
Keyla masih terlihat memeluk erat tangan ian, Lama berbincang berdua hingga larut malam keyla teringat anaknya yang dari tadi bersama dalvin.
" aku pergi dulu cari joy dan cia" ucap keyla beranjak berdiri.
" aku ikut kamu ya" ucap ian menarik tangan keyla.
" tidak usah aku bisa cari sendiri kamu pulanglah" ucap keyla bergegas pergi.
Namun ian menarik tangan keyla lagi membuat ia jatuh di pangkuan ian. Ia mnatap mata ian sangat dekat. Ian memeluk pinggang keyla menarik bahunya manatap wajahnya. Wajah ian semakin dekat dengan keyla membuat ia merasakan desiran nafas berat ian. Perlahan di mencium bibir mungil keyla.
Namun belum sempat melakukan nya keyla mendorong tubuh ian dan beranjak berdiri. "Jangan di sini banyak orang lain kali saja" ucap keyla mencium pipi ian dan beranjak pergi.
Ian hanya tersenyum rencana nya kini semakin berhasil untuk mendapatkan keyla kembali. Semakin hari keyla akan jatuh di pelukan nya lagi dan akan dengan mudah membuat keyla menuruti apa mau nya. Dan ia sudah memutuskan untuk keyla tinggal di rumah nya agar ia bisa setiap hari bersama nya. Menikmati hari bersama nya, dan dalvin tidak akan bisa menganggu keyla lagi.
Ian tersenyum tipis menatap keyla yang sudah jalan menjauh dari nya. " kurang selangkah lagi aku akan membuat kamu tidak akan pernah pergi lagi dari ku" ucap ian tersenyum tipis.
Ian punya rencana busuk pada keyla untuk mendapatkan keyla seutuh nya. Dan kini ian tak menyangka begitu mudah untuk membuat keyla bisa tinggal di rumah nya. Sekarang ia juga tahu jika keyla masih mencintai nya itu akan membuat dia dengan mudah masuk ke dalam kehidupan baru keyla nanti.
----------------00---------------
Keyla terus berjalan mencari dalvin dan anak anak nya namun ia tidak menemukan nya. Tak lama bunyi telfon dari dalam tas nya membuat ia segera meraih ponsel nya itu.
" cia dan joy bersama ku, kalau kamu sudah selesai cepat datang ke sini kita pergi naik kapal pesiar bersama" ucap dalvin. Ia mengirim pesan di mana lokasi nya sekarang.
Tanpa menjawab ucapan dalvin ia segera mematikan telfon nya dan pergi ke sana bertemu dengan anak nya. Ia mencari taxi untuk menuju ke lokasi yang di kirimkan dalvin tadi lama menunggu tak kunjung melihat taxi melintas di depan nya.
Tak lama kemudian ia melihat ian naik ke mobil nya. Ia segera berlari menghampiri ian untuk mengantar nya ke tempat dalvin.
" ian!!" Teriak keyla .
Ian menoleh seketika melihat keyla berlari ke arah nya. " apa kamu belum bertemu dengan anak anak" ucap ian.
" belum sekarang antar aku ke tempat ini, ku tidak tahu di mana tempat ini" ucap keyla memberi tahu tempat itu dari ponsel nya.
" baiklah kita akan ke sana cepat masuk aku akan antar kamu" ucap ian segera membukakan pintu untuk keyla.
Setiap perjalanan keyla selalu menatap ian, entah keputasan nya itu benar atau tidak bersama dengan ian kembali. Ia ingin dekat dengan nya agar ia tahu keputusannya nanti. Sekarang alvin juga tak kunjung pulang ia pasrah jika memang alvin sudah meninggal.
Ia ingin memulai hidup baru nya. Namun seperti nya itu tidak mungkin ian sudah memiliki istri dan belum secara resmi cerai dengan sheila. Dan ia juga tahu sheila tidak akan pernah mau tanda tangan surat itu.
Dan status nya juga masih istri alvin .
