The 7 Books of God

The 7 Books of God
Chapter 105 : Kisah Masa Lampau (Bagian 1)



not edited!


Dengan tibanya Informasi tersebut, maka perintah tuhan yang lainnya kepada Zue adalah : Zue harus membuat sebuah bahtera, yang ukurannya sebesar benua, dan diselesaikan dalam waktu 30 tahun.


 


 


Sebuah misi yang tampaknya mustahil, tetapi Zue tidak meragukan perintah itu sama sekali.


 


 


Dengan para pengikutnya, Zue turun kemuka bumi『Soros』, kemudian ia berdakwah kepada ras-ras lainnya, demi menyelamatkan nyawa mereka.


 


 


Kala itu, dakwah Zue yang tertolak hampir 1000 tahun tersebut, ternyata dengan hanya beberapa kata saja, seluruh makhluk yang tinggal di dataran bumi『Soros』, langsung menerimanya dan mematuhi segala perintahnya.


 


 


Kesedihan yang diderita Zue langsung terbayarkan. Semenjak ia turun kemuka bumi『Soros』, Zue hidup penuh kebahagiaan.


 


 


Waktu terus berjalan, 30 tahun pun akhirnya telah terlewati. Bahtera terbesar yang pernah umat seluruh bumi『Soros』buat, selesai sebelum tanggal yang ditentukan tiba.


 


 


Hampir kayu di seluruh dataran bumi『Soros』habis terpakai, hanya untuk membuat sebuah bahtera super massive ini saja.


 


 


Umat manusia yang berada di dataran langit tertawa dan hanya bisa mengagumi betapa gigihnya mereka kaum di dataran rendah.


 


 


Karena mereka rasa, apa yang dilakukan umat di bawah mereka adalah sebuah kebodohan, maka, Manusia yang berasal dari langit atas merencanakan sebuah rencana yang begitu kejam.


 


 


Mereka berencana menghancurkan bahtera yang kaum dataran rendah telah buat dengan jeripayah serta waktu yang cukup lama.


 


 


Meledaklah kapal bahtera yang telah Zue juga seluruh pengikutnya telah bangun.


 


 


Menangislah Zue diatas puing-puing kapal raksasa yang ia telah rakit dengan seluruh nyawanya. Dengan hati yang penuh kesedihan, diangkatlah kedua tangan Zue kala itu.


 


 


Terucaplah doa yang begitu mujarab dari bibir Zue, yang tengah gemetaran. Ia berdoa kepada Tuhan agar memaafkan perbuatan Manusia, serta meminta agar diberi ketabahan hati dalam dirnya.


 


 


Karena ketulusan hatinya yang begitu luar biasa, turunlah dari langit, sebuah tongkat sihir yang terbuat dari pohon Adam, pohon yang kala itu Adam masih hidup disurga, ia sempat menanam sebatang pohon di tahan surga yang mulia.


 


 


Dengan tongkat sihir tersebut, Zue berhasil membenahi kapalnya hanya dalam kurun waktu tiga hari.


 


 


Waktu yang dijanjikan pun tiba, setelah Zue berhasil memperbaiki seluruh kerusakan pada bahtera kapal yang telah di hancurkan oleh umat manusia, saat itu juga waktu yang di janjikan tiba.


 


 


Bergegas lah seluruh makhluk hidup yang ada di bumi『Soros』naik ke atas kapal tersebut. Tidak ada yang tersisa, seluruh makhluk yang hidup di bumi『Soros』, seluruhnya berhasil naik didalam kapal tersebut, bahkan mereka dapat menikmati kehidupan yang sangat nyaman didalamya.


 


 


Banjir bandang pun tiba, tenggelamlah bumi『Soros』yang sebelumnya terlihat indah dan asri menjadi sebuah planet air tak berpenghuni.


 


 


Detik demi detik, hujan turun dengan lebatnya, juga kucuran air yang sagat deras, dimuntahkan dari dalam bumi.


 


 


Umat manusia yang berada di dataran atas mulai panik. Mulailah mereka membuat bahtera yang kira mereka bisa menyaingi bahtera yang Zue ciptakan, tetapi waktu yang mereka miliki sama sekali tidak berpihak kepada umat manusia kala itu.


 


 


Dengan dahsyatnya, seluruh umat manusia mati tertelan hantaman ombak yang kala itu, segala yang ada di dataran『Soros』telah berubah menjadi lautan ganas.


 


 


Umat manusia yang menyadari bahwa mereka telah melakukan kesalahan karena tidak mengikuti perintah Zue, menyesal akan apa yang mereka lakukan. Tetapi pintu maaf telah tertutup pada hari itu.


 


 


Tenggelamnya bumi akibat hal ini, menyebabkan seluruh makhuk yang tinggal di dalam bahtera kapal, harus tiggal didalamnya selama beberapa ratus tahun lamanya.


 


 


Sampai akhirnya bumi kembali menelain air  yang dimuntahkannya, umat pada zaman itu telah kembali ke jalan yang lurus dan dirahmati tuhan.


