Baby Girl

Baby Girl
S2~67



"Itu kue puna Gavin kak Leva, Gavin yang suluh mamah buat kue untuk Aluna, kak Leva kalau mau kue beli sendili aja jangan minta puna Gavin"


"Kalau begitu kamu datang saja sendiri, kak Reva ngga mau antar kamu kesana" sahut Reva.


"Nanti Gavin minta antal mamah aja, bial sekalian mamah kenalan sama calon menantu" ucap Gavin.


Anak itu tidak pernah kehabisan akal, dia selalu punya jawaban pada lawan bicaranya.


Ravin ikut gabung dengan mereka begitu juga Rachel yang ikut bergelayut manja dengan sang papa. Alisya menggelengkan kepalanya melihat kedua anak gadisnya pada manja dengan suaminya.


"Ada ini? Sepertinya sedang seru" tanya Ravin penasaran.


"Gavin punya kue tapi tidak mau bagi-bagi Vin, pelit sekali dia" sahut Reva.


"Kebiasaan play boy satu ini, kalau punya makanan suka tak mau membaginya dengan yang lain" ucap Ravin yang tahu keabiasaan adiknya.


"Bialin aja, itu kue buat Aluna, dia lagi sakit jadi Gavin mau bawain kue untuk Aluna, iya kan mamah" ucap Gavin minta dukungan kepada mamanya.


Alisya hanya mengangguk saja, terserah putranya saja yang penting dia senang, mau di kasih tahu juga tidak bisa.


"Ayo kak Ravin antar ke rumah Aruna" tawar Ravin.


"Nda mau, Gavin mau sama mamah saja" tolak Gavin.


"Ajak papah aja sekalian lamar Aruna" timpal Reva yang masih kesal tidak di bagi kue sama adiknya itu.


"Mamah sibuk Gav, kamu sama kak Ravin saja sana, mamah ada urusan sama mommy Renata nanti" ucap Alisya.


Membuat Gavin menghembuskan nafasnya kasar.


"Sama kak Lachel aja ah, ayo kak Lachel antal Gavin kelumah Aluna, nanti kebulu kue Gavin hilang di makan tikus" ajaknya kepada Rachel sambil menyindir Reva.


"Tapi jajanin Kak Rachel ya, di taman kan banyak abang-abang yang jualan" sahut Rachel meminta bayaran.


"Pelhitungan sekali kak Lachel ini, selalu saja minta bayalan sama Gavin, bisnis Gavin lagi macet jadi Gavin nda puna uang" Sudah beberapa minggu ini Gavin tidak mendapatkan uang dari Reva.


Arsen akhirnya membuka dompetnya dan memberikan satu lembar uang merah kepada Rachel.


"Terima kasih papa" ucap Rachel semangat setelah mendapatkan uang dari sang papa.


"Katana kaya tapi kasihna cuma satu lembal doang" cibir Gavin.


Rachel membawa adiknya pergi sebelum adiknya kembali bersuara, yang ada nanti tidak kelar-kelar.


Rachel dan Gavin mengambil kuenya yang ada di kulkas terlebih dahulu, setelah itu mereka berdua menaiki sepeda listrik menuju ke rumah Aruna.


*


"Aluna, Aluna..." panggil Gavin setelah tiba di depan rumah Aruna.


Kali ini yang membuka gerbang bukan ibu Aruna melainkan penjaga rumah.


"Ada apa?" tanya penjaga kepada Gavin.


"Aluna nya ada ngga paman" tanya Gavin. Membuat sang penjaga bingung.


Pasalnya nama nona kecilnya itu Aruna bukan Aluna.


"Ini bukan rumahnya Aluna, tapi ini rumahnya Aruna" ucap penjaga tersebut.


"Iya itu maksutna" sahut Gavin.


Rachel akhirnya turun dan mencoba menjelaskan kepada penjaga.


"Maaf paman, adik saya cadel dia masih belum bisa bilang huruf R" ucap Rachel kepada penjaga di rumah Aruna.


Penjaga tersebut ber oh ria, dia baru mengerti ketika di jelaskan oleh Rachel, akhirnya penjaga tersebut mempersilahkan mereka berdua masuk kedalam.


