Holy Marriage

Holy Marriage
Buktinya Apa



Anna termenung mengingat pertama kali ia bertemu Alan. Pria itu menyebutkan nama lengkap Anna, serta banyak hal tentang Anna sebelum Anna memberitahukannya.


“Gue salut dengan kesetiaan Alan yang rela nungguin lo bertahun-tahun sampe lo beranjak dewasa. Dia ngincer lo sejak lama, dia nggak memberi celah untuk lo bisa dinikahi laki-laki lain sampe-sampe dia bersikeras minta dijodohin sama lo sebelum lo lulus sekolah.” Inilah satu-satunya alasan kenapa Pak William ngejodohin lo sama Alan.”


“Tapi awalnya bukan gue yang dijodohin sama Alan, dan gue hanyalah pengganti Kak Angel.”


“Gue nggak tahu soal itu, tapi yang jelas cewek yang Alan mau sejak awal adalah lo, bukan Angel.”


“Kalau Alan memang cinta sama gue sejak lama, kenapa dia macarin Cintya?”


“Pertanyaan lo itu udah gue jawab di awal. Alan ngejadiin Cintya sebagai batu loncatan, dia peralat Cintya sebagai pacar hanya untuk ngebuat lo sadar kalau alan adalah pria yang pantas buat lo cintai. Dia ingin ngebuat lo jatuh cinta tanpa harus dia yang lebih dulu ngungkapin. Dia nggak akan kuat kalau lo tolak, sebab sejak awal dia tau lo nggak cinta sama dia. Dia tahu lo masih berharap sama mantan lo.”


“Kenapa Alan nggak jujur aja? Kenapa dia sampai harus ngejadiin Cintya korban pacar pura-pura?”


Anna ingat Alan mendadak kelihatan frustasi setelah membaca chat. Dan ternyata ini alasannya, kemudian Alan pergi mengaku menemui Cintya, ternyata dia ke rumah Reno dan mabuk.


“Alan nggak mau ngasih lo mobil karena nggak mau lo hidup bebas. Alan ngebela-belain berbohong kalau dia udah nikah dengan Cintya demi ngebuat lo cemburu. Alan rela mengorbankan perasaan Cintya demi ngebuat lo jatuh cinta, dia ngebuat sandiwara besar dengan memacari Cintya, memperalat Cintya hanya demi untuk membuat lo jatuh cinta. Dia membuka masalahnya sendiri dengan cara memperalat Cintya. Dan sekarang masalah menjadi rumit ketika Cintya menuntut banyak hal dari Alan. Kasihan Cintya yang menjadi korban perasaan hanya demi memenuhi keinginan Alan. Alan bahkan mempertahankan hubungan dengan Cintya sebelum misinya tercapai. Dan setelah lo benar-benar mencintai Alan, maka dengan mudah Alan membuang Cintya seperti sampah.”


Anna tergugu dan tak bisa bicara apa-apa. Semua yang ia dengar seperti dongeng. Rasanya mustahil, tapi memang itulah fakta yang terjadi.


“Gue nggak tega ngeliat penderitaan Cintya, dia adalah korban. Dia udah terlanjur mencintai Alan dan kini dicampakkan. Alan memutuskan Cintya, tentu saja Cintya frustasi. Gue perduli pada Cintya karena gue mencintai Cintya sejak dulu. Tapi faktanya dia lebih memilih Alan. Meski begitu, rasanya gue nggak rela wanita yang gue cintai terluka.”


“Apa bukti dari ucapan lo ini?”


TBC