My First Love

My First Love
Perubahan Ian



Lama berbincang dengan mama sheila ia terkejut tiba tiba sosok ian datang menghampiri keyla yang berdiri di depan pintu apartemen sheila. Ini kesempatan keyla untuk berbicara berdua dengan ian. Ia tidak ingin masalah ini terus berlanjut demi sheila sembuh keyla mencoba berbicara pada ian dari hati ke hati.


" aku ingin berbicara padamu" ucap keyla menarik tangan ian pergi dari apartement.


" tante aku titip joy dan cia dulu ya" ucap keyla.


" baik" ucap mama sheila.


Tanpa ragu ian hanya tersenyum melihat keyla memegang pergelangan tangan nya. Ia berjalan keluar dari apartemen.


Mata ian tak henti memandang wajah cantik keyla di samping nya.


" apa kamu berubah pikiran" ucap ian menatap keyla di samping nya.


Keyla hanya tersenyum dengan pertanyaan ian. Ia sama sekali tidak berubah pikiran tentang perasaan dan cinta nya.


" apa kamu hanya mau berbicara tentang sheila itu" ucap ian dengan senyum sinis .


" kita dulu memang saling mencintai, tapi apa kamu sadar ada yang lebih mencintai kamu yaitu istri kamu, dan aku sekarang sudah punya anak dan suami. Meskipun dulu sulit untuk menerima kenyataan jika kita benar telah berpisah. Tapi itu semua sudah takdir kita tidak di takdirkan bersama. Mungkin sheila lah yang terbaik buwat kamu. Dan alvin yang terbaik buwat aku. Aku tidak akan melupakan cinta kita maupu kenangan yang kita sudah lalui bersama. meskipun aku sudah punya suami. Tapi meskipun begitu bukan berarti cinta kita akan bersatu kembali. Jalan hidup kita sendiri sendiri. Kamu ounya kebahagiaan sendiri dan juga aku kebahagiaan ju bersama suami dan anak anak ku." ucap keyla duduk di lobi apartemen.


" tapi apa kamu tahu penderitaan ku key selama ini untuk melupakan mu. Kamu selalu menghantui fikiran ku. Itu yang membuat aku tudak bisa mencintai orang lain selain kamu" ucap ian memegang tangan keyla.


" aku tahu apa yang kamu rasakan aku juga pernah mengalaminya. Tapi apa kamu tahu penderitaan sheila. Dia sangat mencintai mu lebih dari aku mencintaimu. Lihat dia sekarang. Gadis yang dulu cantik ceria burubah seperti itu. Mana hati mu ian lihat dia demi kamu ia harus menderita seperti itu. Apa kamu tidak lihat kondisi sheila yang semakin memprihatikan dia selalu menyebut nama kamu. Aku kecewa sama kamu ian yang sekarang beda dengan ian yang dulu. Kamu dulu selalu mementingkan hati orang lain dan sekarang kamu selalu mementingkan hati mu sendiri egomu sendiri. Aku tidak akan pagi mau berteman denganmu jika kamu masih seperti ini. Kamu sekarang seperti monster tak punya hati dan perasaan"  ucap keyla beranjak pergi menuju apartemen sheila lagi tanpa memandang ian  di samping nya. Ia ungin ian bisa berubah pikiran dan datang menemui sheila lagi.


Ian hanya terdiam mendengar ucapan keyla. Ia terus berfikir tentang diri nya yang semakin berubah karena cinta nya pada keyla. " apa benar yang dikatakan keyla jika aku sudah jadi monster tak punya hati" batin ian yang masih termenung sendiri duduk di lobi.


Ian tak menyangka demi cinta hati nya sudah mulai berubah. Ia tak menyangka menyakiti hati sheila sahabat nya dari kecil sampai sekarang. Namun apa yang ia perbuwat malah membuat sheila menjadi menderita. Perlahan ia mulai sadar jika cinta nya pada keyla tidak mungkin bisa bersatu. Ia hanya menyakiti hati keyla dan sheila jika ia terus memaksa egonya untuk memiliki keyla. Banyak hati yang akan di korbankan karena ke egoan nya itu.


