
Lalu Ana dan Lino pun segera pergi menuju basecamp.
"No, emang setiap hari mereka sering ke basecamp ya?" tanya Ana.
"Bukan setiap hari lagi sih, tapi emang mereka tinggal disana" ucap Lino.
"Mereka tinggal di basecamp?" tanya Ana.
"Sebenernya yang tinggal di basecamp cuma Alex doang sih, yang lainnya kadang tinggal di rumah mereka masing-masing kadang juga tinggal di basecamp" jelas Lino.
"Emang Alex gak ada tempat tinggal?" tanya Ana.
"Ada, cuma dia gak tinggal dirumahnya" ucap Lino.
"Kenapa gak tinggal di rumahnya?" tanya Ana.
"Karena kedua orang tua dia udah meninggal, jadi dia merasa kesepian kalau di rumah" ucap Lino.
"Orang tuanya meninggal karena sakit?" tanya Ana memastikan.
"Bukan" ucap Lino.
"Terus karena apa?" tanya Ana.
"Orang tuanya meninggal karena kecelakaan mobil" ucap Lino.
"Kasihan banget Alex" ucap Ana.
"Oh iya, terus Bayu sama Bobby kenapa kadang nginep di basecamp? bukannya mereka punya rumah?" tanya Ana.
"Kalau Bobby, dia tuh sebenernya suka males tinggal di rumahnya soalnya kan papah dia nikah lagi sama wanita lain. Jadi dia merasa kesel aja kalau di rumah soalnya dia suka di suruh-suruh sama mamah tirinya, makanya dia kadang suka nginep di basecamp" jelas Lino.
"Kalau Bayu?" tanya Ana.
"Kalau Bayu sih baik-baik aja sama keluarganya" ucap Lino.
"Terus kenapa nginep di basecamp?" tanya Ana.
"Ya mungkin dia bosen di rumah, makanya dia nginep" ucap Lino.
"Oh gitu" ucap Ana.
"Kamu kenapa tanya-tanya soal itu?" tanya Lino.
"Aku pingin tahu aja" ucap Ana.
"Kalau kamu suka nginep di basecamp?" tanya Ana.
"Kalau selesai balapan sih kadang nginep kadang juga enggak" ucap Lino.
"Oh iya, kalau anak SKZ tuh cuma segitu?" tanya Ana.
"Waktu dulu sih bukan segitu" jelas Lino.
"Emang asalnya ada berapa orang?" tanya Ana.
"Ada delapan" ucap Lino.
"Siapa aja?" tanya Ana.
"Aku, Raka, Gilang, Bagas, Bobby, Bayu, Alex, sama Aldi" ucap Lino.
"Aldi kenapa keluar?" tanya Ana.
"Soalnya waktu itu orang tuanya tahu bahwa dia ikut balapan. Terus orang tuanya marah sama dia bahkan dia mau dimasukin ke pesantren sama orang tua nya. Tapi dia gak jadi dimasukin ke pesantren sebab dia uda bilang ke orang tuanya bahwa dia udah keluar dari geng motor" ucap Lino.
"Oh gitu" ucap Ana.
"Ya udah cepet turun, udah sampe juga" ucap Lino.
"Oh iya" ucap Ana yang baru sadar bahwa dirinya sudah sampai di basecamp.
Lalu Ana pun segera turun dari basecamp, kemudian mereka berdua pun segera masuk kedalam basecamp.
"Hallo guys" sapa Lino
"Eh No luh kesini lagi" ucap Bayu.
"Emang gue gak boleh kesini gitu?" ucap Lino.
"Ya boleh" ucap Bayu.
"Luh kesini sama Ana" ucap Gilang.
"Menurut luh?" ucap Lino sedikit kesal karena sudah tahu ada Ana masih aja nanya.
"Ayo duduk, Na" ucap Lino kepada Ana.
Lalu Lino dan Ana pun segera duduk.
"Oh iya, Na! luh belum kenalan kan sama mereka bertiga?" tanya Gilang.
"Gue udah kenalan kok" ucap Ana.
"Oh udah, kirain belum kenalan" ucap Gilang.
"Oh iya, Na! bentar ya aku ambilin minuman dulu" ucap Lino.
Lalu Lino pun segera pergi untuk mengambil minuman untuk Ana.
