nya. " ucap Everon pula sambil menusuk-nusuk pipi kelinci Quennevia dengan jarinya.
Sementara itu Quennevia yang sudah sedari tadi terlihat sedang ketakutan itu, malah semakin meringkuk karena ulah keduanya.
" Kalian berdua, semakin membuat Quennevia takut!!. " ucap Aqua agak berteriak, dan dia yang memukul kedua nya. Yang lainnya hanya tersenyum kikuk melihat mereka.
" Apa maksud mu?!!. " tanya Everon ngegas.
" Quennevia ketakutan karena kalian terlihat seperti akan memakannya... Mungkin. " ucap Oscar.
" Itu benar, jangan tatap kakak seperti itu!. " sahut Kagura pula menimpali.
Everon hanya menghela nafas dengan wajah datar mendengar nya, sama sekali tidak akan ada yang membelanya. Disisi lain Wais menang lebih memilih diam sejak dipukul oleh Aqua, beda lagi dengan Ygritte yang malah tertawa melihat nya.
" Aku tidak tahu, apakah Quennevia masih mengenali kalian atau tidak dalam bentuk kelinci ini. Tapi setidaknya kalian bisa melihat nya sekarang. " ucap Ygritte pula menengahi mereka.
" Apa yang akan terjadi dengan itu, Ayah??. " tanya Misika.
" Seperti yang kau lihat, dia mungkin sedikit mengingat Everon dan Wais, tapi ia ketakutan saat melihat mereka. Mungkin karena bentuk nya jadi kelinci, pemikiran dan ingatan nya jadi terbatasi. Dia tidak akan merasa takut kecuali ada di dekat orang yang menurutnya aman. " jawab Ygritte.
" Tapi bukankah Putri Quennevia memang kelinci dari awal??. " tanya Yin pula.
" Akan tetapi dia tidak pernah berubah kebentuk spirit animal nya, Quennevia selalu berada dibentuk manusia. " ucap Zeze.
Yin pun mengangguk mengerti dengan jawaban Zeze, memang akan susah bagi spirit campuran jika harus melakukan transformasi jika mereka belum pernah melakukan nya. Ygritte pun kemudian menaruh Quennevia yang jadi kelinci itu di lantai.
" Mungkin kita biarkan saja dia memilih sendiri. " ucap Ygritte yang diangguki oleh yang lainnya.
Quennevia yang sudah turun itu pun melihat sekeliling nya, ia mulai berjalan dengan melompat-lompat ke arah Misika dan terlihat seperti mengendus-endus kepadanya. Misika yang melihat nya pun tersenyum kemudian berjongkok dan mengusap Quennevia dengan lembut.
Sesaat kemudian Quennevia pun kembali melompat mendekati orang lain, ia berhenti sesaat dan melihat-lihat sekeliling lagi. Kemudian melompat lagi mendekati orang yang dituju nya, Quennevia pun berhenti tepat dibawah kaki orang yang diinginkan nya dan menyentuh sepatu orang itu dengan kedua tangannya. (atau bisa dibilang kaki depannya)
Orang itu tidak lain tidak bukan adalah Ethan, rupanya orang yang dimaksud oleh Quennevia adalah dia. Ethan yang melihat nya pun tersenyum seperti Misika tadi, ia langsung membungkuk dan membawa Quennevia dengan kedua tangannya.
" Ho~.. seperti nya Quennevia masih bisa mengenalimu. " ucap Ygritte, yang kelihatan nya terkesan dengan itu.
" Begitukah??. " sahut Ethan sambil mengelus Quennevia.
" Sekarang, tinggal membuatkannya tubuh baru. Dan kurasa itu bukan hal yang mudah kan, Guru??. " ucap Mice pula kepada Ygritte.
" Iyah, ada beberapa tanaman obat khusus yang diperlukan, juga hal-hal lainnya. Termasuk tubuh milik seseorang yang bukan manusia yang sudah kosong, akan menjadi lebih baik jika tubuh itu ada hubungannya dengan alam agar Quennevia tidak perlu terlalu banyak mencocokkan diri. Karena jika tubuhnya saja tidak sesuai maka jiwa Quennevia juga akan menolak nya. " jawab Ygritte.
" Itu tidak masalah. Aku akan mencari nya. " ucap Ethan.
" Benar, kami juga akan mencari nya. Tolong katakan saja apa yang dibutuhkan. " ucap Yuki pula, yang diangguki oleh Oscar dan yang lainnya.
" Baiklah, kami akan menyerahkan nya kepada kalian. Tapi ada satu hal penting yang perlu kalian ingat telebih dahulu, bentuk fisik Quennevia saat ini.. hanya bisa bertahan selama satu setengah tahun. Jika kalian gagal menemukan semua bahan-bahan itu Quennevia akan menghilang dengan sendiri nya. Dan untuk nya bisa terlahir kembali, membutuhkan waktu paling cepat 100 tahun. " ucap Ygritte dengan sangat serius.
Ethan dan yang lainnya menelan ludah mendengar itu, jika mereka gagal maka Quennevia akan hilang, dan dunia akan ada dalam kekacauan. Akan tetapi... mereka juga punya cukup kepercayaan diri untuk bisa menemukan nya.
" Jadi kita hanya perlu menemukan nya sebelum satu setengah tahun lewat bukan, baiklah. Aku jadi sangat bersemangat. " ucap Arkan dengan percaya diri.
" Benar, kami akan berusaha keras untuk menyelamatkan Quennevia. " sahut Meliyana menimpali.
" Semuanya, ayo. Kita temukan semua bahan itu, dan selamatkan Quennevia!. " ucap Oscar yang menyulut semangat mereka.
" Iya!!. " jawab yang lainnya dengan semangat.
Ygritte hanya tersenyum melihat semangat mereka itu, dia yakin kalau mereka pasti bisa melakukan itu. Namun di sisi lain, ia harus mewaspadai satu hal terlebih dahulu.