My First Love

My First Love
Sebuah Surat



Keyla berjalan masuk ke kantor dengan langkah terburu buru. Karena ia sudah telat 1 jam pasti banyak kerjaan yang menumpuk. Meskipun dia adalah ceo sekaligus pemilik perusahaan itu. Keyla tidak pernah sama sekali telat datang ke kantor . Ia masuk ke kantor sama dengan pegawai lain nya. Agar ia bisa merasakan kerja seperti pegawai lain nya berangkat pagi pulang malam.


Ya meskipun begitu keyla tidak pernah menyerah untuk mencapai kesuksesan yang ia impikan bersama alvin. Meski mereka sudah jadi orang terkaya di London tapi ia ingin mengembangkan sayap usaha nya ke Paris. Dan mulai merintis perusaan nya dari nol tanpa campur tangan kedua orang tua nya.


" miss ada dokumen yang harus di tanda tangani sekarang" ucap pegawai itu berjalan di samping keyla dengan langkah terburu buru mengikuti langkah keyla. Ia menunjukan sebuah dokumen penting yang harus di tandatangani keyla secepat nya.


" baiklah , taruh di kantor. Dan kamu harus kunpulkan semua dokumen yang harus aku tanda tangani. Cari semua di rekan kerjamu. Aku akan segera tanda tangan dan invat jika ada orang mencariku bilang aku keluar" ucap keyla meraih dokumem itu dan bergegas masuk ke dalama kantor.


Keyla duduk menyandarkan badan nya di kursi kerja. Berdiam diri memikirkan tentang mimpi nya bertemu alvin itu. "apa maksud dari mimpi itu. Apa memang alvin tahu jika aku bersama ian. Dan sebenarnya di mana alvin sekarang. Kenapa dia bersembunyi dan tidak pulang menghampiri ku" batin keyla memutar kan kursi nya. Dengan mengigit ujung bolpoin.


Keyla merasa bimbang lagi tentang hati nya. Saat ia dekat ian. Ia selalu melihat bayangan alvin dan selalu menjauh dari ku. Apa mungkin dia cemburu lalu pergi meninggalkan keyla sendiri.


Tak lama terdengar suara ketukan dari depan pintu ruangan nya.


" tok..tokk...."


" masuklah" teriak keyla yang masih duduk santai di kursi nya.pegawai itu masuk dengan membawa tumpukan dokumen yang harus di tandatangani nya dan yang harus ia kerjakan secepat mungkin.


" miss ini semua dokumen yang harus di tanda tangani. Dan ini adalah dokumen keuangan perusahaan yang harus di cek. Dan dokemen lain yang harus miss teliti lagi" ucap pegawai itu meletakkan semua dokemen berdasarkan pekerjaan yang berbeda.


"Baik, pergilah" ucap keyla.


Pegawai itu beranjak keluar dari ruangan keyla.


Ia menarik nafas panjang dan mulai memgerjakan semua tumpukan kerjaan itu di meja nya. Hari ini ia sangat senang tidak melihat ian lagi. Dan dalvin entah kenapa dia menghilang begitu saja tanpa mengucaplan terima kasih atau apa pun pada keyla.


Keyla tiba tiba merindukan dalvin, ia yang fokus dengan  pekerjaan nya. Di kertas itu muncul sosok bayangan dalvin yang terus mengehina nya dengan wajah yang terlihat sangat imut. Ia menutup kembali dokumen itu. Keyla terus mengusap ke dua mata nya berkali kali agar ia cepat terbangun dari bayangan aneh yang terus mengganggu nya.


Kenapa muncul gambar dalvin di mana mana, yang membuat fikiran nya terganggu. Dan apa yang di bilang dalvin kemarin ia jadi teringat jika ia setia pada satu pasangan pasti alvin akan kembali.


Namun di sisi lain kenapa dalvin selalu menghantui nya. Kini ia pergi entah kemana  apa dia benar ke Landon atau tidak ia juga tidak tahu.


Di balik kesibukan kerja nya keyla terus melihat ponsel nya yang ada di sebelah tangan kari nya.


Entah kenapa ia berharap ada telfon dari dalvin atau pesan dari nya. Hingga berjam jam berlalu ia terlihat sangat antusias menunggu telfon ponsel berbunyi berharap dalvin memeberi nya kabar.


