
Setelah selesai makan, Ana pun segera mengirim pesan kepada Lino.
Ana :
No, lagi apa?
Lalu Lino pun dengan cepat membalas pesan dari Ana.
^^^Lino :^^^
^^^Lagi ngobrol bareng Gilang sama Raka^^^
Ana :
Raka satu tenda sama kamu?
^^^Lino :^^^
^^^Iya^^^
Ana :
Sama Bagas juga?
^^^Lino :^^^
^^^Enggak, dia gak bareng sama kita^^^
Ana :
Oh gitu
Ana :
Kamu masih berantem ya sama Bagas?
^^^Lino :^^^
^^^Iya^^^
Ana :
Maafin aku ya, gara-gara aku kalian jadi berantem
^^^Lino :^^^
^^^Itu bukan salah kamu kok^^^
^^^Lino :^^^
^^^Oh iya, Na! nanti pulangnya kita duduk paling belakang aja ya^^^
Ana :
Kenapa duduk dibelakang?
^^^Lino :^^^
^^^Gak apa-apa, pingin dibelakang aja^^^
Ana :
Ya udah iya
^^^Lino :^^^
^^^Tadi waktu tidur di bis, nyenyak gak?^^^
Ana :
Nyenyak kok
^^^Lino :^^^
^^^Ya udah nanti kalau pulangnya, kamu tidur lagi aja dipundak aku biar tidur nya nyenyak^^^
Ana pun langsung tersenyum karena membaca pesan dari Lino.
"Lagi chat sama siapa, Na?" tanya Felisa.
"Hmm..sama mamah" bohong Ana.
"Mamah atau pacar?" tanya Felisa.
"Mamah" bohong Ana.
"Tapi kok sambil senyum-senyum sih baca chat nya" ucap Felisa.
"Soalnya pesan nya lucu" ucap Ana.
"Oh iya, Na! luh kenapa putus sama Bagas?" bisik Felisa pelan karena takut Naya yang berada didalam tenda mendengarkan ucapannya.
"Gak apa-apa, gue pingin putus aja" bisik Ana.
"Tapi alasan luh aneh banget, masa tiba-tiba putus dengan alasan yang gak jelas" bisik Felisa.
"Luh pasti nyembunyiin sesuatu ya?" tanya Felisa pelan.
"Enggak" ucap Ana.
"Guys!!" ucap Clara yang datang menghampiri mereka berdua.
"Gue seneng banget" heboh Clara.
"Seneng kenapa?" tanya Ana dan Felisa bersamaan.
"Waktu tadi gue ngambil makanan, gue ketemu Ardan" ucap Clara.
"Ardan siapa?" tanya Felisa.
"Itu loh anak SMA Mutiara" ucap Clara.
"Oh yang anak geng Stray Squad?" tanya Felisa.
"Iya" ucap Clara.
"Clara, anter gue ke toilet yuk" ucap Lia yang menghampiri mereka bertiga.
"Gue lagi mau makan" ucap Clara.
"Fel, anterin gue" ucap Lia.
"Gak mau, sama Ana atau Naya aja sana. Soalnya gue lagi mager" ucap Felisa.
"Naya nya gak mau" ucap Lia.
"Ya udah sama gue aja" ucap Ana.
"Eh gak jadi deh, biar gue sendiri aja ke toilet nya" ucap Lia sambil pergi.
"Lia kok gitu sih, udah untung Ana mau nemenin dia" ucap Felisa.
"Gak apa-apa, Fel" ucap Ana.
"Pengumuman...pengumuman! untuk seluruh siswa dan siswi diharapkan berkumpul dilapangan"
"Guys, ayo kumpul" ucap Felisa.
"Baru juga mau makan, udah ada pengumuman aja" keluh Clara.
"Nay, ayo kumpul" ucap Ana sambil menghampiri Naya yang berada didalam tenda.
Lalu semua siswa dan siswi pun segera berkumpul dilapangan.
"Pengumuman untuk semuanya, diharapkan untuk baris sesuai sekolahnya masing-masing" ucap guru sekolah lain.
Lalu semua siswa dan siswi pun langsung berbaris sesuai sekolahnya masing-masing.
Kemudian guru tersebut menyampaikan informasi mengenai kegiatan camping hari ini.
"Ra, luh ngapain jongkok?" tanya Felisa.
"Gue mau makan" ucap Clara.
Lalu Ana pun segera menghalangi Clara, agar tidak ada guru yang melihatnya sedang makan.
