
Mutia masuk ke kamar Angel.
"Sayang,,sore ini Mama mau meating di kantor,,kamu mau ikut gak,,dari pada kamu suntuk di rumah aja,,"
"enggak deh Ma,,Angel di rumah aja,,"
"sayang,,Mama ingin kamu semangat,,jangan terus berlarut-larut dalam kesedihan ini,,akhir-akhir ini Papa mulai curiga,karna kamu sering mengurung diri di kamar"
"Ma,,aku gak bisa lama-lama nyembunyiin kehamilan ini Ma,,lama ke lamaan akhir nya nanti Papa akan tau juga,,aku gak mau Ma,,Ma aku gugurin aja kandungan ini"
"astagfirullahalazim,Angel,,jangan kamu bunuh janin kamu,,itu dosa besar,,"
"lalu apa,,apa yang Mama bisa,,kata nya Mama mau bantuin,tapi apa,,"
"Angel,,soal itu nanti kita pikirin ya,,yang penting kamu ikut Mama ke kantor ya,,kamu harus menikmati suasana di luar,,"
Mutia dan Angel sampai di kantor Mutia.
"Pagi Bu,,"
"Pagi,,"
"Ma,,kariyawan Mama semua nya patuh banget sama Mama ya"
Mutia tersenyum.
"tok,,,tok,,tok,,"
"masuk,,"
seorang wanita masuk.
"Ibu,,saat nya kita meating,,Ibu Rosmala sudah menunggu di ruang meating"
"iya makasih santi,,"
Santi pun pergi.
setelah selesai meating.
Mutia mengajak Rosmala makan malam di luar.Ia mengajak Angel juga.
"Ros,,kamu mau pesan apa,,tenang aja biar aku yang neraktir deh,,"
"emmm,,mentang-mentang suami nya Direktur ya,,oke deh beneran nih neraktir,,"
"iya beneran,,"
"Sayang nya Mama mau mesan apa,,"
"anak kamu Mut"
"iya,,"
"cantik banget sih,,siapa sih nama nya Tante boleh tau"
"emmm,,manis banget sih nama nya kayak orang nya"
Rosmala dan Mutia tertawa kecil.
Hari sudah malam,Mutia dan Angel baru sampai di rumah,tampak di ruang tamu ada Pak Iwan.
"Sayang,,Aku khawatir sama kamu,,kamu kan lagi sakit,,kok malah keluar,telpon kamu juga gak bisa di hubungin"
"ma'af Mas,,Tadi sore aku lagi meating trus aku ajak Angel,kasian Angel sendirian di rumah,,"
"Mas,,sangat senang melihat kalian akrab,,"kata Pak Iwan tertawa kecil,dan begitu memperhatikan Angel.
"Angel,,kamu gemukan ya,,"
Mutia dan Angel terkejut.
"emm,,iya Mas,,Angel gemukan soal nya kerja nya cuma makan dan tidur"kata Mutia tertawa kecil.
"biasa nya juga gitu,,tapi ini gemuk beneran,,Ma bilangin ke Angel ya,jangan suka makan banyak,karna Papa gak suka anak Papa gendut,,makanya Kamu Papa suruh ikutan herbalief Ma,karna Papa gak mau Mama gendut juga"
"aduuhh,,Mas Iwan udah semakin curiga,aku harus ngapain ini,,"kata Mutia dalam hati.
Rosmala menelpon Mutia.
"hallo,,Ros,,kenapa,,"
"iya nih,,aku ganggu kamu gak"
"enggak kok"
"kerumah aku yuk"
"ngapain,,"
"iya,,Angel anak nya aku liat baik banget,,gimana kalau kita jodohin sama anak kita,,"
"emm,,boleh,,"kata Mutia.
Mutia masuk kedalam kamar Angel.
"sayang,,Mama punya kabar gembira"
"apa Ma,,"
"kamu ingat kan,,Tante Rosmala,,"
"iya,,klayan kerja Mama itu kan"
"Tante Rosmala pengen ngenalin anak nya sama kamu,,kamu mau ya sayang,ini adalah satu-satu nya jalan kamu untuk bayi kamu juga"
Angel menangis.
"Sayang,,kok nangis,,"
"makasih ya Ma,,selama ini aku menilai Mama gak baik,,tapi ternyata aku salah,Mama baik banget sama aku,,bahkan Mama rela ngorbanin tenaga Mama buat aku,"
"iya sayang,,Mama sudah anggap kamu seperti anak Mama sendiri,,"kata Mutia sambil memeluk Angel.