
Keesokan harinya kini keyla sudah berdiri di depan pintu rumah nya tak menyangka ia harus kembali lagi di London dan menjalani hidup baru di London meskipun hanya sendiri tanpa alvin. Kini ia merasa semua hanya awal dari cerita kisah hidup nya bersama ke dua anak nya.
Dan kini ian sudah mulai berubah ia sudah mau merawat dan mencoba mencintai sheila. Keyla berharap mereka akan hidup bahagia dengan anak anak mereka nanti nya. Dan berharap ian akan benar benar melupakan nya. Hari ini joy dan cia masih tidur di mobil mungkin mereka sangat kelelahan karena perjalanan jauh.
Perlahan keyla membuka pintu rumah nya, kini penuh debu, lantai kotor sarang laba laba di mana mana. Ya karena sudah lama tidak ia tempati. Dan orang tua keyla tinggal di sebelah rumah keyla dan alvin.
Keyla bergegas menitipkan ke dua anak nya ke rumah mama nya. Ia ingin membersihkan rumah nya yang sudah kotor tak terawat itu.
Sekalian panggil para pelayan di rumah mama nya untuk membantu membersihkan rumah nya. Ya meskipun rumah keyla dan mama nya sangat dekat mama nya tidak pernah mengunjungi rumah keyla karena larangan dari keyla. Entah kenapa keyla melarang mama nya untuk mengunjungi rumah nya itu.
" bii bantu aku angkat joy dan cia ke kamar nya ya" ucap keyla pada pelayan di rumah mama nya itu.
" baik non" ucap pelayan.
" oya nanti suruh beberapa pelayan ke rumah ku untuk membantu ku membersihkan rumah, ingat cepat ya bi keburu sore nanti" ucap keyla beranjak pergi ke rumah nya sendiri.
Ya mama dan papa nya sekarang sibuk kerja ia tidak ada di rumah. Kalau mama sore sudah pulang sedangkan papa sheila harus menunggu larut malam baru bertemu dengan papa nya.
Sama seperti alvin dulu kalau soal pekerjaan belum selesai ia tidak akan pulang sore. Terkadang keyla sudah tidur pulas alvin baru pulang. Ya meskipun ia terlalu sibuk tapi selalu ada waktu memanjakan istri nya.
Keyla mulai membersihkan rumah nya bersama beberapa pelayan. Hingga berjam jam keyla bersih bersih ia merasa sangat capek dan mencoba istirahat sebentar. Ia duduk di sofa tak menyangka keyla melihat ada foto seseorang di sana ia mencoba lihat detail foto itu wajah pria itu penuh tulisan tangan.
" jika kamu sudah yakin dengan hatimu tidak akan lama kamu akan bertemu denganku" isi tulisan itu membuat keyla bingung apa mkasud dari tulisan itu.
Siapa yang akan ia temui nanti, " apa mungkin ini alvin, tapi tidak mungkin alvin kembali ke sini" batin keyla terus menatap wajah pria di foto itu.
Ia melihat sejenak para pelayan yang sibuk membersihkan rumah nya. Ia mencoba bertanya pada salah satu pelayan yang ada di dekat nya sedang membersihkan meja.
" aku mau tanya kamu jawab jujur ya" ucap keyla menundukan bada menatap pelayan yang jingkok di depannya membersihkan meja.
" baik non" ucap pelayan itu.
" apa kamu pernah tahu ada seseorang masuk ke rumah ini, ya mungkin saat kamu keluar rumah mama aku dan melihat hal mencurigakan di rumah ini" ucap keyla .
" tidak pernah non, saya hanya tahu jika pernah kaca jendela depan itu terbuka. Saya kira memang terbuka jadi saya biarin non" ucap pelayan itu menundukkan kepala nya.
" ya sudah lanjutkan kerja kamu" ucap keyla beranjak pergi menuju kamar nya yang sudah tertata rapi. Ia tinggal menata semua barang barang nya ke dalam lemari.
Perlahan ia membuka lemari, terlihat ada kain yang kejepit di balik pintu lemari.
