My First Love

My First Love
89. solo karir



alvin yang mendengarkan sepenggalan cerita sang istri terkulai lemas dan kini ia mengerti pria yang di maksud kan nya itu.


"be..berati a..ak..aku", kata kata nya berhenti saat dian memotong pembicaraan nya.


"yahh kamu pria bayangan itu, apa masih belum puas? belum jelas kak? kenapa kamu kayak gini sih kak? kenapa kamu seperti anak kecil? hem?", dian mencercah pria bertubuh tinggi di depan nya saat ini.


"maff kan aku sayang maaf. aku benar benar termakan api cemburu ku", jawab alvin sambil menarik pinggul sang istri pelan dan memeluk nya erat sedangkan mod ibu hamil memang sangat berbeda.


dian malah betah di peluk seperti saat ini.. "hemmmm harum sekaliiiii sangat harummm", gumam nya yang membuat alvin tersentak mendengar nya.


"lohh gak marah?", alvin bertanya pada istri cantik yang ada dalam pelukan nya.


"hem?? kenapa? kak alvin buat kesalahan?" dian mendongkak kan wajah nya menatap bingung sang suami


"bukankah tadi aku cemburu lalu melukai pergelangan tangan mu? apa kamu tidak marah??", alvin bingung dan balik bertanya pada sang istri


"ohhhhhh itu... nah itukan urusan kak alvin kan?? gak ada urusan nya sama aku. aku pengen peluk sampai aku tertidur aja. aku capek kak", jawab dian santai sambil tersenyum manja pada sang suami.


"ahh yah.. kalau begitu ayo kita pulang istirahat nya di rumah aja yah", alvin kini melonggar pelukan sang istri sambil menangkup kedua pipi yang sudah mulai cabi milik sang istri.


*ahh gak yang.. aku mau disini aja yah.. sambil pangku, aku sambil tidur yahhh, atau tidur di dalam aja sambil meluk, aku betah disini yang. aku jadi gak mual", dian mencoba merayu sang suami agar menuruti keinginan nya saat ini.


*baiklah, cup cup", kata alvin akhir nya menuruti sang istri.


.


.


.


4 jam telah berlalu. tak terasa sudah hampir sore dan kedua nya masih tertidur salam posisi yang sama.


alvin melihat jam di pergelangan tangan nya, "ternyata sudah pukul 17:30 sekarang", gumam nya pelan lalu membangunkan sang istri yang sangat pulas.


"he....mmmm yang apa sih aku tuh ngantuk banget yang", dian merancuh dan tak ingin di ganggu.


"tapi udah sore loh, kamu melewatkan makan siang mu yang", bujuk alvin karena takut sang istri dan buah hati nya belum makan siang. meskipun diri nya belum makan sejak pagi juga.


"ya ampun suami ku belum makan apapun", batin dian merasa bersalah pada sang suami.


"yang, ayo kita mandi", dian bersemangat bangun dari tempat tidur lalu mengajak suami nya untuk mandi.


"loh, kata nya ngantuk sayang? kenaoa tiba tiba jadi semangat gini", alvin bertanya pada sang suami tapi masih posisi tertidur sedangkan sang istri sudah berdiri di sisi temoat tidur saat ini.


"ayokkk dong sayang.... kita mandi", dian tetap mengajak sang suami sambil menarik satu tab


kedua nya melakukan ritual mandi bersua di dalam kamar mandi, saling menggosoki sabun satu sama lain. tak di sangka, gerakan tangan dian menggosoki punggung sang suami malah membangunkan singa lain disana. alvin menutupi mata nya menahan semua yang ia rasakan saat ini.


"mampus gue", batin alvin bermonolog


"yang udah yah", kata dian lalu mengguyur sang suami dengan air dari dalam shower saat ini. alvin hanya mengangukan kepala nya tanpa menoleh pada sang istri.


sedangkan dian juga sudah memakai kimono putih sambil mengeringkan rambut nya di sudut kamar mandi di depan cermin. ruangan kantor milik alvin sangat lah luas layak nya kamar mandi rumah pribadi nya.


dian menatap aneh pada sang suami yang tetap diam dibawah guyuran shower. jika saja dian melihat wajah merah suami nya, pasti sangat menertawai nya saat ini.


"yang apa belum selesai?", dian bertanya hendak melangkah mendekati sang suami


"ah iya sayang.. dikit lagi. air nya anget kok, masih betah. kamu duluan ke kamar ganti aja yah, disana ada pakaian kamu yang udah di beliin sema ini yang", jelas alvin meskipun dian mengetahui hal itu.


"iyaaa iyaaa aku tau kog, gak usah di jelasin terus yang. heheh makasih yah", jawab dian lalu berblik pergi meninggalkan suami nya dikamar mandi.


"ohh my god", alvin bernafas legah saat sang istri telah berlalu meninggalkan nya saat ini


alvin lalu mulai bersolo karir saat ini dan menggunakan sabun sebagai bantuan nya. kalian ngertikan maksd nya bersolo karir itu soserti apa? hehehe. jika saja alvin tidak bersolo karir sekarang, pasti akan sangat menyiksa dan kesakitan loh. maka biarin alvin melakukan solo nya dulu yah.


dian mengenakan dres yang ada dari dalam lemari kamar istirahat alvin di kantor nya dres warna merah maron selutut dengan leher tertutup. deres rajut yang sangat cantik dan pas di tubuh dian. warna nya pun sangat menarik hati siapapun yang melihat nya.


alvin keluar dari dalam kamar mandi dengan perasaan legah dan segar, betapa ia sangat berdecak kagum menatap sang istri dari balik cermin besar si depan nya. dian setengah menghadap ke arah jendela kaca besar di ruangan kamar itu yang menghubungkan langsung ke jalanan di luar sana yang begitu ramai yang kini sudah mulai gelap. dian memegang secangkir gelas berisi air mineral, menambah kesan tersendiri didalam hati sang sumai.


"istriku selalu cantik setiap hari, hatinya pun cantik secantik paras nya, siapapun yang berniat ingin merebut nya dari ku, maka hadapi aku terlebih dahulu", batin nya sambil memakai baju berkerah berwarna merah maron seda denga sang stri dan baju lengan panjang itu di gulung hingga ke siku tangan nya dan juga celana jeans berwarna navi sehingga menambah aura ketampanan nya.


siapapun yang melihat kedua nya pasti sangat iri dengan pasangan ini. bagai mana tidak?? mereka sangat serasi.


dian merasa sang suami tengah menatap nya sejak tadi akhir nya bersuara.


"apa sudah selesai sayang?", sambil melangkah meninggalkan gelas minuman yang telah kosong ke atas meja di ruangan itu.


"sudah sayang, ayo kita berangkat yah", alvin menggandeng tangan sang istri namun dian menghentikan langkah kedua nya sambil mendengus persisi se ekor anjing kecil yang manis. seolah mencium bau sesuatu dari badan sang suami nya saat ini sambil melirik sang suami dengan intes.


"ada apa sayang? apa masih bau? apa harus mandi lagi yah??", alvin bertanya pada sang istri cantik jelita nya secara beruntun takut jika istri nya berubah mod nya.


.


.


.


hay guys, terimakasih telah membaca novel ku ini yah, semoga selalu dalam keadaa sehat dan rejeki mengalir setiap hari. tuhan memberkati kita semua dan selamat pagi, selamat berakir pekan. 🥰😇🤗