My First Love

My First Love
Kedatangan Ian Di Kantor



Pekerjaan sudah di mulai lagi, lama tidak bekerja. Di meja kantor keyla deretan berkas menumpuk di mejanya membuat ia hanya bisa memggelengkan kepala menatap semua. Baru 4 hari libur pekerjaan sudah banyak pelerjaan menantinya. Kini ia bawa baby sister untuk menjaga joy dan jolicia agar ia bisa fokus dulu dalam bekerja. Pekerjaan yang menumpuk di mejanya membuat ia pusing.


Keyla terlihat sangat fokus dalam pekerjaannya. Tanpa ia sadari ian masuk ke dalam ruangan keyla tanpa mengetuk pintu ruangannya.


" kamu mengerjakan itu semua sendiri apa perlu bantuan" ucapan ian membuat keyla terkejut. Ia yang serius nampak mengangkat kepala meletakkan bolpoin di tangannya.


Ia tidak menyangka ian akan datang ke kantornya. Keyla menarik nafas panjang dan beranjak berdiri. " kenapa kamu ada di sini" ucap keyla berjalan menuju ke pintu.


Ia membuka pintu ruanganya." Silahkan anda keluar dari ruangan saya, tolong untuk sementara jangan ganggu saya bekerja. Kamu bilang saya tidak konsisten dalam bekerja. Kalau kamu di sini bikin saya jadi malas untuk bekerja lagi" ucap keyla. Ia nampak dingin terhadap ian.


Ian berjalan mendekati keyla memegang ke dua tangannya. " keyla tunggu, kenapa kamu berubah. Apa yang salah dariku aku sudah meninggalkan sheila demi kamu. Aku dari dulu sampai sekarang masih mencintaimu. Aku tidak perduli kamu sudah menikah maupun sudah punya anak aku akan tetap menunggumu. Apa kamu sudah lupa dengan janji kita dulu. Kamu ingat kan jika kamu janji akan selalu bersamaku" ucap ian mencengkram erat tangan keyla


Keyla terdiam seketika, ia teringat kembali masa bersama ian. Ia sangat ingat tentang janji kita berdua yang pernah ia ucapkan. Janji itu tidak pernah ia lupakan, tapi di sisi lain keyla sudah berkeluarga dan punya dua anak. Dia tidak mau melupakan alvin, apa lagi masih belum ada kepastian mengenai alvin di mana sekarang apa dia masih hidup atau tidak.


Ia sangat ingat ciuman pertama yang ia rasakan bersama ian hari hari bersama ian di sekolah maupun di luar sekolah. Kini semua sudah berlalu, keyla menteskan air mata perlahan menutup matanya menghilangkan fikiran itu dari otaknya. Ia ingin menutup rapat hatinya untuk ian. Tidak mau semua terulang lagi, ada wanita lain yang jauh mencintai ian dan rela bekorban untuknya, keyla tidak mau menyakiti hati wanita itu. Dan berusaha melupakan ian.


Keyla tidak mau persaan itu tumbuh lagi, ia tidak mau semua kenangan itu muncul karena hal menyakitkan itu tidak mau ia ingat selamanya. Jika dulu ian bersama keyla di landon mungkin tidak akan seperti ini. Dan kini sheila lebih mencintainya ia tidak akan menyakiti hati sheila lagi.


" silahkan pergi, apa aku yang akan keluar dari sini" ucap keyla yang masih meneteskan air matanya.


Tanpa menjawab ian mengusap air mata keyla, ia memeluk keyla erat.


" aku tahu jika kamu masih ingat semua, maafkan aku jika bukan karena sheila kamu pasti akan jadi milikku. Aku tahu kamu tidak pernah melupakan ku. Di hatimu masih ada namaku. Tapi kamu tidak mau mengakuinya" ucap ian.


Keyla mendorong tubuh ian, " lebih baik kamu pergi dari sini " bentak keyla menarik tangan ian kasar keluar dari ruangan nya.


