
"Kok gue tidur di pundak lo si." Ucapnya sambil membuka mata.
"Kalo gk ada gue juga pala lo udh kejedot kaca." Ucap Alvaro pelan.
"Ogt." ucap Jasmine singkat.
"Tengkyu ya!" ucap jasmine.
"Hah?! Lo bilang apa barusan?" tanya Alvaro terheran heran.
"Bukan berarti kalo gue bilang makasih kita gk musuhan ya!!!"
"Terserah lo!!!" ucap Alvaro sedikit kesal.
"Lo berdua bersik banget tau gk si, gk bisa apa sehari aja gk berantem gitu!" Ucap Davin.
"Gk" Ucap mereka berdua serentak.
Sampai di depan gerbang rumah Alvaro, Alvaro mengajak mereka untuk mampir.
"Bang Dav mau mampir dulu gk?" tanya Alvaro.
"Gk, udah malem" Ucap Jasmine.
"Gk ada yang ngajak lo ya!" Ucap Alvaro kesal.
"Gk usah Var, lagian juga udah malem" Ucap Davin.
"Oh yaudah, gue masuk dulu ya!" Ucap Alvaro.
Sampai dirumah, Jasmine langsung masuk kekamarnya. Dan buru-buru mengecas hpnya. Setelah beberapa menit, hpnya berdering.
"Siapa si malem-malem ganggu tidur aja" ucapnya kesal mengambil hp sambil merem.
"Halo!" ucap Jasmine sambil membuka matanya.
"Ini siapa?"
"Kok gk ada yg ngomong si" Batin Jasmine.
Tiba-tiba telepon itu mati.
"Salah sambung kali ya nih orang"
°°°°
Di pagi hari yang cerah Jasmine bangun dan bersiap-siap untuk kesekolah lagi. Jasmine pun segera memesan ojol.
Setelah sampai disekolah ia bertemu dengan KETOS (ketua osis) yaitu Michael.
"Hai kak" Sapa Jasmine.
"Hai min" Sapanya balik kepada Jasmine dengan lembut.
"Kok kakak tau nama aku si?" tanya Jasmine terheran-heran tapi seneng parah.
"Ohh, waktu pas kemarin liat nametagnya"
"Ohh pantesan" ujar Jasmine agak kecewa.
"Ya udah aku duluan ya kak"
\*\*\*
Sampai di kelas 12-3 ia hanya melihat satu orang yang sedang membaca buku. Jasmine rasa kira itu adalah teman sekelasnya.
"Ehh kok sepi sih, anak" pada kemana?" tanya Jasmine sambil menepuk pundak orang itu.
Saat orang itu menoleh ke arah Jasmine, Jasmine pun dengan cepat meminta maaf.
"Ehh kak aku minta maaf ya kirain aku temen sekelas" ucapnya
Dimas pun tertawa kecil karena menurut ia Jasmine terlalu lucu.
"Iya gpp kok" Ucap Dimas dan berlalu dari kelasnya Jasmine.
Setelah Dimas pergi Anggun dateng dan melihat Dimas keluar dari kelas dia.
"Min, tadi si Dimas abis kesini."
"Iya, gk tau tuh ngapain"
"Kemaren ada tugas gk? Liat dong"
"Nyontek aja terossss"
"Pelit dah ama temen"
"Nih nih nih" ucap jasmine mengulurkan bukunya.
Anggun melihat Alvaro dari jendela yg baru datang melewati kelasnya.
"Min, min Alvaro tuh"
"Ishh, apaan si lo"
"Hehehe"
°°°
15.15
Bel pulang sekolah pun berbunyi. Jasmine ke ruang musik untuk latihan lagi bersama Alvaro.
KREKK
Suara buka pintu yang dibuka oleh Alvaro.
"Gc var, latihannya serius ya besok udh tampil"
"Hemm"
Setelah selesai mereka pun pulang. Alvaro pun masuk ke dalam mobil jemputannya."Mau bareng gk lo?"
"Gk usah"
"Oh"
Hp Jasmine berdering.
"Dek gue gk bisa jemput lo ada acara di kuliahan"
"Ok"
Tit...tit...tit
Teleponan mereka pun terputus karena gk ada signal. Jasmine juga tidak bisa memesan ojol karena tidak ada signal.
Mau tidak mau dia harus bareng bersama Alvaro.