Goodbye Daddy, See You Again

Goodbye Daddy, See You Again
S'2 Mexico



Dasar pria tua yang tidak punya hati. Bisa-bisanya dia mau mengorbankan anak muda ini. Hmm sepertinya aku menemukan mainan yang bagus. Jika dia ingin menyelamatkan diri dengan cara mengorbankan anak muda ini, maka aku akan mengorek informasi dari dia. Pasti dia sakit hati dengan omongan pria tua ini jadi aku bisa manfaatkan situasi untuk menggali informasi. Batin El dengan senyuman licik yang mengembang di wajahnya.


"Toni!!! bawa anak muda ini ke ruangan eksekusi" perintah El.


"Siap bos" jawab Toni mantap dan langsung melakukan tugasnya.


Vicky akhirnya dipisahkan dari opa Gaston dan di bawa ke ruangan khusus oleh Toni.


Pria tua itu hanya mampu menatap punggung anak muda yang sudah lama menemaninya dan dia adalah asisten terbaik opa Gaston.


Aku harap semuanya baik-baik saja. Dan aku juga yakin kamu paham apa yang harus kamu lakukan. batin Opa penuh keyakinan.


Setelah kepergian Vicky, opa Gaston mulai gelisah, bukan karena ia takut dengan El Chapo melainkan ia takut jika Asistennya itu membocorkan tentang siapa pengganti pemimpin Marah Salvatrucha. Namun beberapa saat kemudian ia kembali yakin ketika mengingat tekad Vicky yang mau berkorban untuknya.


"Bagaimana orang tua, apakah kau masih mau keras kepala dan tidak mau bicara baik-baik denganku seperti yang tadi aku tawarkan? saat ini nasib anak muda itu ada pada pilihanmu. Aku tahu bahwa kau masih punya hati untuknya" cacar El begitu tinggal mereka berdua.


"Jangan pernah mengancamku El Chapo karena sampai kapanpun kau tahu bahwa seorang Gaston tidak pernah berubah pikiran walaupun seribu anak buahku kau basmi" ucap opa Gaston penuh penekanan sehingga berhasil membangkitkan emosi pria itu dan berakhir dengan sebuah bogem di ulu hati pria tua itu.


"Aku akan membunuhmu secara perlahan dan mengirim jasadmu kepada keluargamu, dengan begitu Aku yakin bawa dia akan datang dengan sendirinya hahahaha" ucap El tertawa puas.


Jangan coba-coba membangunkan singa kecilku yang lagi anteng. Markasmu akan dia ratakan sampai tanah. batin opa sambil tersenyum membayangkan sang cucu yang memiliki wajah polos namun berhati malaikat maut.


El yang melihat itu mendekat dan menyuntikkan obat dijarum yang ia pegang ke tubuh opa Gaston, dan perlahan pria itu mulai merasa kantuk bercampur pusing dan akhirnya tidak sadarkan diri.


El melangkah ke ruangan dimana Vicky berasa, ia sudah tidak sabar untuk mengetahui siapa pengganti pemimpin Marah Salvatrucha karena itu yang lebih penting untuknya.


"Aku harap kau tidak keras kepala seperti tuanmu itu. Jadi bekerja samalah dan jawablah Aku dengan jujur jika kau masih menyayangi nyawamu" ucap El berusaha merayu Vicky.


"Apa yang tuan mau dariku?" tanya Vicky berusaha tenang dan tidak terlihat tegang di mata pria kejam itu bersama sang asistennya.


"Cukup kau memberitahukan kepadaku siapa pengganti pria tua itu sebagai pemimpin yang baru" tanya El penuh penekanan.


"Aku rasa tuan tahu aturan main para anak buah dalam suatu geng mafia yaitu menjaga rahasia dan berani mengorbankan nyawa demi persekutuan. Tapi setelah mendengar ucapan tuan Gaston yang menganggapku tidak penting tadi, aku terpaksa bekhianat." ucap Vicky menjelaskan niatnya.


Rupanya anak buahmu bukan orang yang setia jadi bisa dengan mudah aku mengorek banyak informasi dan juga kelemahan Marah Salvatrucha. batin El yang tersenyum licik penuh kemenangan.