Ian hanya terdiam ia matanya mulai memerah. Ia beranjak pergi sebelum ia menangis di sana lakan terlihat memalukan di depan para pegawai keyla.


Keyla nampak diam duduk di kursi kerjanya menutup kedua mata yang tak bisa menahan air matanya. Di saat seperti ini ian datang membuat hatinya semakin gundah. Jika ada alvin tidak akan seperti ini jadinya. Ia terus mentupi matanya tanpa sadar joy dan cia datang menghampiri keyla.


" mama kenapa mama menangis" ucap joy menarik baju keyla.


Keyla mengusap air matanya menatap joy di bawah. " sayang mama tidak menangis, mama tadi kelilipan. Oya Kenapa kalian di sini, joy dan cia bisa main sama bibi di luar" ucap keyla  .


" bibi bawa anak anak keluar dulu bentar lagi jam istirahat aku jemput mereka untuk makan siang" ucap keyla menuntun kedua anaknya ke baby sister di depannya.


" kalian ikut sama bibi ya, mama lagi banyak kerjaan sayang. Lihat tu di meja banyak banget kan" ucap keyla menunjuk ke meja kerjanya.


Hingga berjam jam berlalu keyla masih sibuk dengan pekerjaannya. Sampai larut malam ia masih sibuk dengan kerjaannya. Ia melihat anaknya sudah tertidur lelap di sofa depannya.


Melihat kedua baby mungilnya itu Keyla merasa kasihan dengan anaknya, ia segera membereskan meja dan beranjak pergi menggendong anaknya untuk pulang.


" bii ayo pulang sudah malam" ucap keyla keluar dari ruangannya.


" mama papa di mana" ucap joy, ia selalu mengigau mencari papanya saat tidur. Ia terlihat sangat merindukan papanya. Keyla menteskan air mata nya lagi melihat anaknya jarus hidup sendiri tanpa kasih sayang papanya.


" semoga kamu cepat kembali alvin, aku mohon kamu harus tetap hidup" batin keyla mendongakkan kepalanya menatap atap langit.


-----------------00-----------------


Hari terlihat cerah kali ini ia tidak mau membawa kedua anaknya ke kantor lagi. Ia takut anak nya bosan terkurung di kantornya. Ia terfikir untuk pergi sendiri ke kantornya. 


" bii aku berangkat kerja dulu nanti anak anak kamu ajak keliling sini ajak sopir buwat nemenin kalian. Ingat harus hati hati jaga mereka ya" ucap keyla


" baik non" ucap Baby sister joy dan cia.


Mereka mempunyai dua baby sister karena ia tahu jika hanya satubaby sister pasti sangat kelelahan jaga joy dan cia yang lagi aktifnya bermain.


Sebelum berangkat keyla selalu mencium kening ke dua anak nya yang masih tertidur pulas itu.


Gak lama setelah keyla pergi kedua anaknya bangun dari ranjang berjalan keluar mencari mamanya.


" bii mama mana" ucap cia dan joy kompak.


" mama sudah berangkat kerja, kalian sama bibik ya kita jalan jalan nanti. Iya katanya den joy mau menemui papa dalvin kan" ucap Baby sister joy.


Joy sangat kompak dengan baby sisternya untuk menyatukan dalvin dan keyla. Karena mereka terlihat sangat cocok meski saat bertemu selalu berantem.


" iya bi aku mandi dulu, setelah itu kita pergi" ucap joy belari pergi ke kamar mandi.


Setengah jam berlalu joy dan jolicia keluar dengan pakaian mahal mereka.benar benar baby yang cantik dan tampan. Membuat semua orang melihat mereka terpanah melihat kelucuan mereka .mereka terlihat sangat menggemaskan.


Joy dan cia terus berkeliling di jalanan berharap akan bertemu dengan dalvin di jalan. Namun sudah hampir 2 jam berkeliling mereka tidak melihat dalvin di jalanan.