
semua para undangan yang hadir di dalam ruangan tempat resepsi pernikahan sangat terbawa suasana melihat sepasang pengantin yang baru saja beberapa jam yang lalu melangsungkan pernikahan.
bagaimana tidak? kedua nya sangat serasi dan sangat romantis berada diatas panggung nan megah itu, bagaikan seorang raja dan ratu (ratu semalam yah guys... hehehe)
kedua pasangan yang baru saja resmi menjadi sepasang suami istri, tanpa ragu mencium didepan panggung dan diiringi tepuk tangan dan juga siulan yang sangt riuh.
"mereka serasi dan romantis yah, semoga saja mereka langgeng dan cepat di berikan keturunan", kata salah seorang pegawai yang bekerja di kantor alvin.
"iya tuh, beruntung banget sih dian", sambung seorang wanita yang juga pegawai di perusahan alvin.
"heh paling bentar cerai lagi, liet aja, si dian kan wanita j***ng!!", tegas celshy yang berada dalam kelompok beberapa para gadis.
"ssssstttt mbak... jangan sirik aja dong...! mbak kalau ngomong mikir dulu, sejak kapan mbak dian punya pacar? setau kita kan mbak dian gak pernah tuh gonta ganti pacar, jangan kan mau gonta gati kali yah, pacar aja mbak dian gak punya, karna dia mau menjaga diri nya hanya untuk calon sumai nya kelak.. ada kali mbak celsy nya yang gonta ganti gitu...", kata wanita yang bernama dewi.
"diem lu", jawab dian sambil melototi mata nya pada gadis di samping kanan nya.
dewi yang melihat celsy hanya bisa menggelengkan kepala nya.
disisi lain, ada sepasang mata yang memperhatikan adegan di panggung megah itu.
Betapa sakit hati nya melihat sejoli yang masih betah berada di panggung, memamerkan kemesraan dan memamerkan keharmonisan dalam pernikahan yang baru saja di mulai.
"sialan", umpet lelaki yang tak lain adalah david.
(hay guys,, akh kasih fisual nya yah... 🤭 heheh )
"apa bisa gak usah di pamerin disini", gumam david lagi.
"ehhh siapa yang ngundangin lo kemari? bukan nya lo udaj di pecat sama pak alvin kan?", bisik ivan pada david yang memang sengaja di undang oleh pak albert.
diam-diam, pak albert mengirim mata-mata nya untuk menjaga dian dan alvin, meski alvin sudah punya pengawal dan mata-mata, tetap saja pak albert tidak mau lengah dalam menjaga keselamatan orang-orang tersayang nya.
"hahah emang harus perlu lo tau siapa yang ngundang gue?", jawab david sombong sambil menaikan alis nya dan memangku kai kiri nya.
"gak juga sih sebenar nya, lo sakit hatikan melihat mereka?, gua ingatin lo lagi dav, lo gak pantes jadi pendamping dian atau jadi pembantu nya pun lo gak pantes. upppsss sorry, mulut gue suka ceplas ceplos kalau soal kehidupan sahabat-sahabat gue", kata ivan sambil berdiri dan setengah menunduk pada pundak ivan dan berbisik.
david yang mendengar hinaan dari ivan mengepalkan kedua tangan nya erat namun enggan untuk melawan ivan, david pernah sekali saat pertama kali menginjakan kaki nya di kantor alvin di pukul hingga babak belur dan hampir skarat hanya karena wanita bernama misel, yang dulu sempat berpacaran dengn alvin.
flash back
**pagi itu alvin dan teman-teman nya baru saja selesai melakukan pesta di sebuah cafe merayakan kelulusan mereka.
saat itu alvin berpacaran dengan gadis bernama misel.
"hay sayang, nanti malem aku gak ikutan kamu ke restorant, aku ada acara bersama keluarga besar ku di rumh", misel membohongi alvin.
padahal, tanpa ia minta pun alvin tak perduli, misel dan alvin berpacaran hanya karena di comblangin beberapa teman nya. apalagi misel adalah gadia yang canik dan cukup populer di sekolah nya. hingga seiring berjalan nya waktu, alvin bisa sedikit menerima keberadaan misel di sampung nya. meski tidak seratus persen sih.
