
not edited!
Lebia, demikian begitulah teman-temannya memanggil beliau. Seorang wanita dari keturunan yang sangat terkenal.
Ya, Lebia adalah keturunan ke-sekian dari garis darah Horus. Dengan kata lain, ia adalah keturunan murni sampai ke darah Adam.
Tidak asing jika di bumi『Soros』pada saat itu, seluruh masyarakatnya melakukan kawin silang antar ras. Dan menjaga darah kemurnian cukup sulit dilakukan.
Contohnya saja pada saat itu, yang menjadi raja dari seluruh umat ras adalah pria berbangsa Dwarf. Tidak diketahui siapa namanya, namun ia adalah raja yang adil juga pemberani.
Merupakan sebuah kasus yang langka pada saat itu, jika menemukan seseorang yang memiliki darah murni seperti Lebia.
Ia satu-satunya anak manusia, yang diketahui secara pasti, bahwasanya ia memiliki darah murni dari garis darah Horus.
Dengan keberaniannya, Lebia membasmi seluruh pasukan dan balatentara raja iblis, demi mengembalikan ketentraman dunia.
Bersama ketiga kawannya, Lebia menjelajahi dunia untuk mencari istana dari kerajaan raja iblis.
Mereka melewati daratan demi daratan, lautan demi lautan, bahkan benua demi benua. Dan sampai pada akhirnya, Lebia menemukan istana kerajaan Raja iblis bersama ketiga sahabat sejatinya.
Sebelum pertempuran itu terjadi, Tuhan merahmati Lebia dengan sebuah buku kitan, yang berisi mengenai seluruh sihir yang mampu menghancurkan kekuatan jahat.
Buku tersebut berjudul : Recuperation.
Selepas Lebia mendapatkan wajyu untuk menghancurkan Raja iblis. Pertempuran hebat pun terjadi dengan dahsyatnya.
Dentuman demi dentuman terdengar dengan lantang, bahkan seisi dunia mendegarkan pertarungan tersebut tanpa henti.
Pertarungan tersebut terjadi selama tiga tahun.
Masyarakat dunia yang mendengarkan dentuman pertarungan tersebut, hanya mampu berdoa setiap harinya agar tuhan membantu Lebia memenangkan pertarungan.
Sampai akhirnya, hari dimana dentuman tersebut berhenti tiba. Tak ada yang mengetahui siapakah sebenarnya yang memenangkan pertarungan.
Hari demi hari, seluruh orang di benua horus menunggu kedatangan Lebia. Tanda-tanda baik itu sebenarnya telah beredar cepat, agresi militer yang dilakukan oleh raja iblis sudah tak tampak lagi semenjak dentuman suara itu berhenti.
Lalu, tibalah hari ketika Lebia kembali bersama ketiga temannya.
Seluruh makhluk hidup di dataran『Soros』bergembira akan kehadiran sang pahlawan. Demikian semenjak kejadian hari itu, bumi『Soros』kembali menjadi dataran yang tenang dan damai.
Tetapi kala itu, ada sebuah rahasia tengah disembunyikan oleh Lebia. Dan sesungguhnya tuhanlah yang menyuruh Lebia merahasiakan hal tersebut, sampai waktunya, rahasia itu akan tersebar dengan sendirinya atas perintah tuhan.
.
.
.
***
.
.
.
Ribuan tahun telah berlalu.
Semenjak runtuhnya kerajaan Raja Iblis, kisah mengenai Pahlawan bernama Lebia sudah menjadi makanan sehari-hari untuk seluruh masyarakat yang hidup dimuka bumi『Soros』.
Mulai dari anak-anak sampai kakek tua mengetahui kisah tersebut, demikian tibalah waktu dari janji tuhan tersebut berlangsung.
Kala itu, sebuah kerajaan runtuh akibat keserakahan dan butanya sang raja akan dosa yang telah ia lakukan.
Yang meruntuhkan dan mengkudeta sang raja adalah seorang pria dari bangsa Elf. Tak pernah ada catatan mengenai nama sang pria yang menghancurkan kerajaan tersebut.
Namun, ketika kudeta itu terjadi, sebuah rahasia yang telah tersimpan ribuan tahun lamanya terbuka.
Semenjak terbukanya rahasia tersebut, mulailah terjadi perpecahan diantara bangsa elf.
Pada zaman tersebut, bangsa elf adalah ras yang paling berkuasa di muka bumi, sedangkan manusia berdarah murni, adalah ras yang paling langka di bumi『Soros』.
Pertempuran dan pertumpahan darah terjadi dimana-mana. Penyebab utamanya karena perbedaan pendapat mengenai pemusnahan umat manusia di muka bumi.