"Nay, luh kenapa diem mulu?" tanya Ana yang berada disebelah Naya.
"Gak apa-apa" ucap Naya cuek.
"Apa Naya marah ya sama gue, gara-gara gue putus sama Bagas" pikir Ana.
Setelah pengumuman itu selesai, semua siswa dan siswi pun disuruh bersih-bersih.
Lalu semua siswa dan siswi pun segera memungut sampah dan daun-daun yang berserakan.
Drrttt
Ana pun segera melihat ponselnya karena ada pesan masuk dari Lino.
Lino :
Na, kamu bisa kesini gak?
^^^Ana :^^^
^^^Kemana?^^^
Lino :
Ke tempat parkiran bis
^^^Ana :^^^
^^^Mau ngapain kesana?^^^
Lino :
Gak ngapa-ngapain sih
cuma aku males aja bersih-bersih, makanya aku kesini.
^^^Ana :^^^
^^^Ya udah aku kesana^^^
Ana pun berniat pergi namun tangannya dipegang oleh Clara.
"Mau kabur ya luh?" tanya Clara.
"Gue mau pipis, Ra" bohong Ana.
"Pasti luh pingin ngumpet di toilet kan biar luh gak bersih-bersih?" tuduh Clara.
"Enggak kok" ucap Ana.
"Kok enggak sih, padahal tadi gue mau ikut ngumpet juga" keluh Clara.
"Ya udah deh, gue ikut aja. Sekalian mau lama di toilet nya biar gak bersih-bersih" ucap Clara.
"Aduh gimana nih" batin Ana.
"Ya udah ayo ke toilet" ucap Clara sambil menarik tangan Ana.
"Luh berdua mau kemana?" tanya Felisa sambil menghampiri Ana dan Clara.
"Mau ke toilet" ucap Clara.
"Luh berdua mau kabur ya?" tanya Felisa.
"Enggak! gue mau nganterin Ana ke toilet" ucap Clara.
"Alah alesan, bilang aja luh berdua mau kabur" ucap Felisa.
"Ya udah ayo, gue juga mau ikut" ucap Felisa sambil nyengir.
"Ayo, Na!" ajak Clara.
Dengan terpaksa Ana pun segera pergi ke toilet bersama Clara dan Felisa.
Setelah sampai, Ana pun segera masuk kedalam toilet agar Clara dan Felisa tidak curiga.
Lalu Ana pun segera mengirim pesan kepada Lino.
Ana :
No
Dengan cepat, Lino pun langsung membalas pesan dari Ana.
^^^Lino :^^^
^^^Kenapa?^^^
Ana :
Kayaknya aku gak bisa kesana deh
soalnya Clara sama Felisa ngikutin aku mulu.
^^^Lino :^^^
^^^Oh gitu ya^^^
^^^Ya udah deh gak apa-apa^^^
Lalu Ana pun segera keluar dari toilet dan ia pun langsung menghampiri Clara dan Felisa.
"Udah pipis nya?" tanya Felisa.
"Udah" ucap Ana.
"Ya udah yuk ke lapangan lagi" ucap Ana.
"Luh aja deh, Na. Gue mau disini aja" ucap Clara sambil nyengir.
"Ya udah gue lapangan ya" ucap Ana dengan semangat.
"Iya" ucap Clara.
Lalu Ana pun segera pergi menuju parkiran bis untuk menemui Lino.
"Itu anak kayaknya seneng banget bersih-bersih" heran Felisa.
****
Setelah sampai di parkiran bis, Ana pun segera mencari Lino.
"Oh itu dia" gumam Ana.
Lalu Ana pun segera pergi menghampiri Lino.
"No" panggil Ana sambil duduk disebelah Lino.
"Loh! katanya gak bisa kesini" ucap Lino.
"Iya tadi sih emang gak bisa soalnya Clara sama Felisa ngikutin aku ke toilet, tapi tadi waktu aku mau ke lapangan lagi, mereka gak mau ikut. Makanya aku tadi langsung buru-buru kesini deh" jelas Ana.
"Disini gak bakal ada orang kan?" tanya Ana memastikan.
"Gak ada, palingan cuma ada supir bis" ucap Lino.
"No" ucap Ana.
"Kenapa?" tanya Lino.
"Sikap Naya jadi beda tahu ke aku" ucap Ana.
"Beda?" bingung Lino.
"Iya, apa jangan-jangan gara-gara aku putus sama Bagas kali ya" ucap Ana.
"Bisa jadi" ucap Lino.