ARLINO

ARLINO
Episode 194



Skip


(Hari ulang tahun Lino)


Tepat pukul 12 malam, tiba-tiba ada seseorang yang menelepon Lino.


Lino segera mengambil ponselnya dengan mata yang sedikit terbuka. Kemudian ia segera mengangkat panggilan telepon tersebut.


"Hallo" ucap Lino sambil kembali menutup matanya.


"Happy Birthday Lino, Happy Birthday Lino, Happy Birthday, Happy Birthday, Happy Birthday Lino" ucap Ana.


Sontak Lino langsung membuka kedua matanya dan ia melihat ke layar ponselnya untuk memastikan bahwa itu Ana.


"Kamu inget ulang tahun aku" ucap Lino sambil mengubah posisinya menjadi duduk.


"Ya inget lah" ucap Ana.


"No, ganti jadi video call yuk" ucap Ana.


"Oh ya udah" ucap Lino.


Lalu Lino segera mematikan panggilan teleponnya dan ia langsung mem-video call Ana.


Saat video call nya diangkat oleh Ana, Lino langsung tersenyum saat melihat Ana yang membawa kue ulang tahun.


"Itu kue buat aku?" tanya Lino.


"Iya, tapi nanti ya aku kasihnya. Sekarang kamu tiup dulu aja" ucap Ana.


"Gimana cara niupnya? kan aku gak ada di rumah kamu" ucap Lino.


"Gak apa-apa, nanti aku juga bakal tiup lilinnya supaya mati" ucap Ana.


"Ya udah iya" ucap Lino.


"Ya udah, kamu make a wish dulu" ucap Ana.


Lalu Lino segera menutup matanya.


"Udah" ucap Lino saat selesai membuat harapan.


"Ya udah tiup nya bareng ya" ucap Ana.


"Satu...dua...tiga"


"Yeay!!" ucap Ana.


"Aku yang ulang tahun tapi kok malah kamu yang seneng sih, Na" heran Lino.


"Ya harus seneng dong, kan pacar aku ulang tahun" ucap Ana.


"Oh iya, aku juga udah beli kado buat kamu" ucap Ana sambil menunjukkan dua kado kepada Lino.


"Apaan tuh? kok besar banget kadonya" ucap Lino.


"Yang ini?" ucap Ana.


"Iya, itu apa?" tanya Lino.


"Ini anak dinosaurus" canda Ana.


"Mana ada dinosaurus dijaman sekarang" ucap Lino sambil tertawa kecil.


"Ada, ini buktinya" ucap Ana.


"Terus itu yang satu lagi apa?" tanya Lino.


"Ini kumpulan tulang ikan" canda Ana.


"Ngapain ngasih aku tulang ikan" ucap Lino sambil tersenyum.


"Soalnya kan ini buat Dora sama Dori" ucap Ana.


"Iya aja deh biar kamu seneng" ucap Lino.


"Nanti jam 9 pagi aku ke rumah kamu ya, soalnya mau ngasih ini" ucap Ana.


"Ke rumah aku nya naik apa?" tanya Lino.


"Naik gajah" ucap Ana.


Lino langsung tertawa karena mendengar ucapan Ana.


"Kamu kalau malem-malem, omongan nya suka ngelantur ya" ucap Lino sambil tersenyum.


"Emang iya?" tanya Ana.


"Iya" ucap Lino.


"Ana!!"


"Bukannya tidur, ini malah teleponan"


"Bukan teleponan, mah! ini Ana lagi video call sama Lino soalnya Lino ulang tahun" ucap Ana.


"Lino" panggil mamahnya Ana.


"Iya, tante" ucap Lino.


"Selamat ulang tahun ya" ucap mamah Ana.


"Iya makasih, tante" ucap Lino.


"Ya udah Ana, cepet tidur! udah malem juga" ucap mamah Ana.


"Bentar, mah! Ana masih pingin video call sama Lino" ucap Ana.


"Na, nanti lagi aja video call nya. Lagian udah malem" ucap Lino.


"Tuh, dengerin apa kata Lino" ucap mamah Ana.


"Ya udah deh iya" ucap Ana.


"No, aku matiin dulu ya video call nya" ucap Ana.


"Iya" ucap Lino.


Ana segera mematikan panggilan video call nya.


Setelah itu Lino segera tidur kembali.


...****...


Jam 07.00


Lino segera bangun dari tidurnya dan ia langsung mengambil pakaiannya.


Setelah itu ia segera pergi menuju kamar mandi.


Setelah selesai mandi, Lino segera memesan makanan dan minuman melalui aplikasi.


Sesudah itu, Lino langsung membereskan rumahnya.


Skip


Tingtong...tingtong


Lino segera pergi keluar rumah untuk menemui orang yang menekan bel rumahnya.


Sesampainya di luar, Lino segera membuka pagar rumahnya.


Saat membuka pagar rumahnya, Lino melihat empat Abang gof**d.


"Dengan mas Lino ya?" tanya abang gof**d.


"Iya" ucap Lino.


"Ini pesanannya" ucap abang gof**d.


"Boleh tolong dimasukin kedalam gak semua pesanannya" ucap Lino.


"Oh boleh" ucap keempat abang gof**d.


"Ini mau disimpan dimana?" tanya abang gof**d.


"Simpen disitu aja" tunjuk Lino.