Entah apa sebabnya mereka para bangsa elf bisa berfikir sampai sedemikiannya, namun yang diketahui melalui sumber sejarah, pada saat bangsa elf meruntuhkan sebuah kerajaan, mereka menemukan lima buah kitab buku beserta sebuah catatan harian yang pemiliknya adalah seorang wanita dari ras manusia murni bernama Lebia.
Menurut sejarah yang tercatat, agresi bangsa elf untuk memusnahkan seluruh keturunan manusia, terjadi setelah mereka menemukan catatan harian tersebut.
Demikian kerusuhan mulai terjadi.
Dizaman penuh kerusakan ini, terlahirlah dua orang anak manusia dengan darah murni dari sebuah desa bernama desa [Durga].
Desa [durga] adalah satu-satunya desa yang seluruh penduduknya adalah manusia berdarah murni.
Saat Agresi militer tengah terjadi, desa tersebut pun menjadi incaran keganasan bangsa elf.
Terbunuhlah seluruh masyarakatnya akibat kekejian bangsa elf. Namun pada saat yang bersamaan, dua orang kakak beradik tersebut berhasil melarikan diri dari kejadian keji itu.
Kedua saudara tersebut bernama “Exan, dan Diana”
Exan dan diana, tumbuh dewasa berdampingan dengan kesulitan yang mereka alami, hidup dihutan dan pergi dari satu kota ke kota yang lain adalah keseharian yang harus mereka lalui.
Sampai akhirnya, mereka memilih untuk menetap pada satu kota yang hanya di kota tersebutlah mereka berdua dapat diterima dengan lapang dada.
Hari demi hari mereka lewati tanpa kendala, kehidupan mereka tampak kembali normal sampai mereka beranjak dewasa.
Sampai akhirnya, mereka berdua memilih untuk menikah, ya, mereka akan melakukan pernikahan kakak beradik.
Tepat dihari pernikahan mereka berdua, saat itulah turun sebuah kitab dari langit. Kitab tersebut turun untuk sang adik yang bernama Diana.
Yang unik dari kitab tersebut adalah, tak tercantum judul dari buku tersebut, dan pada buku tersebut, hanya setengah bagiannya saja yang tertulis pada lembarannya.
Kehebohan terjadi saat kejadian yang memecah langit tersebut terjadi. sudah ribuan tahun lamanya seluruh makhluk hidup tak pernah melihat mukjizat kembali. Dan ketika mukjizat itu kembali turun ke muka bumi, tentusaja kehebohan langsung pecah.
Mengapa malah sang adik yang mendapatkan kitab tersebut? Karena pada saat itu, Diana adalah satu-satunya orang yang memiliki ketulusan hati dan jasad yang paling suci dari segala macam dosa.
Kedua kakak beradik itu membatalkan pernikahannya, karena depresi, Exan memilih untuk pergi kesuatu tempat dan meninggalkan adiknya sendiri di kota yang tak diketahui namanya tersbut. Lagi, tak ada catatan sejarah yang menjelaskan dimana mereka tinggal.
Kepergian sang kakak membuat Diana kesepian, akhirnya Diana pun memilih untuk mengikuti langkah kaki kakaknya.
Selama perjalanan untuk mencari sang kakak, Diana berhasil mengumpulkan empat orang sahabat yang sama-sama memiliki darah murni seperti dirinya. Dan uniknya, keempat sahabatnya itu memiliki darah yang unik.
Masing-masing dari mereka beempat, mewarisi darah dari para pembawa kitab terdahulu.
Ada yang mewarisi darah Iris, ada juga yang mewarisi darah Zue, kemudian ada juga yang mewarisi darah Horus, dan yang terakhir, ia memiliki darah keturunan murni seperti Diana, ya, ia adalah sahabat karib Diana selama perjalanan, dan ia sama murninya dengan darah yang Diana miliki, benar mereka berdua mewarisi darah keturunan Lebia.
Perjalanan mereka cukup panjang, belasan tahun mereka berpetualang untuk menemukan Exan.
Pulau demi pulau mereka arungi, pertarungan demi pertarungan mereka hadapi. Sampai akhirnya orang yang mereka cari dapat ditemukan.
Ya, Diana dan teman-temannya berhasil menemukan Exan
***
Lebia, demikian begitulah teman-temannya memanggil beliau. Seorang wanita dari keturunan yang sangat terkenal.
Ya, Lebia adalah keturunan ke-sekian dari garis darah Horus. Dengan kata lain, ia adalah keturunan murni sampai ke darah Adam.
Tidak asing jika di bumi『Soros』pada saat itu, seluruh masyarakatnya melakukan kawin silang antar ras. Dan menjaga darah kemurnian cukup sulit dilakukan.