"Baiklah, aku akan menjamin keselamatanmu tapi syaratnya kau harus memberitahukan semua hal tentang kelompok Marah Salvatrucha." ucap El lagi dan diangguki oleh Vicky.


Pembicaraan mereka terus berlanjut tanpa mempedulikan keadaan opa Gaston.


.


.


.


Di tempat lain, Alfa dan kelompoknya sudah lebih dahulu tiba di Mexico. Mereka memilih untuk menyusun strategi penyelamatan terlebih dahulu dan mereka melakukannya di pinggiran kota di sebuah gedung tua pabrik hasil bumi yang sudah tidak terpakai lagi.


Alfa datang bersama Riko dan tidak lupa ia jugaa minta bantuan kepada Reno. Dengan senang hati pria beranak satu itu mau karena ia bisa seperti sekarang karena campur tangan Marah Salvatrucha.


mereka juga membawa serta beberapa anak buah mereka yang dianggap kemampuan mereka di atas Rata-rata dan saat ini mereka tinggal menunggu kedatangan oma Ratna dan juga Maggie bersama Rockzy dan Roky.


"Riko, apa ada petunjuk yang kamu dapatkan?" tanya Alfa kepada pria yang sudah dianggap anak angkat oleh mamanya.


"Kurang ajar orang itu, mencari hidup dengan merusak karakter manusia" gerutu Alfa yang emosi karena memang ia juga sudah mengetahui sejak dulu kalau geng Kartel ini adalah musuh terbesar bagi Marah Salvatrucha.


Beberapa saat kemudian oma Ratna tiba.


"Ma,... " sapa Alfa kepada sang mama.


"Apakah kamu sudah persiapkan semua?" tanya oma Ratna langsung pada intinya.


"Sudah" jawab Alfa.


Beberapa saat kemudian lagi masuklah Roky dan Rockzy bersamaan.


"Mana kaka?" tanya oma Ratna.


"Katanya masih ada urusan sebentar dan dia akan menyusul" jelas Roky.


"Anak itu, apa lagi yang dia rencanakan tanpa kompromi terlebih dahulu" gerutu oma yang curiga dengan keterlambatan sang cucu.


"Oke, semua siap dengan tim masing-masing sambil menunggu kaka karena waktu terus berjalan" ucap Oma dan diangguki oleh semuanya.


"Rockzy, seperti biasa kau harus selalu ada di samping kaka" perintah Oma.


"Baik tante" jawab Rockzy mantap.


Sedangkan di tempat lain, lebih tepatnya di sebuah restoran mewah yang ada di Mexico, seorang gadis tengah menikmati hidangannya.


"Berantem butuh tenaga coi, jadi kaka harus makan dulu" gumamnya sambil menatap hidangan yang lezat itu penuh nafsu.


Seperti biasa ia tidak peduli dengan yang namanya image, apalagi di segera orang. Ia makan dengan lahap. padahal ia sendiri namun makanan yang dia pesan cukup banyak.


Setelah menyelesaikan makannya sore ini, gadis itu mengambil ponselnya dan melakukan panggilan keluar. Beberapa saat kemudian terdengar suara bariton dari seberang.


📞.....


📞Halo, dalam kenal tuan El Chapo. Sepertinya kamu terlalu bernafsu ingin bertemu denganku.


📞Siapa kamu?


📞Bukannya kamu ingin bertemu dengan pemimpin Salvatrucha yang baru?


📞Hei anak kecil, belajarlah lagi tentang cara mengalihkan perhatian orang


📞Untuk apa harus belajar?


📞Aku sudah mengetahui siapa pemimpinnya dari asisten pria tua ini dan semua kelemahan kalian.


Sambungan telepon diputuskan sepihak oleh El.


Hmmm menarik, rupanya dia masuk dalam perangkap Vicky. Siapa sosok yang disebutkan oleh Vicky sebagai pengganti opa? Baiklah, permainan dimulai dari sekarang. Batin Maggie dengan senyum mengembang sambil mengusab perutnya.


BERSAMBUNG