My First Love

My First Love
Penderitaan Sheila



kini semua perusahaan sudah jadi milik orang lain. Sebelum ia pulang ke Landon ia ingin melihat keadaan sheila. Keyla merasa sangat kasihan pada sheila kini ia harus mengindap ganguan jiwa. Mungkin karena hati nya merasa terpukul membuat ia tak henti mikirin ian. Sheila sangat mencintai ian di hati dan fikiran nya hanya dia. Itu yang membuat dia harus mengalami gangguan jiwa.


Keyla Bukan ingin bertemu dengan ian ia hanya ingin melihat sheila. Ia merasa kasihan pada sheila entah di mana di sekarang ia mencoba menghubungi keluarga sheila apa dia di rumah ian atau tinggal bersama orang tua nya di apartemen sheila.


Ian tak pernah mau menemani sheila sama sekali ia hanya mengantar dia untuk berobat hanya itu saja. Entah di mana ian sekarang mungkin ia sibuk urusi semua tentang perusahaan keyla yang tidak jadi di miliki oleh ian.


Dia pasti sangat marah ada yang mau membeli perusahaan keyla dengan harga yang tinggi dan dengar dengar kini saham perusahaan keyla sudah jauh meninggkat pesat sejak di pegang oleh pemilik lain. Ian pasti tidak bisa berkutik lagi melawan bisnis dengan pengusaha muda itu.


Keyla belum sempat bertemu dengan nya. Ya mungkin lain waktu jika alvin sudah pulang ia ingin bertemu dengan nya untuk melihat perusahaan nya melepas kangen pada perusahaan yang ia jalankan selama ini.


" sayang kalian sudah selesai bersiap" ucap keyla berjalan menghampiri ke dua anak nya.


" sudah ma" teriak cia dengan nada comel nya.


" maa kenapa kita harus pindah ke London lagi" ucap joy mentap keyla nya.


" sayang perusahaan papa alvin sudah mama jual, sekarang kita harus pergi dari sini kita belajar jadi pengusaha lagi dari nol di London" ucap keyla mengusap lembut dambut anak nya itu.


" jika aku sudah dewasa nanti joy akan bantu mama agar perusahaan kita berkembang sampai penjuru dunia" ucap joy  memutar ke dua tangan nya memepragakan saat ia berhayal.


" iya tapi kamu harus rajin belajar agar kamu bisa jadi pintar dan serdik seperti papa kamu" ucap keyla memeluk ke dua anak nya.


Hari ini keyla mulai berberes untuk persiapan pulang ke London. Karena rumah ini terlalu banyak kenangan ia sangat berat meninggalkan rumah yang di beli Alvin sebelum punya anak.


Keyla harus mengubur dalam dalam semua kenangan masa lalu di Rumah itu. Dulu hanya beberapa hari tinggal di sini hanya untuk berlibur sementara. Keyla terlihat berkeliling melihat barang barang di rumah nya. Ia merasa tidak tega meninggalkan rumah dan perusahaan miliknya.


" non maaf mengganggu, apa saya juga akan di pulangkan" ucap para pelayan yang berbaris di depan keyla.


" tenang saja kalian masih kerja di sini, aku mau kalian jaga rumah ini rawat dengan baik ya. Aku titipkan rumah ini dengan kalian. Nanti saat alvin sudah kembali lagi saya akan pulang ke sini lagi" ucap keyla melempar senyum pada para pelayan yang setia dengan nya. Meskipun mereka baru bekerja sekitar 3 tahun sebelum ia punya joy dan cia. Nanun ia merasa para pelayan mereka sangat setia dengan mereka.


Itu yang membuat keyla percaya pada karyawan yang sudah bertahun tahun ikut dia. Dan ia juga percayakan semua dengan kepala pelayan yang sudah hampir ikut dia dari keyla masih kecil. Ia selalu membawa pealayn itu kemanapun ia pergi. Kini rumah besar milik alvin ia titipkan pada nya.


" bi panggil cia dan joy ya aku mau ajak mereka keluar sebentar" ucap keyla.


