Baby Girl

Baby Girl
Hamil



 


Angel baru pulang sekolah.Ia langsung ke kamar mandi untuk melakukan tes pek kehamilan dan membuktikan bahwa ia sedang hamil.


 


"Gak,,mungkin,,Maix,,"tangis Angel.


Mutia masuk ke dalam kamar Angel ia melihat Angel menangis.


"Angel,,kamu menangis,,ada apa,ayo cerita sama Aku,mungkin aku bisa bantu"


"percuma gue cerita sama lo,,lo gak akan bisa bantuin gue,,"


"enggak Angel,,aku ini istri Papa kamu,,itu arti nya aku adalah ibu mu,,kamu tanggung jawab aku"


"mendingan lo pergi aja deh,,sana pergi,,pergi"kata Angel sambil mengusir Mutia.


Mutia melamun di kantor nya membuat adik angkat nya Farah heran.


"Kak,,Mutia kenapa,,ada masalah ya,,kaka ada masalah ya sama Ka Iwan"


"enggak Farah,,Kaka heran aja akhir-akhir ini Angel sering ngurung diri ke kamar,dan nangis mulu,dia juga gak mau makan"


"Angel sakit apa ka"


"entah lah kaka kurang tau,tapi minggu lalu ia muntah-muntah terus"


"astgfirullah,,"


"kenapa Farah,,"


"tingkah nya Angel persis kayak kaka beberapa tahun yang lalu,,"


Mutia pernah hamil dan keguguran yang teramat sangat menyakitkan.Sebelum ia menikah dengan Pak Iwan,ia pernah menjalin cinta dengan Ferdy,dan hubungan mereka sudah sangat lama dan bahkan bertahun-tahun,Berkali-kali Mutia minta di nikahi namun Ferdy tidak pernah serius.


Sampai akhir nya Mutia hamil dan Ferdy malah pergi jauh meninggalkan nya.Mutia depresi,,ia pergi dari rumah karena takut orang tua nya tahu bahwa ia sedang hamil.


Mutia sering mengurung diri nya dan bahkan tidak mau makan,selama mutia depresi,Farah lah yang selalu menguatkan hati mutia dan memberi kekuatan untuk mutia agar tabah menjalani hidup nya.Karena keadaan Mutia yang kurang sehat membuat dirinya keguguran,ia mengakami pendarahan yang sangat banyak dan hampir merenggut nyawa nya.


Mutia mencari-cari Angel di rumah,di kamar nya tidak ada.


Mutia pun pergi kebelakang rumah ia melihat Angel mau menikam perut nya.


"jangan Angel"kata Mutia sambil berlari dan merebut pisau itu dan membuang nya.


Angel terduduk lemas Mutia memeluk nya.


"Mutia,,aku sudah hancur,,aku gak sanggup melanjutkan kehiduoan aku,,"tangis Angel.


"Angel,,sayang,,liat aku,,liat aku,apa kamu gak kasian sama aku,,Papa kamu,,dan apa kamu mau menyakiti perasaan aku dan papa dengan kepergian kamu"


"aku gak sanggup jalanin semua ini,,aku gak bisa Mutia"


"Angel,,aku janji aku akan bantuin kamu,,asal kamu juga janji ya jangan pernah berpikir untuk pergi ninggalin kita semua disini"


"kamu benar,,mau bantuin aku"


"iya,,"kata Mutia memeluk Angel.


"Ya Allah ma'af kan aku yang dulu pernah telah melakukan dosa,aku akan menebus kesalahan aku dengan menjaga Angel dan bayi yang di kandumg nya"kata Mutia dalam hati.


Mutia pergi ke rumah Maix.


pintu di buka oleh pembantu nya.


"Mba mau ketemu siapa ya"


"saya Mama nya Angel mau ketemu sama Maix"


"mama nya Angel,,kok muda banget ya"gumam pembantu nya.


Pintu diketuk, .....


"siapa"


"saya Den,,Bibi"


"masuk"


Bibi pun masuk.


"ada apa Bi"


"di depan ada tamu Den,,"


"siapa"


"kata nya sih Mama nya Angel"


Maix terkejut.