"Kayaknya enak ya tinggal disini" ucap Ana.
"Iya enak banget, soalnya kulkasnya selalu penuh sama minuman terus ada juga beberapa snack di dalam lemari" jelas Alex.
"Ih enak banget" ucap Ana yang iri karena mendengar ucapan Alex.
"Ih enggak!" ucap Ana yang sedikit terkejut.
"Ini, Na" ucap Lino sambil memberikan satu botol sprite untuk Ana.
"Makasih" ucap Ana.
"Iya sama-sama" ucap Lino.
"No, perasaan luh ngasih Ana minuman bersoda mulu deh" ucap Bobby.
"Emang iya?" tanya Lino.
"Iya, waktu itu luh ngasih dia Coca cola kan?" ucap Bobby.
"Iya juga ya" ucap Lino.
"Na, apa mau aku ganti jadi jus aja?" tanya Lino.
"Enggak, udah ini aja" ucap Ana.
Lalu Ana pun segera meminum sprite tersebut.
"No, si Ana katanya pingin nginep disini" ucap Gilang.
"Ih enggak! gue gak ngomong kayak gitu" ucap Ana.
"Iya bener, kata Ana katanya disini enak banget tempatnya" ucap Bayu.
"Bohong, No! tanya aja Bobby sama Alex" ucap Ana.
"Bener kok tadi Ana bilang kayak gitu" ucap Alex dan Bobby bersamaan.
"Ih enggak!" ucap Ana.
"Bener, Na?" tanya Lino.
"Enggak kok, percaya deh sama aku" ucap Ana.
"Tapi kata mereka katanya kamu bilang kayak gitu" ucap Lino.
"Ya udah sih kalau gak percaya gak apa-apa" ucap Ana.
"Iya aku percaya, lagian mereka cuma bercanda kok" ucap Lino sambil merangkul Ana.
"Guys, nanti kayaknya peraturan geng SKZ harus ditambah satu peraturan deh" ucap Bobby.
"Peraturan apa?" tanya Lino.
"Jangan bawa pacar ke basecamp" ucap Bobby.
"Oh jadi gue gak boleh kesini ya" ucap Ana.
"Mereka cuma bercanda kok, Na" ucap Lino.
"Oh iya, gue pingin ngomong sama kalian" ucap Lino.
"Mau ngomong apa?" tanya Bayu, Gilang, Bobby dan Alex.
"Ini soal Bagas" ucap Lino.
"Bagas kenapa?" tanya Bayu.
"Lang, luh kan kalau ada orang yang nguntit Ana?" tanya Lino.
"Iya inget, emang kenapa?" tanya Gilang.
"Gue curiga bahwa Bagas orangnya" ucap Lino.
"Kok luh bisa curiga sama dia, No?" heran Gilang.
"Soalnya dia ngirim foto ke whatsapp Ana" ucap Lino.
"Foto apaan?" ucap Gilang, Bayu, Alex dan Bobby.
"Pokoknya ada lah. Dan gue curiga kalau dia penguntit itu" ucap Lino.
"Tapi kayaknya bukan dia, No! soalnya kan aku udah bilang kalau Bagas kan tinggi, sedangkan dia gak setinggi Bagas" jelas Bina.
"Kan bisa jadi dia nyuruh orang, Na" ucap Lino.
"Luh jangan fitnah dulu, No. Takutnya kejadiannya malah kayak Raka waktu itu. Lagian kan belum terbukti bahwa dia yang nabrak Acha" ucap Bobby.
"Iya bener, nanti luh berdua malah ribut kayak waktu luh sama Raka" ucap Alex.
"Luh sebenarnya ada masalah apa sih sama Bagas?" tanya Bayu.
"Mereka berdua tuh berantem gara-gara rebutan Ana" sahut Gilang.
"Rebutan Ana?" tanya Bayu.
"Bukan!" sahut Lino.
"Terus gara-gara apa?" tanya Gilang.
"Ya gue gak suka aja sama dia" ucap Lino.
"Iya, gak sukanya gara-gara apa?" tanya Gilang.
"Gara-gara Bagas suka kasar sama Ana" jelas Lino.
"No! udah aku bilang jangan dikasih tahu sama orang" ucap Ana.
"Gak apa-apa, Na! lagian mereka harus tahu yang sebenarnya" ucap Lino.