" baik non" ucap salah satu pelayan dia sudah bergegas memanggil cia dan joy. Sementara keyla duduk menunggu di dalam mobil yang sudah terparkir di depan pintu rumah nya.


Tak lama joy dan cia keluar dari rumah dan masuk ke dalam mobil keyla.


" kita mau ke mana ma" ucap cia berdiri mengintip keyla daei kursi belakang.


Rencana hari ini orang tua sheila juga akan membawa sheila untuk pulang ke Sydney. Agar mereka bisa leluasa merawat nya di sana. Di sini ian juga tidak mau merawat dia sepenuh nya. Entah hati nya terbuat dari batu atau gimana. Dia benar benar tidak perduli dengan sheila yang sudah seperti itu gara gara dia.


Ingin sebenarnya keyla menemui ian untuk membicarakan masalah sheila. Tapi ia takut jika ian malah mengenang kembali masa bersama keyla.


Hal yang sangat membosankan jika harus bertemu dengan ian lagi.


Ian sekarang beda dengan ian yang dulu. Sifatnya lebih posesif dengan keyla. Entah apa karena keinginan nya untuk memiliki keyla yang tak pernah terwujud. Hingga harus mengorbankan orang yang benar benar tulus mencintai nya.


Dan ian juga selalu menyalahkan sheila karena dia yang tidak mau bercerai dengan nya. Dan itu akibat nya dia akan terus tersakiti. Keyla merasa sangat kasihan dengan sheila ia melihat sheila sekalian mau minta maaf pada nya soal ia pernah dekat lagi dengan ian. Itu hal yang bodoh pernah ia lakukan, kini semua berlalu ia tidak pernah berhubungan dengan ian lagi. San sementara ian sudah 4 hari tidak pernah menemui nya lagi.


Tak lama keyla sampai di depan apartemen sheila. Ia berjalan menuju ke dalam apartemen sheila di sana sudah ada orang tua sheila yang sudah menunggu keyla dan ke dua anak nya.


" kenapa mama melamun" ucap joy menarik ujung baju keyla.


" gak ada apa apa sayang, udah ayo kita masuk" ucap keyla perlahan membuka pintu apartemen keyla.


Terlihat sheila duduk di ranjang nya ia terus melipat lutut nya dan memeluk erat kaki nya. Dengan rambut acak acakan pandangan mata memutar ke mana mana. Ia terus tersenyum menunjuk ke arah yang berbeda beda.


" permisi om tante" ucap keyla berjalan masuk ke dalam.


" apa kamu keyla" ucap mama sheila.


" iya tante, dan ini ke dua anak ku" ucap keyla bersalaman dengan mama sheila dan papa nya.


Keyla sangat terkejut melihat keadaan sheila seperti itu. Betapa tega ian tidak mau bertanggung jawab merawat dia. Keyla berjalan menghampiri sheila dan memeluk nya erat. Tak kuasa ia menahan air mata nya lagi.


Karena dia sheila jadi seperti ini, ia harus menderita gangguan jiwa karena ian masih mencintai keyla.


" aku boleh berbicara dengan mu sebentar" ucap mama sheila.


" baik tante" ucap keyla. Mama nya mengajak ia keluar untuk bebicara sebentar.


" apa kamu bisa membujuk ian untuk merawat sheila. Hanya dia yang bisa membuat sheila kembali seperti semula. Ia hanya butuh kasih sayang dan kelembutan hati ian. Aku mohon pada mu, jauhi ian dan bawalah dia kembali pada sheila. Aku tidak tega melihat penderitaan sheila harus berakhir seperti itu. Aku mohon padamu" ucap mama sheila memegang ke dua tangan keyla memohon pada nya.


" baik aku akan menvoba membujuk ian untuk kembali pada sheila" ucap keyla.


Ia sebanarnya tidak mau berurusan lagi dengan ian. Namun demi sheila ia harus mau bertemu ian lagi untuk terakhir. Meskipun perasaan malas menghantui hati nya. Ia takut timbul salah paham lagi dengan dalvin yang membuat ia tak bisa bertemu dengan alvin.