My First Love

My First Love
Kedatangan Ian Yang Sangat Mengganggu



Hari ini keyla merasa sangat bimbang dengan hati nya. Ia terlihat bingung kenapa dalvin selalu muncul dalam otak nya. Ia berjalan sendiri ke gembok cinta yang pernah ia datangi bersama dalvin dan ke dua anak nya. Ia ingin melihat apa yang sebanar nya di tulis joy di gembok itu.


Ya meskipun joy tidak bisa menulis ia menyuruh orang untuk mengukir di gembok itu. Ia terus berjalan dengan tatapan kosong. Terus berjalan dan berhenti di tengah jembatan menatap sungai dari atas jembatan itu.


Pandanga nya tertuju pada sungai di depan nya. Tak kuasa ia meneteskan air mata nya meratapi kesalahan yang ia buat. Ia teringat pada alvin ia merasa telah menghianati nya. Dan kini entah dia benar masih hidup atau tidak. Tapi ia merasa bersalah telah sejenak melupakan nya dan kembali mengenang masa lalu.


Masa lalu yang dulu terasa indah kenangn itu kembali lagi namun tak seindah dulu. Ia duduk bersandar di pinggir jembatan dengan ribuan gembok menggantung di pinggiran . Tak sengaja ia menyentuh slalah satu gembok yang membuat ia tersadar sejenak.


Ia membaca tulisan di gembol itu ada nama nya dan dalvin. Bertuliskan bahagia selama nya . Ia tak menyangka anak nya joy mengukir nama nya dan dalvin. Ia ingin melepas gembok itu mencoba menarik narik dengan kedua tangan nya sekuat tenaga namun tetap tidak bisa ke buka.


Ia coba membuka dengan jepit rambut yang menghiasi di rambut nya namun hingga berjam jam masih tetap sama tidak bisa terbuka. Ia tetap berusaha keras untuk membuka namun tidak ada hasil.


Keyla yang merasa lelah ia menyandarkan kembali punggu nya. " kenapa tidak bisa terbuka" gumam keyla memukul gembok itu dengan tangan nya.


Ia sebenar nya tidak ingin ada tulisan itu karena ia berharap alvin ada. Jika ia tahu alvin akan sangat marah melihat tulisan itu. Pasti dia akan bilang aku menghianati nya. Padahal sama sekali  tidak seperti yang di bayangkan nya. Ia tidak menghianati alvin.


Meski sempat kembali pada masa lalu. Itu karena kebodohanku terbujuk rayuan ian. Namun sekarang ia mulai sadar kembali atas semua yang ia lakukan.


Lama termenung sendiri terlihat langit sedah mulai gelap. Keyla bergegas pergi daei gembok cinta itu ia seakan pasrah bila tidak bisa di buka. Gembok itu meskipun harus sampai memukul nya tetap saja tidak bisa di buka.


Ia berjalan pulang menatap ada sosok wanita yang termenung sendiri. Ia mencoba menghampori wanita itu.


" apa kamu ada masalah" ucap keyla menepuk pundak wanita itu.


" kamu siapa?" Ucap wanita itu menoleh ke arah keyla. Terlihat air mata wanita sudah bercucuran ke mana mana.


" aku keyla, jika kamu ada masalah cerita pada ku mungkin aku bisa bantu" ucap keyla duduk di sebelah wanita itu.


Wanita itu memeluk erat keyla dan menangis semakin menjadi jadi. Terlihat ia mengusap ingus nya dengan sapu tangan di tangan kanan nya. Meskipun keyla merasa risih dan terlihat jorok di mata nya. Ia menvoba mencari solusi untuk wanita di depan nya itu.


Ia masih terdiam belum sama sekali bicara, wanita itu semakin menangis tersedu sedu. Ia mengusap ke dua mata nya dan menarik nafas nya pelan mencoba bercerita pada keyla di samping nya.


" maaf , jika aku merepotkan mu" ucap wanita itu.


" tidak apa apa, kamu cerita padaku" ucap keyla merangkul pundak wanuta itu.


" suami ku diam diam menghianatiku, padahala aku sangat sayang pada nya. Dia kembali pada cinta pertama nya. Aku tidak habis pikir baru beberapa hari aku tinggal dia sudah berselingkuh di belakangku" ucap wanita itu yang masih sesegukan.


Keyla terdiam seketika mendengar curhatan wanita itu. Ia merasa apa yang di alami wanita itu seperri diri nya namun beda yang menyakiti adalah dirinya. Ia tidak tahu jika alvin ada di posisi sama seperti wanita itu apa dia akan memberi ku maaf nanti nya.


Lama berbicang satu sama lain mencurahkan isi hati yang terpendal. Keyla mulai mencurahkan pada wanita yang baru ia temui itu. Hari sudah mulai larut malam wanita itu berpamitan untuk pulang. Tanpa curiga apa oun pada wanita itu keyla pergi masuk dalam mobil.


Di sisi lain wanita itu di jemput seorang pria yang sama dengan pria yang mengirim amplop coklat keyla kemarin. Namun keyla tidak kenyadari nya. Ia menjalan kan mobilnya menuju ke rumah nya. Ia sangat khawatir pada ke dua anak nya yang sudah lama menunggu di rumah.


Tak lama keyla sampai di rumah ia melihat suasana di rumah sangat seisi ruangan sudah mulai gelap. " apa joy dan cia sudah tidur" ucap keyla beranjak menaiki tangga di depan nya menuju ke kamar anak nya.