Contohnya saja pada saat itu, yang menjadi raja dari seluruh umat ras adalah pria berbangsa Dwarf. Tidak diketahui siapa namanya, namun ia adalah raja yang adil juga pemberani.
Merupakan sebuah kasus yang langka pada saat itu, jika menemukan seseorang yang memiliki darah murni seperti Lebia.
Ia satu-satunya anak manusia, yang diketahui secara pasti, bahwasanya ia memiliki darah murni dari garis darah Horus.
Dengan keberaniannya, Lebia membasmi seluruh pasukan dan balatentara raja iblis, demi mengembalikan ketentraman dunia.
Bersama ketiga kawannya, Lebia menjelajahi dunia untuk mencari istana dari kerajaan raja iblis.
Mereka melewati daratan demi daratan, lautan demi lautan, bahkan benua demi benua. Dan sampai pada akhirnya, Lebia menemukan istana kerajaan Raja iblis bersama ketiga sahabat sejatinya.
Sebelum pertempuran itu terjadi, Tuhan merahmati Lebia dengan sebuah buku kitan, yang berisi mengenai seluruh sihir yang mampu menghancurkan kekuatan jahat.
Buku tersebut berjudul : Recuperation.
Selepas Lebia mendapatkan wajyu untuk menghancurkan Raja iblis. Pertempuran hebat pun terjadi dengan dahsyatnya.
Dentuman demi dentuman terdengar dengan lantang, bahkan seisi dunia mendegarkan pertarungan tersebut tanpa henti.
Pertarungan tersebut terjadi selama tiga tahun.
Masyarakat dunia yang mendengarkan dentuman pertarungan tersebut, hanya mampu berdoa setiap harinya agar tuhan membantu Lebia memenangkan pertarungan.
Sampai akhirnya, hari dimana dentuman tersebut berhenti tiba. Tak ada yang mengetahui siapakah sebenarnya yang memenangkan pertarungan.
Hari demi hari, seluruh orang di benua horus menunggu kedatangan Lebia. Tanda-tanda baik itu sebenarnya telah beredar cepat, agresi militer yang dilakukan oleh raja iblis sudah tak tampak lagi semenjak dentuman suara itu berhenti.
Lalu, tibalah hari ketika Lebia kembali bersama ketiga temannya.
Seluruh makhluk hidup di dataran『Soros』bergembira akan kehadiran sang pahlawan. Demikian semenjak kejadian hari itu, bumi『Soros』kembali menjadi dataran yang tenang dan damai.
Tetapi kala itu, ada sebuah rahasia tengah disembunyikan oleh Lebia. Dan sesungguhnya tuhanlah yang menyuruh Lebia merahasiakan hal tersebut, sampai waktunya, rahasia itu akan tersebar dengan sendirinya atas perintah tuhan.
.
.
.
***
.
.
.
Ribuan tahun telah berlalu.
Semenjak runtuhnya kerajaan Raja Iblis, kisah mengenai Pahlawan bernama Lebia sudah menjadi makanan sehari-hari untuk seluruh masyarakat yang hidup dimuka bumi『Soros』.
Mulai dari anak-anak sampai kakek tua mengetahui kisah tersebut, demikian tibalah waktu dari janji tuhan tersebut berlangsung.
Kala itu, sebuah kerajaan runtuh akibat keserakahan dan butanya sang raja akan dosa yang telah ia lakukan.
Yang meruntuhkan dan mengkudeta sang raja adalah seorang pria dari bangsa Elf. Tak pernah ada catatan mengenai nama sang pria yang menghancurkan kerajaan tersebut.
Namun, ketika kudeta itu terjadi, sebuah rahasia yang telah tersimpan ribuan tahun lamanya terbuka.
Semenjak terbukanya rahasia tersebut, mulailah terjadi perpecahan diantara bangsa elf.
Pada zaman tersebut, bangsa elf adalah ras yang paling berkuasa di muka bumi, sedangkan manusia berdarah murni, adalah ras yang paling langka di bumi『Soros』.
Pertempuran dan pertumpahan darah terjadi dimana-mana. Penyebab utamanya karena perbedaan pendapat mengenai pemusnahan umat manusia di muka bumi.
Entah apa sebabnya mereka para bangsa elf bisa berfikir sampai sedemikiannya, namun yang diketahui melalui sumber sejarah, pada saat bangsa elf meruntuhkan sebuah kerajaan, mereka menemukan lima buah kitab buku beserta sebuah catatan harian yang pemiliknya adalah seorang wanita dari ras manusia murni bernama Lebia.