Kemudian keempat abang gof**d tersebut segera meletakkan makanan dan minuman di meja.


Setelah itu, Lino segera membayar pesanan-pesanan tersebut.


Setelah selesai dibayar, abang-abang gof**d tersebut segera pergi.


"Happy Birthday Lino, Happy Birthday Lino, Happy Birthday, Happy Birthday, Happy Birthday Lino" ucap Gilang, Alex, Bobby dan Bayu.


"Cepet tiup lilinnya, gue pegel nih" ucap Gilang.


Lalu Lino segera meniup lilin tersebut.


Setelah selesai ditiup, Gilang langsung melempar kue pada wajah Lino.


"Bangs*ttt!!!" teriak Lino karena mukanya penuh dengan kue.


Lino segera berlari mengejar Gilang.


Tingtong...tingtong


Alex segera keluar untuk menemui orang yang menekan bel rumah Lino.


"Eh, Ana! ayo masuk" ucap Alex.


Ana segera masuk kedalam.


"Sini biar gue bantuin bawa kadonya" ucap Alex sambil mengambil kantong plastik yang berisi kado.


"Ini isinya apa? kok berat banget" ucap Alex.


"Itu isinya anak kucing" bohong Ana.


"Serius?" tanya Alex.


"Enggak, gue cuma bercanda" ucap Ana.


"Lino!!!" teriak Ana.


Sontak Lino dan teman-temannya langsung melihat kearah Ana.


"Itu muka Lino kenapa?" tanya Ana.


"Tadi Lino dilempar kue sama Gilang" ucap Bobby.


"Gilang jahat banget sih" ucap Ana.


"Sini, No! biar aku bersihin mukanya" ucap Ana sambil meletakkan kue tersebut di sofa.


Lino segera menghampiri Ana.


"Heh! jangan dulu diminum anjir" ucap Lino kepada Gilang.


"Gue haus" ucap Gilang.


"Sabar dulu lah, jangan dulu diminum. Gue juga yang ulang tahunnya belum minum" ucap Lino.


"Iya sorry deh" ucap Gilang.


"No, mau dibersihin gak mukanya?" tanya Ana.


"Ya mau" ucap Lino.


"Ya udah mana tisunya" ucap Ana.


Lino segera mengambil tisu. Kemudian ia segera memberikan tisu tersebut kepada Ana.


"Ya udah ayo ke toilet, bersihinnya sambil pake air" ucap Ana.


"Lang, cepet bersihin kue ulang tahunnya" suruh Lino.


"Iya" ucap Gilang sambil membersihkan kue ulang tahun yang ada di lantai.


"Guys jangan dulu dimakan atau diminum ya" ucap Lino.


"Iya" ucap teman-temannya Lino.


"Yang makan atau minum duluan semoga bisulan" ucap Lino.


"Ya udah ayo, No" ucap Ana.


Ana dan Lino segera pergi menuju toilet.


Sesampainya di toilet,Ana langsung membersihkan wajah Lino dengan tisu yang diberi air.


"Wajah kamu jadi lengket gak, No?" tanya Ana.


"Iya, jadi kayak berminyak gitu" ucap Lino.


Lalu Ana segera mengambil micellar water. Kemudian ia segera membersihkan wajah Lino menggunakan micellar water tersebut.


"Ya udah cepet cuci muka" perintah Ana.


Lino segera mencuci mukanya di wastafel.


Setelah itu, akhirnya Ana dan Lino segera kembali menghampiri teman-temannya.


"Oh iya, No! ini kado dari Ana sama kue nya" ucap Alex.


"Makasih ya, Na" ucap Lino.


"Iya sama-sama" ucap Ana.


"Tunggu bentar ya, aku mau simpen kue sama kado nya dulu" ucap Lino.


Lalu Lino segera pergi menuju kamarnya.


Setelah selesai menyimpan kado dan kue, ia segera kembali menghampiri teman-temannya.


"Ya udah ayo makan" ucap Lino sambil duduk disebelah Ana.


"Luh duluan aja yang makan, soalnya gue gak mau bisulan" ucap Bobby.


"Ya gak apa-apa makan aja, lagian kan gue udah selesai cuci mukanya" ucap Lino.


"Gak apa-apa, luh duluan aja yang makan" ucap Bayu.


"Lang, ayo makan" ucap Lino.


"Luh aja duluan, kan luh yang ulang tahun" ucap Gilang.


"Gak apa-apa, kalian duluan aja yang makan" ucap Lino.


"Ana aja yang makan duluan" ucap Alex.


"Ih gak mau! nanti gue bisulan" ucap Ana.


"Ini gak ada yang mau makan duluan gitu?" tanya Lino.


"Luh aja yang makan duluan, No" ucap Bayu.


"Gak mau, soalnya kan harus tamu dulu yang makan baru nanti tuan rumah" ucap Lino.


"Kebalik kali, kan harusnya tuan rumah yang makan duluan" ucap Bobby.


"Ya udah deh" ucap Lino.


"Semoga yang makan duluan jadi ganteng" ucap Lino sambil memakan sepotong pizza.


"Hayo loh kamu bakal bisulan" ucap Ana.


"Enggak bakal lah, kan doanya udah aku ubah. Jadi yang makan duluan bakal ganteng" ucap Lino.


"Udah lah, ayo cepet makan" ucap Bobby.


Lalu mereka segera menikmati makanan dan minuman yang ada di meja.