Terdengar suara pintu terbuka ia sontak menatap ke arah pintu. Jantung nya berdegup kencang terus menatap sosok orang yang akan datang menemui nya. Dia berharap itu dalvin namun harapan nya pupus melihat seorang pegawai wanita masuk ke ruangan nya.


" miss ada seseorang yang ingin bertemu" ucap pegawai itu berjalan masuk mendekati keyla.


" siapa dia? Jika dia ian jangan bilang aku aku di sini. Bilang aku lagi keluar" Ucap keyla


" baiklah aku akan segera keluar" ucap keyla bernajak berdiri.


Pegawai itu menundukkan kepala dan berjalan di belakang keyla menemani dia menemui pria yang di maksud tadi. Ia sudah menunggu di lobi kontor dengan berpakaian sangat rapi. Bada nya di balut jas hitam pekat dengan dasi biru menalung di kerah kemaja putih kotak kotak.


" siapa yang menyuruh kamu" ucap keyla dengan nada datar nya.


" aku hanya memberi tahu ini" ucap pria itu mengulurkan sebuah amplop coklat.


Keyla segera meraih amplop coklat dari tangan pria itu. Tanpa kenunggu jawaban keyla pria itu sudah berjalan pergi menaiki mobil mewah wana hitam pekat.


" siapa sebenar nya dia, di sini tidak ada seorang memeliki mobil mewah seperti itu. Kecuali orang benar benar kaya di Paris" ucap keyla menatap pria itu yang sudah pergi menjauh.


" kamu boleh pergi" ucap keyla pada pegawai wanita nya yang dari tadi masih berdiri di belakang keyla.


" baik miss" pegawai itu menundukkan kepala nya berjalan pergi . Keyla masih terdiam di lobi. Ia duduk di sofa dan perlahan membuka amplop coklat itu. Dia semakin 0enasaran apa dalam amplop itu kenapa dia memberi nya sebuah amplop.


Ia menyipitkan ke dua mata nya menatap beberapa foto dan secarik surat. Ia tidak tahu apa maksud pria itu kengirimkan sebuah foto.


" sebenar nya siapa dia, kenapa hanga mengirimku foto" ucap keyla .ia segera membuka foto itu. Mata nya terbelalak seketika melihat foto pria namun tidak jelas wajah nya. Hanya mengenakan jaket yang sama persis dengan yang di pakai alvin selama ia masih berada di sisi alvin.


Dan ada beberapa foto hanya melihatkan punggung nya pria di foto itu seperti berjalan jalan di paris.


" apa maksud dia memberi tahu ku foto ini, untuk membri jawaban atas kegundahan hati ku selama ini. Berarti memang benar alvin masih hidup. Foto ini seperti nya baru di ambil" ucap keyla yang mulai meneteskan air mata nya.


Ia terus menatap foto itu, ia mulai teringat secarik surat dalam amplop coklat yang ia buka. Ia terburu buru membuka secarik surat itu.


Isi surat :


" dia masih hidup jika ingin bertemu dia maka kamu harus tahu siapa yang lebih kamu vintai dan pertahankan. Sosok di foto itu tidak mau menemui mu. Bukan karena dia tidak perduli dengan mu tapi karena perasaanmu yang tidak jelas entah kemana. Apa kamu benar benar kencintai dia atau orang lain"


Kenapa tulisan ini sangat familiar bagi nya. Keyla terus menatap detail tulisan itu. " apa benar ini tulisan alvin" ucap keyla.


Ia sangat senang mendengar berita jika alvin masih hidup. Kini yang harus ia mulai hilangkan adalah perasaan nya pada ian agar alvin mau menemui nya. Namun sepertinya ian akan selalu mengganggu hubungan nya dengan alvin.


Keyla harus memikirkan sebuah cara untuk membuat ian agar menjauh dari nya dan tidak akan menemui nya lagi. Tapi di sisi lain ian adalah seorang investor di perysahaan nya.


Ia teringat dengan sheila dan berfikir ingin kerja sama dengan sheila untuk membuat ian menjauh dari nya. Dan bisa kembali lagi bersama sheila hidup bahagia bersama. Karena cinta mereka tidak mungkin bisa bersatu lagi. Semua punya kehidupan masing masing. Punya keluarga masing masing dan keyla juga punya anak dari alvin.