
Saat Michael dan Jasmine sedang berjalan di koridor, Alvaro melihat mereka berdua dan langsung mencerminkan muka dingin yang datar.
"Var lo kenapa?" tanya Rasya.
"Biasa, moodnya sering berubah-rubah"
Alvaro pun langsung keluar, saat sampai di depan pintu kelasnya, varo melihat mereka berdua dengan sinis lalu pergi.
'Tatapan apaan tuh ****, jan-jan dia marah lagi..ihh apaan si mana mungkin dia suka sama lu jasmin' Batin Jasmine.
°°°
Alvaro pulang ke rumahnya dengan tidak senang hati. Ia merasa bahwa dirinya mulai jatuh hati kepada Jasmine.
"Astagaa.. Gua kenapa coba kayak gini?!" ucap Alvaro sambil melemparkan badannya ke sofa.
"Alvaro kamu udah pulang, ada yang mau mamah omongin sama kamu"
"Kenapa mah" ucap Alvaro sambil membenarkan posisi duduknya.
"Pas nanti kamu udah mau lulus, kamu mau di kuliahin ke ke luar negeri sama papah"
"Mah tapi.."
"Kamu harus ngelanjutin perusahaan papah nantinya dan sekarng perusahaan papah sedang ada masalah."
Alvaro pun terdiam dan melangkahkan kakinya menuju kamarnya.
BRAKK
Alvaro menutup pintu kamar dengan kesal dan melemparkan badannya ke kasur.
"Kenapa harus gua, gua kan gamau"
"Akhh"
°°°°°
15.15
Bel pulang sekolah berbunyi.
"Miminnnnnn, lu pulang sama siapa" tanya Anggun
"Gue naek ojol aja deh"
"Gue duluan ya abis ini soalnya gue juga mau ke rs"
"Yaudh gua duluan ya" sambungnya.
Setelah Anggun pergi meninggalkan Jasmine, ada mobil lewat di depan Jasmine. Dan kacanya terbuka.
"Hai min pulang bareng gua yu" Ucap Michael.
"Ga usah kak"
"Gpp bareng aja lagian juga rumah kita searah."
"Ya udah deh kak."
Sampai di depan rumah Jasmine.
"Mau masuk dlu kak?!"
"Gk usah udah sore"
"Gue pulang dlu ya"
"Bye kak"
Sinar terang dari jendela masuk ke kamar Jasmine.
Jasmine yang sedang tertidur menjadi bangun.
"HOOAAAMMM!!!" Jasmine menguap.
"Jam berapa dah skrng" Ucapnya sambil mengecek hp.
"Untung hari ini libur"
"Jalan-jalan ahh ngajak Anggun"
Jasmine pun menelpon Anggun.
"Halo nggun"
"Halo min, ngapa?"
"Gpp, bosen aja jalan yu"
"Yuyuyuyu, gue mau nonton, bayarin yaa" Ucap Anggun semangat.
"Gratisan aja cepet lu, ehh ga deng kita sama hehehe"
"Yaudah gue mandi dlu ya" lanjutnya.
"Ihh jorok lu min belom mandi"
"Bodo."
Jasmine pun menutup teleponnya dan pergi mandi.
Selesai Jasmine mandi dan memakai bajunya teleponnya berdering pas diliat itu adalah Alvaro.
"Halo var kenapa?"
"Hari ini ada waktu gk? Gue bosen nih temenin gue jalan!"
"Ihh siapa lo siapa gue merintah-merintah"
"Lagian gue juga mau jalan" Sambungnya.
"Sama Michael kan?!" Nada bicara Alvaro yang kesal.
"Ihh sotoy bat si, gue mau pergi ama Anggun ke mal mau ikut gk lu?!"
"Serah loh dah, awas aja ampe jadiin gua babu lo"
"Idih sensi amat si ya gk lah paling cuma gua suruh bawain barang" belanjaan ntar ekekke"
"Shit! Gua jemput lo ya"
"Sekalian Anggun ya"
"Hmm"
Tut..tut..
"Gua yang bawa mobil ato nyuruh supir ya? Keknya gua bawa mobil sendiri aja dah." Ucap Alvaro.
Tin..tin..
Suara mobil Alvaro yang berisik membuat Jasmine turun kebawah dengan cepat .
"Ihh Alvaro bacot banget si lo, mencet klakson gk berenti-berenti emang lu kira gua budek apa" Jasmine kesal sehingga Alvaro menghentikan klaksonnya.