My First Love

My First Love
87. entah kuda atau yuda nama nya



setelah mendengarkan penjelasan dan dari dokter kandungan, dian dan alvin berpamitan pada dokter dan menuju parkiran mobil mereka sambil menggandeng tangan sang istri, alvin sesekali mengecup punggung tangan dian.


"pasangan yang romantis", bisik bisik beberapa orang yang melihat kedua nya berjalan sambil bercengkramah mesra.


"sayang, ayo kita makan sesuatu yang kamu mau yah", alvin mengajak sang istri tercinta nya. betapa bahagia nya alvin yang sebentar lagi akan menjadi seorang ayah seutuh nya.


"yang aku tuh pengen banget makan nasi padang, apa boleh?? aku rasa nya gimana gitu yang", kata dian sambil menelan air liur nya sendiri.


alvin tanpa membantah langsung menancap gas menuju rumah makan nasi padang di pusat kota.


"yang apa kamu gak malu jalan dengan keadaan begini? maaf yah kaka sayang", dian kembali berbicara sambil mengamati pakaian nya sendiri dengan perasaan kecewa dan bersalah.


"ush ush ush sudah gak papah sayang, asalkan sama kamu jalan nya aku gak malu kog. ngapain malu sama istri ku sendiri. kamu tuh yang pakai pakaian apa aja tetap gak pudar loh cantik nya", kata alvin yakin dan gak bohongan. emang kenyataan istri nya sagat cantik dengan busana apapun.


"makasih sayang", dian bergelut manja di lengan sang suami.


"aku seharus nya yang berterimakasih sayang ku", kata alvin sambil menggenggam jemari sang istri lalu mencium nya bertubi tubi.


"kenapa sayang?", dian dibuat nya bingung sendiri saat ini.


"yah kamu mau mejadi istri ku, kamu mau mengandung anak ku dan kamu bersedia menjadi ibu dari anak anak ku kelak dan kini ada calon anak kita di sini", kata alvin sambil menyentuh dengan lembut di perut yang masih datar milik dian.


"oh hehehe itukan udah kewajiban ku sebagai istri mu kak alvin ku", kata dian manja sambil memeluk tangan kiri alvin, sedangkan tangan kanan nya memegang stir kemudi.


"bahagia nya aku punya kamu yang, aku pastikan akan menjaga mu dan anak kita sampai akirat nanti dan aku bersyukur hari ini gak ada ivan disini. kalau gak aku gak tau gimana nasip ku yang gak bisa bermesraan gini. kau sungguh baik bagi ku tuhan", batin alvin saat ini.


tak butuh waktu lama kini dian dan alvin tiba di rumah makan nasi padang. dian membuka kan pintu mobil tanpa menunggu sang suami ia berjalan menuju rumah makan padang sambil mencari tempat yang agak sepih di sudut ruangan


"yang.... aduh kog gak nungguin aku sih, gimana kalau kamu tersesat coba?? ", alvin sangat panik saat ia tak menemukan sosok sang istri tadi nya.


"hehehe maaf yang aku laper banget", kata dian sambil melihat menu makan yang ada di daftar menu saat ini. tak butuh waktu lama ia lalu menunjukan beberapa gambaran menu yang ada di buku pada seorang pelayan di depan nya saat ini. dan betapa terkejut nya ia ketika melihat seorang pelayan yang sangat tampan dan sangat ia kenali .


"wahhhh yudi kan??? kamu yudi??", kata dian tak percaya apa yang di lihat nya saat ini.


"lohhh dian?? kamu dian?", yudi balik memastikan nya lagi


"ia ini aku", serempak kedua nya menjawab lalu tertawa dan saling memberikan salam satu sama lain


"ehemm", alvin berdehem sebentar sambil meneguk air mineral yang ada di dalam botol kemasan.


"ahh yah, yud kenalin ini suami ku, sayang kenalin ini yudi temen smp ku dulu", dian memperkenalkan kedua nya dan saling bersalaman.


"oh yah bentar yah, aku ambilin pesenan nya dulu", kata yudi akhir nya


"oh silahkan", jawab alvin datar tanpa ekspresi


Tanpa berpikir panjang, yudi akir nya menyiapkan pesanan kedua tamu istimewa nya itu.


"wahhh dian makin cantik aja, selama ini aku nyariin di sosmed kog gak nemu, eh sekali nya nemu malah udah berstatus istri. terlambet bener aku ini. aku melajang karena menunggu nya, eh tau nya udah punya laki aja. wahhhh", gumam yudi di di hati nya sambil tersenyum dan sesekali menganggukan kepala nya.


"gak kog", jawab nya singkat


"oh gitu, lalu kenapa diemin aku?", dian masih mencercah pertanyaan


"aku capek", jawab nya singkat tanpa ekspresi.


"oke lah maaf udah ngerepotin", kata dian lagi yang ada malah alvin menghela nafas nya berat.


"maaf yah agak lama", suara yudi akhir nya memecah kesunyian diantara pasangan suami istri itu.


"wahhhh enak bangett yud, aku jadi gak tahan lih laper nya yud", dian berantusias menerima pesanan nya.


"aduhh makasih loh dian, semoga rasa nya enak yah", kata yuda ramah


"pasti enak lah yud", jawab dian sambil tersenyum


"waduh gak usah senyum kek gitu lah cantikkk abang pengen meleleh aja", batin yuda


"eh yud ayoo bergabung dengan kita disini. boleh kan sayang?", dian mengajak yuda makan bersama sambil meminta ijin sang suami.


alvin hanya menganggukan kepala nya malas enggan untuk setuju. namun yang nama nyaada butiran perasaan cinta yuda ke dian, yuda gak sadar jika saja alvin enggan untuk setuju. ia malah duduk di samping dian.


betapa dongkol nya hati alvin saat ini pada yuda.


"gimana rasa nya enak??", yuda bertanya ketika dian sudah mengunyah makanan nya.


"wahhh enakkkkk banget yud. kedepan nya aku harus makan disini aja", jawab dian yang membuat hati yuda berbunga bunga saat ini. hankan yuda merasa ada jutaan bunga yang keluar dari dalam diri dian.


"ian kamu gak papah sama pria yang tempo dulu itu yah? siapa sih nama nya?", yuda bertanya saking penasaran nya dengan lelaki yang selalu di bayangin dian saat itu.


"wahhhh kamu masih mengingat nya yud?? padahal udah lama loh", jawab dian sambil terus mengunyah makanan nya.


"yah iaa sih.. habis nya kamu si nolak berbagai cinta dari cowok-cowok dulu demi lelaki bayangan mu itu", kata yuda tanpa perdulikan alvin, seolah alvin hanyalah nyamuk yang tak di anggap ada bahkan tanpa di undangpun dia datang.


"hemmm gimana yah, aku jatuh cinta pada pandangan pertama yud. dan aku sangat mencintai nya saat ini dan sampai akhirat yud. dia pria terbaik setelah ayah ku, aku gak bakalan nyesel telahmengenali nya", kata dian sambil memandang wajah alvin penuh arti dan sedikit memberikan senyuman saat alvin menatap wajah nya.


"wahhh istri ku ini benar-benar gak mikir perasaan ku aja, pengen sih gua nonjok si kuda kudaan ini. entahlah nama nya yuda atu kuda. sangat membuat mod ku hilang seketika", batin alvin bermonolog.


.


.


.


hay guys terimakasih telah membaca novel ini.. mohon di share ke teman teman lain nya untuk merekomendasikan nya. dan selamat malam. selamat beristirahat yah


tuhan memberkati kita semua 🥰😇🤗