Keyla terus menarik kain itu namun tak bisa ia mencoba membuka lemari mata nya seketika terbelalak melihat dalvin berdiri di dalam lemari.
Keyla menurunkan tangan dalvin dari mulut nya. " kenapa kamu tiba tiba di sini, dan kenapa kamu bisa tahu jika aku ada di London" ucap keyla dengan nada tergesa gesa.
" maaf sebelum nya, aku tahu mobil kamu tadi di luar jadi aku masuk ke dalam diam diam menuju kamar kamu, tapi aku bakat kan tidak ada yang tahu jika aku masuk" ucap dalvin tersenyum pada keyla.
" kenapa kamu tidak masuk dari luar sebagai tamu, aku pasti akan mengizinkanmu masuk. Tidak harus diam diam seperti pencuri datang ke rumah ku" ucap keyla yang terlihat mulai memerah wajah nya.
" aku hanya ingin kasih kejutan buwat kamu dan ke dua anak kamu" ucap dalvin duduk di ranjang keyla.
" sepertinya kamar ini nyaman, aku tidur di sini ya" ucap dalvin membaringkan badan nya diatas ranjang keyla.
Keyla menarik kaki dalvin dsri ranjang nya. " kamu keluar atau aku panggil polisi karena ada kasus pencurian. Sekaligus pelecehan padaku" ucap keyla mencoba mengancam dalvin
" baik silahkan panggil tapi sebelum kamu panggil polisi biarkan aku melecehkan kamu dulu baru tuduhan itu benar. Aku rugi dong nanti udah di tangkap polisi tuduhan pelecehan dan pencurian tapi aku tidak melakukan apa apa" ucap dalvin menarik tangan keyla dalam dekapan nya.
Mereka saling memandang sejenak. Hati keyla mulai tak betaturan . Jantung nya berdegup snagat kencang di depan dalvin.
" biar aku kasih tahu pelecehan terhadap wanita itu seperti apa" ucap dalvin mulai mencium bibir keyla kasar.
" jangan pernah menyentuh ku" bentak keyla.
Keyla sontak mendorong tubuh dalvin hingga terjatuh di ranjang nya. Tak jera dalvin menarik tangan keyla yang duduk di ranjang hingga terbaring di samping nya. Ia menyentuh dagu keyla. " bukanya kamu yang minta aku untuk melecahkan mu kamu sendiri kan yang bilang akan lapor polisi. Biar ada bukti nanti nya" ucap dalvin tersenyum lebar pada keyla.
" dasar pria mesum" ucap keyla menepis tangan idalvin dari dagu nya ia beranjak berdiri . Keyla terlihat sangat marah ia mengerutkan bibir mungilnya memalingkan pandangan nya dari wajah dalvin.
Dalvin hanya tersenyum dan beranjak berdiri. " aku bukan pria seperti ian yang hanya menikmati bibirmu agar bisa memilikimu. Dan membuat cupang di lehermu. Oya tapi kenapa kamu tidak melaporkan dia ke polisi karena tuduhan pelecehan padamu" ucap dalvin berjalan mondar mandir di depan keyla.
Keyla hanya terdiam mendengar ucapan dalvin itu. Ia semakin tambah marah rahang nya mulai meneggang. Wajah nya mulai memerah. Ia menatap dalvin di depan nya menarik ke dua kerah dalvin.
" jangan bahas tentang masalah itu lagi, jika kamu masih bahas itu lebih baik silahkan pergi dari sini" ucap keyla mendorong tubuh dalvin.
Dalvin hanya tersenyum mengibaskan bekas cengkaraman tangan keyla di kerah nya.
" aku tidak akan pergi dari sini. " lihat baju ku sudah aku tata rapi di lemari itu" ucap dalvin menunjuk lemari besar di samping nya.
Keyla beranjak mendekati lemari itu dan membuka lemarinya kasar. Ia melihat lemari itu epnuh dengan baju baju dalvin.
" apa apaan ini, ini kamar ku dan ini lemariku. Siapa yang mengizinkanmu untuk menaruh semua barang barang kamu di sini" bentak keyla .