Menurut sejarah yang tercatat, agresi bangsa elf untuk memusnahkan seluruh keturunan manusia, terjadi setelah mereka menemukan catatan harian tersebut.
Demikian kerusuhan mulai terjadi.
Dizaman penuh kerusakan ini, terlahirlah dua orang anak manusia dengan darah murni dari sebuah desa bernama desa [Durga].
Desa [durga] adalah satu-satunya desa yang seluruh penduduknya adalah manusia berdarah murni.
Saat Agresi militer tengah terjadi, desa tersebut pun menjadi incaran keganasan bangsa elf.
Terbunuhlah seluruh masyarakatnya akibat kekejian bangsa elf. Namun pada saat yang bersamaan, dua orang kakak beradik tersebut berhasil melarikan diri dari kejadian keji itu.
Kedua saudara tersebut bernama “Exan, dan Diana”
Exan dan diana, tumbuh dewasa berdampingan dengan kesulitan yang mereka alami, hidup dihutan dan pergi dari satu kota ke kota yang lain adalah keseharian yang harus mereka lalui.
Sampai akhirnya, mereka memilih untuk menetap pada satu kota yang hanya di kota tersebutlah mereka berdua dapat diterima dengan lapang dada.
Hari demi hari mereka lewati tanpa kendala, kehidupan mereka tampak kembali normal sampai mereka beranjak dewasa.
Sampai akhirnya, mereka berdua memilih untuk menikah, ya, mereka akan melakukan pernikahan kakak beradik.
Tepat dihari pernikahan mereka berdua, saat itulah turun sebuah kitab dari langit. Kitab tersebut turun untuk sang adik yang bernama Diana.
Yang unik dari kitab tersebut adalah, tak tercantum judul dari buku tersebut, dan pada buku tersebut, hanya setengah bagiannya saja yang tertulis pada lembarannya.
Kehebohan terjadi saat kejadian yang memecah langit tersebut terjadi. sudah ribuan tahun lamanya seluruh makhluk hidup tak pernah melihat mukjizat kembali. Dan ketika mukjizat itu kembali turun ke muka bumi, tentusaja kehebohan langsung pecah.
Mengapa malah sang adik yang mendapatkan kitab tersebut? Karena pada saat itu, Diana adalah satu-satunya orang yang memiliki ketulusan hati dan jasad yang paling suci dari segala macam dosa.
Kedua kakak beradik itu membatalkan pernikahannya, karena depresi, Exan memilih untuk pergi kesuatu tempat dan meninggalkan adiknya sendiri di kota yang tak diketahui namanya tersbut. Lagi, tak ada catatan sejarah yang menjelaskan dimana mereka tinggal.
Kepergian sang kakak membuat Diana kesepian, akhirnya Diana pun memilih untuk mengikuti langkah kaki kakaknya.
Selama perjalanan untuk mencari sang kakak, Diana berhasil mengumpulkan empat orang sahabat yang sama-sama memiliki darah murni seperti dirinya. Dan uniknya, keempat sahabatnya itu memiliki darah yang unik.
Masing-masing dari mereka beempat, mewarisi darah dari para pembawa kitab terdahulu.
Ada yang mewarisi darah Iris, ada juga yang mewarisi darah Zue, kemudian ada juga yang mewarisi darah Horus, dan yang terakhir, ia memiliki darah keturunan murni seperti Diana, ya, ia adalah sahabat karib Diana selama perjalanan, dan ia sama murninya dengan darah yang Diana miliki, benar mereka berdua mewarisi darah keturunan Lebia.
Perjalanan mereka cukup panjang, belasan tahun mereka berpetualang untuk menemukan Exan.
Pulau demi pulau mereka arungi, pertarungan demi pertarungan mereka hadapi. Sampai akhirnya orang yang mereka cari dapat ditemukan.
Ya, Diana dan teman-temannya berhasil menemukan Exan
***
----------------------------------------------
Hai semua sahabat pembaca dimanapun kamu berada! Jangan lupa untuk support Author ya!
Caranya gampang banget kok, cukup tekan tombol like, comment, dan rate *5 pada bagian depan!
Bantuan kalian sangatlah berarti untuk Author, karena setiap support yang kalian berikan, sudah bisa menambah semangat Author untuk melanjutkan kisah ini!
Juga bagi kalian yang berkenan memberikan sedikit pointnya, Author akan sangat senang sekali dan akan semakin bersemangat untuk menuliskan chapter demi chapternya!
Bahkan Author bisa saja loh memberi Crazy Up!
Baiklah! Demikian salam penutup dari Atuhor untuk kalian semua!
Jangan lupa untuk tetap berbahagia! dan selalu berpikiran positif!
Always be Happy
And Happy Reading Guys!