Ia melihat joy dan cia sudha tidur pulas di ranjang nya. Ia berjalan mendekati temota tidur mereka dan mencium kening joy dan cia lembut. Keyla berjalan pergi menutup pintu nya perlahan.


------------------000------------


Keesokan hri nya seperri biasa keyla berangkat lebih pagi. Daei kemarin ia selalu telat. Dan hari ini ia tidak mau telat lagi meskipun ia seorang pemilik perusahaan itu.


 


" pagi juga, oya nanti aku tidak mau menerima tamu dari siapa pun. Ingat jika ian datang biarkan dia sampai dia pergi sendiri" ucap keyla berjalan masuk ke dalam  ruangan nya.


Ia segera menutup rapat ruangan, keyla duduk santai di kursinya dengan memasang headset ke telinga nya. Ia mendengarkan lagu s angat keras dan mulai mengerjakan semua pekerjaan yang sudah mulai menumpuk lagi.


Terdengar suara ian berteriak di luar ruangan keyla. Namun keyla tak perdulikan itu. Ia masih sibuk dengan pekerjaan nya. Ia juga tidak mengangakat sama sekali panggilan telfon dari ian.


" key kenapa kamu tidak mau menemui ku lagi, sebenarnya apa salahku padamu. Kenapa kamu jadi berubah tidak mau sedikitpun menatapku" teriak ian dari balik pintu kantor nya. Membuat para pegawai menatap ian yang terus teriak di depan ruangan keyla.


Meskipun ia terus teriak, keyla tidak sekali mendengar teriakan ian. Ia memasang headset di telinga nya dan mendengarkan lagu sangat keras agar tidak mendengar teriakan ian yang sangat mengganggunya. Kini ia fokus pada kerjaan nya. Dan ia juga tidak jauh dari ponsel nya. Sudah dua hari dalvin tidak pernah menghubungi nya.


Ia juga teringat joy kenapa dia tidak mencari dalvin. Padahal sebelum nya dia hari tidak bertemu ia sangat merindukan dalvin tapi kini joy terlihat diam tanpa mencari dalvin. Apalagi dia sabgat antusias jika bertemu dengan dalvin.


" apa mungkin dalvin menghubungi mereka, tapi apa dia tahu nomor ponsel joy dan cia" ucap keyla mulai terdiam sejenak. Memikirkan sesuatu pikiran yang terus mengganggu nya.


Hal yang sangat tidak terduga, ian mendobrak pintu ruangan keyla yang membuat ia bisa masuk ke ruangan nya. Ia sangat terkejut tersadar dari lamunanya. Ia bangkit dari kursi nya , perlahan ia melepaskan headseat yang menutupi kedua telinga.


" kenapa kamu begitu nekat ingin bertemu aku, sudah aku bilang kita sudah tidak ada hubungan lagi. Apa kamu belum puas dengan jawaban itu" bentak keyla.


Ian berjalan mendekati keyla memegang ke dua tangan nya.  Namun keyla terus menepis tangan ian kasar dari tangan nya. " jangan pernah menyentuhku lagi, keputusanku sudah bulat. Tolong jangan pernah mengganggu ku lagi. Pergi jauh dari kehidupan ku. Aku tidak mau timbul masalah baru jika kamu bersama ku. Lihat lah sheila dia selalu mencintai mu meskipun kamu tidak pernah menganggap dia. Dia juga selalu berkorban dengan mu" ucap keyla dengan nada keras nya menatap ian.


Ian terlihat terdiam sejenak mendengar ucapan keyla. " aku masih mencintai mu key, aku tidak ingin lagi berpisah dengan mu. Kenapa kita tidak bisa bersatu lagi seperti dulu" ucap ian meraih lengan keyla dan menarik nya masuk ke dalam dekapan hangat nya.


" lepasin aku" ucap keyla terus meronta.


Namun ian tidak melepaskan pelukan nya ia terus memeluk keyla sangat erat.


" aku bilang lepas kan aku" teriak keyla menginjak kaki kanan sangat keras ian membuat ia reflek melepaskan peluka nya. Ian terlihat meringis kesakitan memegang kaki nya.


" key kanapa kamu seperti itu, kenapa kamu berubah. Apa sudah ada pria lain di hatimu untuk menggantikan alvin" ucap ian yang mulai meneteskan air mata nya.


" jangan menangis di sini, lihat semua pegawai menatap ke kantor ku mendengar teriakan mu yang seperti anak kecil merengek rengek padaku. Sekarang kamu pergi jangan pernah kembali lagi ke sini. Ingat hubungan kita hanya sebatas teman kerja tidak lebih dari itu" ucap keyla manarik tangan ian keluar dari kantor nya.


" security " teriak keyla berkali kali.


" iya miss" ucap 2 security itu berlari menuju ke depan kantor keyla.


" bawa dia pergi dari hadapan ku sekarang juga, aku tidak mau bertemu dengan nya lagi" ucap keyla menunjuk ke arah ian di samping nya.


Ian hanya diam dan tersenyum tipis menatap keyla. " aku akan membuat kamu jatuh dan akan bertekuk lutut pada ku" ucap ian .


" sudah tuan silahkan pergi" ucap scurity itu Memegang lengan ian .


" aku bisa jalan sendiri" ucap ian kenepis tangan ke dua scurity itu. Tanpa perdulikan ian keyla masuk ke dalam ruangan nya lagi.


Ian terlihat sangat marah di permalukan di depan para pegawai keyla. Ia beranjak pergi keluar dari kantor keyla.


Entaj siapa yang ia telfon seperti nya sangat serius bicara dengan seseorang di balik telfon itu.


-----------------000---------------