Semoga ada keajaiban yang akan membuat ia tahu siapa yang harus di pilih nya.
" sudah sampai" ucap ian .
Ia berlari mencari di mana dalvin berada hingga dari tadi hanya berputar putar di river ia tidak tahu di mana anak nya dan dalvin.
ia berhenti di sebuah jembatan menatap sungai di depan nya ia menatap pemandangan gemerlap lampu yang begitu indah di sepanjang sungai dan ada beberpaa kapal pesiar di bawah nya.
" di mana mereka, apa mereka sudah naik kapal duluan" ucap keyla menyandarkan ke dua tangannya di pinggir jembatan menatap indah nya pemandangan di sana.
Tiba tiba ia terfikir soal alvin lagi, iantersneyum teringat kenangan bersama alvin di kapal pesiar saat berlibur di landon. Dia bahkan tidak bisa melupakan kejadian itu dengan alvin bulan madu nya sebelum punya anak joy dan cia. Ia pergi naik kapal pesiar berdua untuk bulan madu nya.
Pandanganya tertuju pada kapal pesiar di depan nya yang akan segera melaju.
Keyla sontak terkejut menatap ada alvin berdiri menghadapnya dia melambaikan tangan di atas kapal itu.
" alvin" tanpa fikir panjang Ia sontak berlari mengejar arah kapal itu pergi.
" alvin jangan pergi" teriak keyla ia tidak perdulikan semua orang yang menatap nya di sana.
Bayangan alvin selalu muncul di kapal itu ia tersenyum dan pergi meninggalkan keyla yang masih berlari mengejar nya. Keyla terjatuh hingga lututnya terluka. Ia bergegas berlari lagi dan mengejarnya.
" alvin tolong jangan pergi" teriak keyla. Ia tidak perdulikan kaki nya yang semakin berdarah banyak.
darah nya mulai menetes ke kaki keyla. Ia terhalang begitu banyak orang di sana. Langkahnya terhenti dan kapal itu sudah semakin menjauh.
" kamu mau kemana" ucap sosok pria yang menyentuh pundak keyla.
Keyla menoleh seketika menatap sosok dalvin di belakang nya. " kamu, pa kamu tadi lihat alvin di sana, kamu pasti lihat kan" ucap keyla meneteskan air mata nya menunjuk ke arah kapal yang sudah tak terlihat itu.
" apa yang kamu pikirkan, bukannya kamu sudah tidak perduli dengan alvin. Dan kamu juga sudah kembali pada masa lalu kamu itu. Kenapa kamu sekarang menangis mencari alvin. Sudah tidak ada gunanya tangisanmu itu. Tapi perasaanmu berkata lain. Pikirkan apa maksud dari yang kamu lihat itu adalah dari sifat kamu yang salah ambil keputusan" ucap dalvin beranjak pergi.
Keyla terdiam seketika memikirkan apa yang di katakan dalvin. Apa benar alvin sudah tahu jika ia bersama dengan ian kembali dan lambaian tangan tadi tanda perpisahan dari nya. Keyla merasa sangat bingung di buat nya. Di mana sebenarnya hatinya berlabuh.
" maa!!" Ucap joy menarik tangan keyla pergi . Ia segera menemui dalvin dan naik kapal pesiar dengan nya.
Ya dari tadi ke dua anak keyla memang sengaja untuk tidak naik duluan sebelum keyla datang . Namun suasana yang smeula behagia semua berubah menjadi hening tanpas suara.
" om dalvin ayo kita naik, kenapa semua pada diam" ucap cia menarik tangan dalvin dan keyla naik ke atas kapal.
Dalvin masih tetap diam tanpa perdulikan keyla. Ia sebenarnya sudah tahu jika keyla terluka di lutut nya. Namun ia sudha tidak perduli dengan nya. Ia merasa kecewa pada keyla, yang tepah memilih orang yang salah.
Keyla juga terdiam tanpa memandang dalvin. Ia menahan rasa sakut nya berjalan masuk ke dalam kapal.
qoj