My First Love

My First Love
Berantem



"eh elo, gua bareng ya" ucap jasmine dengan mata berkaca-kaca.


Alvaro langsung menutup kaca mobilnya dan melanjutkan perjalanan nya ke sekolah.


" Ihh cewe cantik kaya gua ditinggalin disini sendiri emang gua cabe-cabean apa"


"gua jalan aja deh"


2,5 menit kemudian mobil Alvaro datang dari belakang menyusul Jasmine.


Jasmine berhenti sejenak karena ada mobil Alvaro dibelakangnya. Dan mobil Alvaro langsung terbuka kacanya.


"Masuk"


"Dingin bat lu kek es kutub utara" ucap Jasmine.


Setelah sampai disekolah Silvy melihat Alvaro dan Jasmine keluar dari mobil Alvaro.


Satu sekolah melihat karena Alvaro dan Jasmine turun didepan gerbang sekolah.


Silvy langsung melapor kepada Serena. Silvy berlari ke kelas dimana tempat serena berada.


"Ser....Ser" ucapnya ngos-ngosan karena capek berlari.


"Kenapa si lo" tanyanya sambil membaca buku yang sama dengan Alvaro.


"Didepan gerbang gua liat, bukan gua doang si tapi satu sekolah ngeliat Jasmine keluar dari mobil Alvaro.


"Seriusan?!" Ucapnya sambil menggebrak meja dengan buku.


Serena langsung melihat ke lapangan dan diikuti dayangnya.


Saat sampai di lapangan ia langsung menghampiri Jasmine dan menarik tangan Jasmine ke tengah lapangan.


Serena mengepal tangannya dan ingin menampar Jasmine. Setelah tangannya ingin menampar, tangan Alvaro langsung menghadangnya.


"Lo apa-apaan si var?!" ucap Serena meledak.


"lo yang apa-apaan, lo ngapain narik dia kesini terus mau nampar dia" ucap Alvaro sambil melempar tangan Serena.


"Gu..gu..gu..gue gk suka kalo lu deket" sama Jasmine." ucapnya setelah gagu terus meledak lagi.


"Emang lo siapanya Alvaro?!hah?!" ucap Jasmine mendorong bahu Serena.


Alvaro langsung menarik tangan Jasmine ke kelasnya.


"Lo ngapain si?!"


"gue cuma gk mau lo berantem sama Serena"


"kalo tadi lu gk narik tangan gua, udah gua cakar tuh mukanya biar tambah jelek"


Alvaro pun tersenyum.


'Apa perasaan gua doang yang barusan ngeliat dia senyum?!' batin Jasmine.


"Btw makasih buat yang tadi" ucap Jasmine senyum.


"Ntar aja ngucapinnya." ucap Alvaro langsung pergi ke kelasnya.


"Astaga,, dia gk minta makasihnya pake tubuh gue kan?!" ucapnya sambil menutup tubuhnya.


"Ihh dasar otnges" ucap Anggun tiba-tiba datang.


"apaan tuh"


"Otak ngeres"


"apaan si **** orang kagak juga, btw kapan lo sampe tadi liat pertunjukkan di lapangan gk?!"


"Pertunjukan apaan? gua gk liat"


"Yahh sayang sekali berarti anda kurang beruntung" ucap Jasmine meledek Anggun.


"Tanya aja sama satu sekolah semuanya pada tau kok"


"lu aja yang ceritain pliss!"


"Ntar di dalem gua ceritain"


Setelah menceritakan tentang kejadian tadi. Anggun langsung merasa geram dan marah-marah dengan Jasmine.


"Min tadi aturan lu tampar balik"


"Orang gue gk kena tampar"


"Ajak baku hantam lah"


"tangan gua kan ditarik ke kelas sama Alvaro!."


"Oh iya ya"


"Tapi, tapi, pas tangan gua di pegang sama Alvaro tuh masa kek ada rasa deg-degannya gitu" ucap Jasmine.


"gue gk tau kenapa" sambungnya.


"HAHAHAHAHAHA" Anggun meledak tertawa.


"Haduh haduhhh kek nya emng lo udah nempatin dia dalem hati lo"


"Emang kaya gitu?!"


"Tanya aja ama perasaan lo sendiri"


Kringg...kringgg


Bel masuk kelas pun berbunyi.


Kelasnya Jasmine sekarang pelajaran olahraga. Ia bolos pelajaran karena bosan dan akhirnya ia ke kantin untuk beli jajanan.