"ok", jawab alvin singkat.
"ehhh brow, lo ada acara gak bentar? kalo gak, ayok bergabung sama kita-kita, ntar malam kita rayakan hari kelulusan si cafe keluarga gue di jalan *****", jelas agus pada alvin.
"ayolah vin", ivan ikut mengakak alvin
"ok", jawan alvin singkat.
malam pun tiba, alvin, ivan, agus, denis dan edwar akhir nya sampai di cafe tujuan.
saat sedang asyk mengobrol, tiba-tiba mata alvin tertuju pada gadis yang di kenali nya.
"ia itukan misel", jawab agus dan dimas barengan.
edwar dan ivan hanya mengikuti arah yag di tunjuk agus.
"katanya acara keluarga bersama orang tua nya di rumah, ternya dia disini bersama lelaki lain, bagus lah kalo seperti ini, jadi nya kan gampang ninggalin gadia cengeeng dan sok manja itu", gumam alvin yang masih di dengari ivan dan agus yang berada di samping nya.
"kita samperin vin?", edwar bertanya pada alvin.
"gak usah, kita lihat aja, mereka ngapain", jawab alvin santai.
agus mengambil handphone nya lalu merekam apa yang di lakukan misel juga lelaki disamping nya, lelaki disamping nya ternyata david.
misel akhir nya memasuki bubuk pada minuman david, dan sesaat david akhir nya berubah panas dan membawa misel pergi menggunakan mobil menuju sebuah hotel.
alvin dan sahabat nya mengikuti mobil yang di tumpangi kedua nya hingga menuju hotel milik keluarga alvin.
"ngapain mereka ke hotel ini vin?", agus bertanya pada alvin.
"gak tau brow, kita ikutin aja", kata alvin, dan bukan alvin nama nya jika ia tak bisa masuk dalam kamar yang sudah di pesan misel dan david.
saat misem dan david sudah bersetubuh dan melakukan hubungan yang tidak semestinya mereka lakukan, alvin dan sahabat-sahabat nya menerobos masuk dalam ruangan itu, hingga mengagetkan kedua nya.
misel yang tertangkap basah sedang melakukan hal menjijikan itu bangun dan bersimpuh di bawah kaki alvin mengenakan selimut di badan nya.
"vin, dia yang nyuri gue dari rumah dan bawa gue kesini", sambil menangis di buat-buat.
"hahahhahah lo pikir gue buta? gue udah liat semua nya misel, lo bahkan lebih menjijikan dari apapun yang terjijik menurut gue, dan mulai detik ini jangan gangguin gue lagi, kita udahan, dan buat lo david, trimakasih 😉", alvin akhir nya pergi bersama teman-teman nya lalu mengedipkan sebelah matanya pada david.
namun david dengan cepat mengenakan kembali pakaian nya dan berlari menarik lengan alvin dan melayangkan sebuah pukulan lada wajah nya.
"awwww", pekik alvin hingga terhuyung ke lantai.
mendengar suara alvin, ivan berbalik dan melayangkan kaki kiri nya pada wajah david dan melayangkan pukulan berkali kali pada wajah david hingga david memohon ampun.
.
.
.
flash back off
setelah selesai resepsi pernikahan berlangaung, akhir nya alvin dan dian kembali ke kamar hotel untuk ber istirahat.
alvin duduk di tepi tempat tidur sambil memandangi punggung dian yang sedang melepaskan segala perhiasan dan juga memberaihkan wajah nya di depan cermin.
"apa itu yang pertama bagi mu?", alvin bertanya pada dian yang sibuk dengan perlengkapan rambut dan juga wajah nya di depan cermin besar.
dian yang mendengar nya terhenyak kaget dengan apa yang di tanya alvin saat ini.
"apa sih maksud nya? jawab gak yah?", dian membatin.
.
.
.
Hay guys, jangan lupa like, dan vote novel ku ini yah... terimakasiih 🥰😇🙏