ARLINO

ARLINO
Episode 155



Trining...trining


Kemudian Ana langsung mengangkat panggilan telepon dari Lino.


"Apa?" tanya Ana.


"Lain kali kalau mau keluar, bareng sama mamah kamu aja" ucap Lino.


"Enggak mau ah! kan aku udah gede, masa masih dianter sama mamah" ucap Ana.


"Ya udah kalau gak mau dianter sama mamah kamu, kamu minta anter sama Raka aja" ucap Lino.


"Enggak mau, aku takut ngerepotin dia" ucap Ana.


"Ya udah kalau gitu kalau mau beli sesuatu jangan pas malem, tunggu besok pagi aja" ucap Lino.


"Iya...iya bawel" ucap Ana.


"Aku bawel karena aku takut kamu kenapa-napa" ucap Lino.


"Iya aku tahu" ucap Ana.


"Ya udah tidur sana, udah malem" ucap Lino.


"Baru juga jam sembilan" ucap Ana.


"Ya kan jam sembilan tuh udah malem" ucap Lino.


"Tapi aku belum ngantuk, No. Soalnya kan tadi aku tidur dari siang sampai sore. Jadi malam nya, aku gak ngantuk" ucap Ana.


"No" ucap Ana.


"Apa" ucap Lino.


"Video call aja, jangan telepon" ucap Ana.


"Enggak mau ah!" ucap Lino.


"Kenapa gak mau?" tanya Ana.


"Aku lagi gak pake baju" ucap Lino.


"Kenapa gak pake baju?" tanya Ana.


"Soalnya gerah" ucap Lino.


"Tapi kan yang dilihatin ke kamera muka kamu, bukan badan kamu" ucap Ana.


"Iya juga sih" ucap Lino.


"Ya udah ayo video call" ucap Ana.


"Enggak mau, aku ngantuk" ucap Lino.


"Ya udah deh kalau gitu matiin aja teleponnya" ucap Ana sedikit kesal.


Lalu Ana segera mematikan panggilan teleponnya.


Beberapa detik kemudian, Lino langsung mem-video call Ana.


Lalu Ana segera mengangkat video call tersebut.


"Katanya gak mau video call" ucap Ana.


"Tadinya emang gak mau, cuma aku takut aja kalau kamu marah" ucap Lino.


"Jadi kamu video call karena takut aku marah?" tanya Ana.


"Iya" ucap Lino.


"Ya udah kalau alasannya itu, lebih baik matiin aja video call nya" ucap Ana.


"Enggak kok, aku cuma bercanda. Aku video call karena aku kangen" ucap Lino.


"Bisa aja ngebohongnya" ucap Ana.


"Bukannya tadi kamu ngantuk ya?" tanya Ana.


"Tadi sih ngantuk. Tapi setelah lihat kamu, aku jadi gak ngantuk lagi" ucap Lino.


"Kalau gak lihat berarti bakal ngantuk lagi ya?" tanya Ana.


"Iya" ucap Lino.


Lalu Ana segera mengalihkan kameranya ke sembarang arah.


"Sekarang ngantuk gak?" tanya Ana.


"Enggak" ucap Lino.


"Kok enggak ngantuk sih? kan ini kameranya gak kearah aku" ucap Ana.


"Tapi kan aku masih denger suara kamu, jadi aku gak ngantuk" ucap Lino.


Lalu Ana segera mengarahkan kameranya kearah wajahnya.


"No, nyanyiin aku dong" ucap Ana.


"Enggak mau" ucap Lino.


"Please! sekali aja" mohon Ana.


"Gak mau, aku gak bisa nyanyi" ucap Lino.


"Please, nyanyiin dong! nanti aku bakal tidur deh kalau kamu nyanyiin aku" ucap Ana.


"Bener ya?" ujar Lino.


"Iya, bener" ucap Ana.


"Janji?" ucap Lino.


"Iya, aku janji" ucap Ana.


Lalu Lino langsung menyanyikan lagu nina bobo dan nina nya diganti menjadi nama Ana.


"Ih, kok lagu ini sih" keluh Ana.


"Kan ini juga lagu, Na" ucap Lino.


"Tapi jangan lagu itu, kan aku bukan anak kecil" ucap Ana.


"Terus mau lagu apa?" tanya Lino.


"Terserah, pokoknya yang romantis" ucap Ana.


Lalu Lino menyanyikan lagu Sezairi - it's you.


Ketika Lino menyanyikan lagu tersebut, Ana langsung salah tingkah.


"Udah, cepet tidur" ucap Lino saat selesai menyanyikan lagu tersebut.


"Ya udah aku tidur ya" ucap Ana.


"Iya" ucap Lino.


"Good night" ucap Ana.


"Good night too" ucap Lino sambil tersenyum.


Lalu Ana langsung mematikan panggilan teleponnya.