Ian mulai berjalan menuju ke kamar sheila. Ia membuka perlahan pintu nya kekihat sheila yang tersenyum sendiri menyebut nama ian. Ian tak kuasa meneteskan air mata nya melihat sheila seperti itu. Sungguh tega diri nya membuat sheila menjadi gila. Perlahan ian mendekati sheila, ia memegang tangan sheila ia mencium lembut kening sheila.


" maafin aku" ucap ian memeluk erat tmtubuh sheila.


Baru pertama kali ian mau mencium sheila lagi, dan mau menyentuh memeluk nya. Hati nya kini mulai sadar jika yang di perbuwat sangat salah.


Sheila terus meronta. " aku tidak mau bertemu ian, dia jahat dia jahat" ucap sheila berkali kali membuat ian tak henti meneteskan air mata nya. Sungguh tega dirinya menyakiti sahabat nya sendiri dan sekaligus istri nya.


" aku janji tidak akan menyakitimu lagi, aku akan merawatmu setulus hatiku" ucap ian perlahan melepaskan pelukannya. Ia memegang ke dua bahu sheila.


" om tante biarkan dia di sini aku akan merawat nya sepeunuh hati. Aku janji tidak akan menyakiti nya lagi. Dan keyla makasih telah menjadi warna dalam hidupku duli. Sekarang aku sadar aku tidak akan bisa memilikimu lagi. Dan Mungkin memang aku terlau egois terlalu memikirkan ambisius ku untuk menadapatkan cinta mu kembali. Aku sekarang sadar siapa yang benar tulus mencintaiku. Semoga kamu bisa bertemu alvin kembali dan hidup bahagia bersama ke dua anak kamu" ucap ian menatap keyla di belakang nya.


Dan keyla masih berdiri di tempat yang sama. Ia berjalan mendekati ian dan sheila dan memegang pundak ian .


" jaga lah dia jangan sakiti dia lagi, d saat seperti ini di butuh kamu untuk mmebuat mental nya kembali. Sayangi dia selayak nya istri kamu sendiri" ucap keyla beranjak pergi ia menggandeng ke dua anak nya keluar dari apartement sheila.


-----------------000----------------


" maafin aku, aku sudah salah sama kamu. Skearang kamu adalah istriku aku akan memanjakanmu dan merawatmu" ucap ian memandang wajah cantik sheila. Meskipun kini wajah nya sudah tak terawat lagi dengan rambut acak acakan .


Ian perlahan ambil sebaskom air dan sisir. Ia membersihkan tubuh sheila yang sudah semakin kusut. Wajah nya sangat tidal terawat. Ia terus memmbasuk sekujur tubuh sheila agar ia bersih kembali dan terawat. Perlahan ia ingin membuat sheila kembali normal seperti wanita biyasa nya.


" sekarang kamu suami aku, tapi jangan sakiti aku lagi" ucap sheila dengan menggerakakn ke dua tangan nya.


" iya aku tidak akan sakiti kamu" ucap ian yang mulai memnyisir rambut sheila yang berantakan. Ia terus menyisir perlaham rambut sheila.


Ia masih sangat bersalah dengan apa yang ia lakukan pada sheila. Dulu hati nya sekeras batu hingga membuat sheila menderita selama 10 tahun menikah.


" sekarang kamu makan ya, biar aku yang suapin. Tadi aku sudah pesan makanan buwat kamu" ucap ian duduk di samping ranjang sheila.


Sheila mengangguk antusias, ianmerasa sangat senang.


----------------000---------------


" joy kamu mau kemana? Ucap cia yang masih berdiri di samping mobil nya.


" ma tadi aku lihat om dalvin ada di sini" ucap joy yang masih melihat sekeliling nya mencari dalvin.


" mungkin kamu salah lihat, udah cepat sini kita harus pergi" ucap keyla berjalan mendekati joy dan menggendong nya masuk ke dalam mobil.


" tapi aku yakin tadi om dalvin joy tidak mungkin salah lihat" ucap joy.


" udah lupain om dalvin sekarang kita pulang ya" ucap keyla perlahan menjalan kan mobilnya keluar dari parkiran apartement sheila.


Ia menuju ke rumah nya untuk istirahat. Ya besok pafi pagi sekali keyla harus pulang Ke London orang tua keyla sudah menghubungi nya berkali kali.


Seperti nya orang tua keyla sangat merindukan joy dan cia sudah hampir 1 bulan mereka di Paris.