 


 


Kembalilah kebaikan tersebar di muka bumi『Soros』, serta kehidupan baru pun kembali terjalin.


 


 


***


 


 


Setelah kejadian tenggelamnya bumi terlewati, ratusan tahun telah berlalu.


 


 


Lahirlah seorang keturunan dari darah keturunan Zue, yang ia merupakan seorang pria tampan juga berwibawa seperti kakeknya.


 


 


Seluruh makhluk memanggil ia dengan nama Horus.


 


 


Horus mendapat perintah dari tuhan untuk memimpin seluruh makhluk di muka bumi, untuk kembali hidup dari hasil tanah juga sumber kehidupan pada dataran bumi『Soros』.


 


 


 


 


Karena kegigihan dan kemapuan yang menyamai talenta para leluhurnya tersebut, Tuhan semesta alam memberikan Horus sebuah kitab yang akan membawa umat selanjutnya aman dalam kedamaian juga kemakmuran.


 


 


Judul dari buku tersebut adalah : Liberation.


 


 


Isi dari buku keempat yang tuhan turunkan tersebut adalah, kisah-kisah dari umat-umat sebelum mereka, kisah yang pernah hilang ribuan tahun lamanya.


 


 


Kisah tentang Adam, juga kisah tentang Iris, serta kisah tentang kaum Zue yang menentang tuhan. Hal ini di turunkan oleh tuhan agar umat manusia dapat terbebas dari jeratan dosa yang umat-umat sebelum mereka telah lakukan.


 


 


.


.


.


 


 


***


 


 


.


.


.


 


 


Kehiudpan umat manusia kembali berada dalam kedamaian juga ketentraman.


 


 


Namun setelah juta tahun lamanya seluruh ras hidup dalam ketentraman. Timbul sebuah ancaman dari dasar bumi.


 


 


Sebuah makhluk yang mengganggu ketentraman dunia, makhluk tersebut menyebut dirinya sebagai raja iblis.


 


 


Kehancuran demi kehancuran terjadi kembali di muka bumi『Soros』, semua ini hanya akibat tindakan satu orang makhluk, yang menyimpan dendam kesumat terhadap tuhan yang maha berkuasa.


 


 


Tak ada catatan jejak yang bisa memberitahu umat di zaman Arley, sebenarnya makhluk apa yang tengah membenci tuhan sampai sedemikian rupa. Sampai-sampai ia membenci seluruh ras yang hidup diatas bumi『Soros』.


 


 


Raja iblis berencana menguasai seluruh dunia, dan ia akan memimpin bumi『Soros』, sebagai tanda perangnya kepada sang tuhan yang menciptakan diriya.


 


 


Karena kerusakan terus berkelanjutan. Seluruh ras dimuka bumi berhasil dikalahkan, dan kala itu, hanya tersisa sebuah benua saja yang tak terkena serangan.


 


 


Yaitu sebuah benua yang terlindungi atas rahmat tuhan, tempat dimana pertama kali Adam dan Eve diturunkan di muka bumi.


 


 


juga tempat dimana umat Zue berhasil turun pada benua tersebut, sebelum pada akhirnya kapal bahtera yang mereka buat, kembali hanyut terbawa ombak atas perintah tuhan.


 


 


Ya, benua itu adalah bernama [Horus].


 


 


Sebuah benua yang dinamai oleh mereka yang tinggal diatasnya, untuk menghargai pria bernama Horus, yang telah mengajari mereka tentang segala hal.


 


 


Pada benua tersebut, terdapat sebuah kerajaan yang tercipta karena kekompakan para umat manusia di zaman tersebut.


 


 


Tak tercantum apa nama dari kerajaan tersebut, dalam buku sejarah manapun.


 


 


Namun, agresi militer yang diluncurkan oleh raja iblis, akhirnya berhasil masuk dan menyerang benua tersebut.


 


 


Didalam krisis yang tengah terjadi. lahir lah seorang anak manusia, dan ia satu-satunya manusia pada zaman tersebut, yang berhasil mengembalikan semangat hidup seluruh ras yang tersisa di zaman kegelapan tersebut.


 


 


Ia adalah seorang wanita, dan ia bernama “Lebia”


 


 


***


 


----------------------------------------------


 


 


Hai semua sahabat pembaca dimanapun kamu berada! Jangan lupa untuk support Author ya!


Caranya gampang banget kok, cukup tekan tombol like, comment, dan rate *5 pada bagian depan!


Bantuan kalian sangatlah berarti untuk Author, karena setiap support yang kalian berikan, sudah bisa menambah semangat Author untuk melanjutkan kisah ini!


Juga bagi kalian yang berkenan memberikan sedikit pointnya, Author akan sangat senang sekali dan akan semakin bersemangat untuk menuliskan chapter demi chapternya!


Bahkan Author bisa saja loh memberi Crazy Up!


Baiklah! Demikian salam penutup dari Atuhor untuk kalian semua!


Jangan lupa untuk tetap berbahagia! dan selalu berpikiran positif!


Always be Happy


And Happy Reading Guys!