Kemudian ia langsung berguling-guling diatas kasur karena ia sedang salah tingkah.


Pintu dibuka oleh mamah.


"Ana, kamu kenapa?" tanya mamah.


Sontak Ana langsung duduk karena ia terkejut saat melihat mamahnya.


"Enggak kenapa-napa, mah" ucap Ana.


"Terus tadi kenapa guling-guling?" tanya mamah.


"Soalnya Ana seneng banget" ucap Ana.


"Seneng kenapa?" tanya mamah.


"Ih mamah kepo deh" ucap Ana.


"Oh iya, mamah mau ngapain kesini?" tanya Ana.


"Mamah mau ngecek aja, kamu di kamar atau enggak. Soalnya mamah takut kalau kamu ke Club lagi" ucap mamah.


"Ana gak bakal ke Club lagi kok, mah" ucap Ana.


"Nanti kalau ada apa-apa cerita ya ke mamah, jangan dipendem sendiri" ucap mamah.


"Iya, mah" ucap Ana.


"Ya udah cepet tidur" ucap mamah.


"Iya" ucap Ana.


"Oh iya, mah. Tadi Ana barusan chat mamah, nanti save ya nomer Ana" ucap Ana.


"Ya iyalah di save, masa nomer anak sendiri gak di save sih" ucap mamah Ana.


"Mah" panggil Ana.


"Apa?" tanya mamah.


"Gak jadi deh" ucap Ana.


Tadinya Ana ingin memberitahu mamahnya bahwa tadi pagi papahnya menelepon Ana, namun Ana mengurungkan niatnya untuk membahas itu karena takut mamahnya gak suka saat dirinya membahas tentang papahnya.


"Ya udah kalau gitu mamah ke kamar ya, soalnya ngantuk" ucap mamah.


"Iya" ucap Ana.


Lalu mamah Ana segera menutup pintu kamar Ana dan ia segera pergi menuju kamarnya.


Setelah mamahnya pergi, Ana pun segera tidur.


...****...


* Rumah Lino


Trining...trining


Lino segera meraba ponselnya dan ia langsung mengangkat panggilan telepon tersebut dengan mata yang sedikit terbuka.


"Selamat pagi" ucap Ana.


"Hmm" ucap Lino.


"Kamu baru bangun tidur ya?" tanya Ana.


"Iya" ucap Lino.


"Ya udah cepet bangun, katanya kamu mau ke rumah aku" ucap Ana.


"Emang sekarang jam berapa" ucap Lino dengan suara serak.


"Jam sembilan" ucap Ana.


"Aku ke rumah kamu nya nanti aja jam dua siang" ucap Lino.


"Kamu sakit ya, No?" tanya Ana.


"Iya, nih. Aku lagi gak enak badan" ucap Lino.


"Ya udah kalau gitu sekarang aku ke rumah kamu ya" ucap Ana.


"Eh jangan! nanti aku aja yang ke rumah kamu" ucap Lino.


"Enggak, aku aja yang kesana. Kan kamu lagi sakit" ucap Ana.


"Ya udah deh gimana kamu aja" ucap Lino.


"Oh iya, kamu mau makan apa? nanti aku beliin" ucap Ana.


"Aku mau makan nasi goreng, tapi pingin yang dibuat sama kamu" ucap Lino.


"Ya udah, sekarang aku ke rumah kamu" ucap Ana.


"Jangan lupa ijin dulu ke mamah kalau kamu mau ke rumah aku" ucap Lino.


"Iya, bawel banget sih" ucap Ana.


"Perasaan aku baru sekali deh ngomong itu" ucap Lino.


"No" ucap Ana.


"Apa?" ucap Lino.


"I love you" ucap Ana.


Lalu Lino langsung tersenyum setelah mendengar ucapan Ana.


"Kok gak dijawab sih" kesal Ana.


"Aku gak bisa bahasa Inggris, Na. Jadi aku gak ngerti" bohong Lino.


"Masa cuma kata I love you gak tahu sih. Anak TK juga tahu, masa kamu gak tahu" ucap Ana.


"Iya, aku gak tahu" bohong Lino.


"Emang artinya apa sih?" tanya Lino.


"Artinya aku cantik" ucap Ana.


"Oh itu artinya" ucap Lino.


"Udah ah! aku matiin dulu teleponnya" ucap Ana sedikit kesal.


"Tunggu dulu! jangan dimatiin" ucap Lino.


"Kenapa?" tanya Ana.


"Aku mau ngomong sesuatu" ucap Lino.


"Ya udah ngomong aja" ucap Ana.


"I love you too" ucap Lino.


Ana langsung tersenyum saat mendengar ucapan Lino.


"Ya udah kalau gitu aku tutup dulu ya teleponnya" ucap Ana.


"Iya" ucap Lino.


Lalu Ana segera mematikan panggilan teleponnya.