Baby Girl

Baby Girl
perjodohan



Rosmala setuju Putra nya di jodohkan dengan Angel.


Rendy memperhatikan Angel.


"cantik juga calon istri gue,,Mama memang pas milihin nya"kata Rendy dalam hati.


"gimana Mut,,kamu setuju minggu depan anak kita nikah,"


"iya Rosmala,,aku setuju"


Rendy menghampiri mobil nya,Reno menghampiri Rendy.


"mau kemana Rendy,,pagi-pagi benar udah rapi aja,,kan hari ini hari libur,,"


"gue mau kerumah calon istri gue Reno,,"


"wiidiiih,,yang mau nikah sekarang lupain kakak sepupu nya"


"sorry ya brother,,gue duluan ya,,daaah,,"kata Rendy sambil masuk kedalam mobilnya dan menjalan kan nya.


Reno masuk kedalam rumah nya dengan muka cemberut membuat Mama nya heran.


"lho,,lho kok anak mama yang ganteng muka nya masam gitu"


"iya,,ada apa Reno,,ayo cerita sama Om,,"kata Ferdy.


"Rendy,,Ma,,Om,,sekarang udah berubah,,aku ajakin jalan malah ia pergi kerumah calon istri nya,,"


Ferdy dan Mama nya tertawa.


"ya,,maklum lah,,nama nya aja orang yang mau nikah,kan bentar lagi,,tinggal seminggu"


"aku ke kamar dulu Ma,Om,,"


"iya"


lalu Reno meranjak pergi.


"iri tuh anak mu mba sama saudara sepupu nya"


"iya Fer,,tau sendiri kan,kemenakaan mu yang satu itu agak berbeda dengan kemenakan mu yang lain,,"


"iya mba"kata Ferdy tertawa.


"ooh,,ya,,gimana sama program bayi tabung kalian,,"


Ferdy diam.


"Mba,,Siska benar-benar mandul,,kami sudah memcoba program bayi tabung itu,tetapi hasil nya tetap negatif"


"kamu yang sabar ya Ferdy,,mba yakin Siska pasti bisa hamil"


Rendy sudah sampai di rumah Angel.Bibi mempersilahkan masuk.


"tunggu sebentar ya Den,,bibi panggilin Non Angel dulu"


"iya Bi"


Bibi pun naik tangga kamar Angel dan mengetuk pintu kamar nya,Angel muntah-muntah di kamar mandi nya.ia mendengar suara ketukan pintu.lalu ia buka.


"bibi,,ada apa bi,,"


"Non,,ada Den Rendy di depan"


Angel pun menemui nya.


"Angel,,kamu baik-baik aja kan,,muka kamu pucat lho"


"enggak kok Ren,,aku baik-baik aja,,emm,,ada apa Ren kamu kesini"


"aku mau ajak kamu jalan,,tapi berhubung kamu lagi gak enak badan kayak gini,,gak jadi deh,,"


"enggak kok,,aku sehat kok Ren"


"udah,,,jangan maksain diri,,aku ngerti kok"


Mutia fokos di depan Kumputer nya.ia teringat kembali dengan bayi yang ia gugurkan beberapa tahun yang lalu.Tanpa ia sadari air mata nya meleleh kepipi nya.


"ma'afin Mama sayang,Mama gak bermaksud membunuh mu,tapi mama gak tahu apa yang harus mama lakukan saat itu pikiran mama sedang kosong,,"tangis Mutia.


Mutia memukul-mukul perut nya.


"keluar kamu dari perut ku bayi sialan,,gara-gara kamu aku kehilangan semua nya,aku kehilangan impian aku,,"kata Mutia memukul-mukul perut nya,sehabis minum jamu penggugur janin itu.


Farah muncul.


"astagfirullahalazim,,Mutia,,mutia hentikan,apa yang kamu lakukan,,kasian bayi mu,,dia tidak bersalah Mutia"kata Farah.


"Farah,,aku benci bayi ini,aku gak bisa ngapa-ngapain selama bayi ini masih ada di perut ku"tangis nya.tiba-tiba Mutia pendarahan hebat dan membuat Mutia jatuh pingsan.Farah membawa nya kerumah sakit.dan dokter mengatakan bahwa nyawa Mutia dalam bahaya.Ia akan selamat atau tidak itu hanya di tangan Yang Maha Kuasa.


Sampai akhir nya Mutia melewati masa kritis nya,rahim nya hancur sehingga harus di angkat.