"Nona Aruna ada di dalam" ucap Penjaga yang di balas anggukan sama Rachel.


Setelah memarkirkan sepedanya Rachel dan Gavin berjalan menuju ke rumah Aruna.


Tok


Tok


Tok


Ceklek...


Pintu rumah di buka oleh ibu Aruna.


"Selamat siang ibu meltua, Gavin datang kesini lagi bawa kue untuk Aluna" ucap Gavin.


Membuat ibu Aruna terkekeh sambil mengelus puncak kepala Gavin.


Lalu ibu Aruna menatap wajah Rachel, Seolah tahu akhirnya Rachel memperkenalkan diri kepada ibu Aruna.


"Saya kakaknya Gavin nyonya" ucap Rachel dengan sopan.


"Memangnya Gavin mempunyai berapa saudara?" tanya ibu Aruna.


"Gavin punya empat saudara bu, dan Gavin anak nomor lima, dia yang paling terakhir" jelas Rachel.


Ibu Aruna baru mengerti, pantas saja tiap kesini beda-beda yang mengantarnya, pertama Gavin datang bersama Ravin dan Reva, yang kedua bersama Reva dan sekarang Gavin datang bersama Rachel.


"Ayo masuk, Arunanya ada di dalam" ibu Aruna mempersilahkan mereka berdua untuk masuk.


Rachel dan Gavin mengikuti langkah ibu Aruna masuk kedalam rumah.


Terlihat Aruna sedang duduk sambil memeluk bonekanya.


"Aluna" Panggil Gavin membuat Aruna menoleh.


Gadis kecil itu tersenyum senang melihat kedatangan Gavin.


"Kak Gavin kesini lagi" sahut Aruna.


"Iya, kak Gavin kan udah janji mau kasih kue buat Aluna, ini yang buat calon meltua sendili lho" ucap Gavin membuat Aruna bingung.


"Calon meltua itu apa Bu" tanya Aruna kepada ibunya


Ibu Aruna hanya tersenyum lantas mengelus surai panjang sang putri.


"Nanti kalau sudah besar Aruna akan mengerti sayang" sahut ibu Aruna.


Sedangkan Rachel nampak kikuk dengan ucapan adiknya yang ceplas ceplos.


🌹🌹🌹🌹


Sedangkan di rumah Arsen, Reva begitu kaget melihat berita yang menyatakan kalau Julian tersandung kasus berat yang menyebabkan dia di tangkap oleh polisi.


Yang lebih kagetnya lagi julian di kenai hukuman mati atas kasusnya tersebut.


"Ck, ternyata Reynand bergerak cepat" batin Reva.


Dia tentu tahu semua yang terjadi dengan Julian karena ulah calon suaminya, karrna dirinya juga ikut andil mencari bukti kejahatan Julian.


"Itu bukannya Julian Nugroho kak?" tanya Arsen kepada sang putri.


Lama terjun di dunia bisnis tentu Arsen sedikit tahu nama Julian Nugroho yang sama-sama seorang pembisnis.


"Iya pah" sahut Reva singkat.


"Gila juga tuh orang, dia mendirikan perushaan hanya untuk menutupi bisnis ilegalnya," ucap Arsen.


"Dan anak dia lah yang sudah membuat Gavin membeli banyak mobil pah" cetus Reva.


Arsen menatap ke arah Reva.


"Bagaimana bisa? Memangnya kalian saling mengenal hingga membuat anak Julian menghinamu kak" Arsen bertanya kepada putrinya, Arsem tahu betul kalau perushaaan Dinata dan juga Global Group tidak ada kerjasama dengan perusahaan Julian.


"Kala itu Reva bertemu dengan putri Julian saat ikut acara gala diner bersama Rey pah" sahut Reva.


Arsen pun akhirnya ingat, pada saat itu dirinya juga ketemu dengan putrinya di acara tersebut.


Bersambung


Seperti biasa akhir bulan akan crazy up, tunggu aja


Jangan lupa like, koment, vote, gift🙏


Happy reading guys🙏